Alis Paripurna, Yeay or Nay?

ali pariurna 7

Alis Paripurna, Yeay or Nay? Kalau dulu sebelum mengenal dunia peralisan, pasti saya jawab BIG NO. Apalagi zaman dulu tuh model alis kayaknya kurang sreg buat diikuti oleh saya. Pada zaman KD masih muda dan ngeheits jadi artis sinetron, musim tuh alis yang dicukur kemudian ditato dengan gambar alis seperti sebatang sapu lidi. Nah, kayaknya aku kurang cocok deh dengan alis model lidi begitu. Rasanya gimana.

Namun, teknik make up terus berubah dan makin ke sini makin kece. Saya yang dulunya nggak pernah urus-urus alis, dan pede saja dengan bentuk alis yang awut-awutan, tiba-tiba tertarik ingin membuat alis menjadi enak dilihat. Awalnya sih karena aktif jadi consultan member MLM produk kecantikan yang sering mengadakan Beauty Class, lalu lihat consultant lain yang kece-kece dengan alisnya cetar. Jadi kepengen juga bikin alis, lalu mulai deh iseng-iseng pakai pensil alis.

alis paripurna 4

saya dengan alis apa adanya

Pertama kali menggambar alis tuh yah nggak karu-karuan juga bentuknya.Rasanya muka kok jadi aneh kelihatannya. Lalu ada teman sekantor yang suka menggambar alisnya dengan sempurna. Sayang alis aslinya dia dicukur jadi dia sangat mengandalkan pensil alis untuk penampilannya yang sempurna. Saya nggak mau cukur alis tapi pengen juga alis jadi tampak lebih kece dengan pensil alis. Mulai deh nanya-nanya cara bikin alis tuh gimana. Lalu, coba setiap hari pakai pensil alis kalau ke kantor. Yah, karena sering latihan dan sering lihat contoh alis punya orang lain, akhirnya pelan-pelan sudah bisa bikin alis ulat bulu.

Baca Juga: Masker Peel Off Rumahan Harga Cebanan

Kalau ciwi-ciwi lagi ngumpul, biasanya obrolannya tidak jauh seputar makanan, anak, dan make up. Nah, suatu kali ciwi-ciwi blogger kumpul dan kedatangan tamu spesial blogger ngeheits yang cakep banget (nggak perlu sebut nama , ya). Nah blogger ngeheits ini memang selalu tampil cantik dan maksimalah dengan dandanan natural dan tampilan alis paripurna.

Lalu terjadilah obrolan begini,

“Ih kakak selalu kece deh, jago banget bikin alisnya,” sapa seorang ciwi blogger nan cantik.

“Ah, nggak kok, sebenarnya saya masih suka nggak pede nih sama alis, kadang suka tinggi sebelah. Sekarang sama nggak tingginya?” tanya si blogger ngeheits sambil menunjuk alis dari pensil alis yang tampak natural dan bikin wajahnya makin cantik.

“Bagus kok kak, sama bentuknya,”

“Alhamdulillah,,” ucapnya sambil tersenyum.

Saya pun memperhatikan obrolan itu dan jadi sadar betapa pentingnya alis paripurna saat lagi keluar rumah. Hihihi…kalau saya sih pergi ke warung atau lagi di rumah masih suka polosan gitu. Kalau mau pergi ke acara yang agak jauh dari rumah barulan dikit-dikit dengdong.

Baca Juga: DIY dari Oatmeal

Saya pribadi sih penasaran dengan alis para ciwi korea yang tampak natural banget. Padahal yakin deh alis mereka dirapiin, tapi tekniknya gimana saya yang nggak tahu. Saya pun penasaran sama bentuk alis buatan MUA yang bikin wajah jadi cantik selangit, gitu. Duuh, kok bisa ya bikin alis kayak begitu. Pengen, deh, bisa.

alis paripurna 5

Selagi belajar bikin alis sendiri, saya pun mulai mengeksplor pensil alis yang saya gunakan sebagai pemula. Alis yang pertama saya gunakan eye pencil dari Very Me Oriflame. Itu sebenarnya bukan pensil alis tapi eye pencils. Di antara variannya ada warna coklat dan putih. Nah, warna coklatnya itu bagus banget dipakein di alis saya. Ujung pensilnya empuk jadi mudah banget dipake. Sayangnya karena ujung pensilnya empuk jadi cepet banget habis. Zaman saya masih jadi consultant serig borong eye pencils itu. Nah, katanya sih sekarang eye pencils itu sudah nggak diproduksi. Saya pun mulai bergerilya mencari pensil alis yang kira-kira cocok untuk alis saya.

  1. Pensil Alis Legenda Viva Cosmetics

Ini merupakan pensil alis pertama yang direkomendasikan oleh seorang teman. Katanya sih pensil alis ini legenda di antara para MUA. Harganya juga sih menurut saya lumayan yah untuk sebatang pensil alis. Saya beli di minimarket harganya 40K. Nggak tahu kalau di toko lain. Pensil alis VIVA ini warnanya orange dan ada dua varian warna, saya pilih warna coklat alias brown. Warnanya lumayan cocok saat dipake di alis saya. Ujung pensilnya agak keras saat diarsir ke alis sehingga butuh usaha lebih keras lagi. Ujung keras bsa jadi kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya lebih awet, kekurangannya perlu usaha lebih saat memakainya.

(+)

Warna coklatnyanya oke

Mudah ditemukan di mana saja, gampang repurchased

(-)

Harganya lumayan agak mahal untuk ukuran saya

Ujung pensil keras jadi agak susah diaplikasikan

  1. Pensil Alis Fanbo

Pensil Alis Fanbo juga direkomendasikan sama teman saya MUA. Berhubung dia MUA, percaya dong sama kerennya pensil alis ini. So, saya pun segera ngibrit ke pasar cuma buat beli pensil alis. Untungnya pensil alis ini ready stok bangetlah di toko kosmetik yang ada di pasar. Jadi nggak harus jauh-jauh ngemol. Saya cukup suka dengan warna coklat dari si Fanbo eye pencil ini, warna coklatnya cakep, cukup natural pas dipakein ke alis. Ujung pensilnya agak keras tapi tidak sekeras yang Viva. Menurut saya, warna Fanbo lebih intens dibandingkan dengan warna Viva. Sama seperti pensil alis Viva, saat mengarsir alis perlu usaha gak ekstra agar rata karena memang ujugnya yang agak keras. Kelebihannya jadi agak awet karena nggak mudah tumpul. Oh iya, si Fanbo ini harganya lebih murah, yaitu sekitar 28 K. Jauh lebih murah daripada si Viva.

(+)

Warnanya intens

Harga lebih terjangkau

(-)

Ujung pensil agak keras

  1. Pensil Alis Just Mist

Nah ini dia pensil alis termurah yang saya beli, yaitu pensil alis Just Mist, harganya cuma 7000-an, sudah ada penyerut pensilnya di bagian tutup. Ujung pensilnya lembut banget, jadi mudah rata saat dipakai untuk mengarsir alis.Warnanya cukup intensnya. Pokoknya saya suka, deh. Sayang saya salah pilih shade, mestinya dark brown malah light brown, jadinya yang light brown terlalu merah saat dipakai. Kalau yang dark brown oke banget. Selain murah pake banget, pensil alis ini mudah ditemukan di toko kosmetik, jadi gampang purchased-nya. Ujung pensilnya yang sangat lembut membuat pensil alis ini mudah tumpul dan cepat habis. Tapi gampang kok purchased-nya.

(+)

Warna intens

Ujung pensil lembut

Mudah dipakai

Harga murah meriah

(-)

Gampang habis

  1. Pensil Alis Silky Girl

Ini pensil alis terakhir yang saya beli. Sebenarnya belinya nggak sengaja, pas lagi belanja online beli sunblock terus biar free ongkir digenapin deh belanja. Bingung beli apa, yasudah beli item yang kira-kira bakal kepake banget. Jadilah klik si pensil alis Silky Girl ke keranjang belanja. Harganya affordable cuma 25 K. Ternyata, setelah dipakai, saya sukaaaa pake banget sama si Silky Girl ini. Warnanya intens banget, shade-nya cocok, coklatnya bagus pas dipakai, ujug pensilnya empuk tapi nggak seempuk yang Just Mist. Sehingga nggak terlalu boros pemakaian. Saya belum tanya sih ke toko kosmetik di pasar apa si Silky Girl ini ready stock, kalau ready stock makin bahagia aja deh, mudah repurchased.

(+)

Shade-nya cocok banget

Warna intens

Ujung pensil empuk

Harga affordable

(-)

Belum tahu apakah ready stock di toko kosmetik

 

Baca Juga: Tips Merawat Rambut Agar Tumbuh Lurus dan Mudah Diatur

Nah itu beberapa pensil alis yang sudah saya pakai dan membuat saya selalu Yeaay ke luar rumah dengan tampilan alis yang sudah digambari. Kayaknya masih banyak pensil alis lain, tapi sejauh ini saya suka dengan keempat pensil yang sudah saya coba. Pengen juga sih coba eyebrow yang bentuknya powder tapi kayaknya harganya memang jauh lebih mahal dibandingkan dengan jenis pensil gini.

alis paripurna yeay or nay1

Mau lihat video review 4 pensil alis itu, ada di video ini ya

Oh iya, ada sedikit tips agar memakai pensil alis itu enak, yaitu usahakan pensil alis selalu rajin diraut agar ujugnya lancip. Kalau ujugnya kurang lancip biasanya agak kurang rapi saat dibuat membingkali alis. Saat mengarsir pun suka agak belepotan. Kalau ada teman-teman yang punya pengalaman menarik menggunakan pensil alis, boleh dong sharing-nya. Atau punya tips seputar membentuk alis, boleh ya bagi-bagi ilmunya di kolom komentar.
Terima kasih.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

91 Responses

  1. Ida Tahmidah says:

    Wah makin kinclong aja teh Rani…jadi beauty blogger nih 🙂 Maksudnya blogger yg cantik ini mah hehe…

  2. gita siwi says:

    Baru aku buat status di FB. Hahaha kudu praktek langsung dengan sabar ya kak intinya. Ini produk juga udah familiar ya

  3. Teh Rany alisnya tebel yah, saya mah tipis. Yang jago ngalis mah adik saya da ratu Jaipong dia mah btw saya biasanya pake viva, dulu murah 28k skrg udah 40k ya,tapi saya mau coba merek Jill nih, tunggu review-nya ya Teh

  4. Nchie Hanie says:

    Aku masih setia sama legendaris pinsil viva, Raaan. Secara you know, alisku kumu’ut bulunya, pirang pula hahaha

    Rani mah udah bagus, tinggal dibentuk aja buat mempertegas kecantikan kamoh. Tapi udah cantik ko.. alamii..

  5. waktu pas kursus make up ku nyerah pas bagian bikin alis sumpah udah kayak apaan wkwkwk..kesini2 tetep ga bisa masih ga bisa aja padahal uda liatin tutorial make up teh 😀

    andalan banget yg viva yah klo yg just miat sumvah murah amat 7K-an?xixixi belum pernah coba

  6. lendyagasshi says:

    Ibukuu niih…syuka banget sama pensil alis Viva.
    Asal uda kecil, langsung repot, minta tolong beliin online.
    Hahha..jaman sekarang, akunya di Bandung, pensil alisnya bisa nyampek ke Ibuk dalam waktu kurang dari sejam.

    Kayanya kalo uda ahli maah…gampil yaa…teh?

  7. Fenni Bungsu says:

    Daku belom pernah lulus bikin alis, karena nggak bisa ngebingkai dengan baik.. Jadinya apa adanya aja, yang penting disisir alisnya

  8. Ade anita says:

    aku lebih suka ngikutin bentuk alis yang sudah aku miliki sih daripada bikin alur baru untuk alisku. mungkin karena aku pakai kacamata ya, jadi salah bikin alis bisa2 terlihat seperti punya 4 garis alis pas di foto.. hehehe

  9. Ade says:

    eh… aku pernah loh nyoba beli alat cetakan bentuk alis yang dijual online. penasaran aja sih. hahaha… eh lalu nggak bisa makenya. malah jadi nggak simetris kiri dan kanan entah mengapa. akhirnya kembali manual aja klao bikin alis pake pinsil alis

  10. Inda Chakim says:

    Tipe alisku gondrong bgd nih mbk, gimana dah ngerapihinnya. Hiks.

  11. Yoanna Fayza says:

    Buatku alis rapih itu juga wajib, karena asal alis rapih muka udah keliatan beda 🙂

  12. Mechta says:

    Nah saya paling jaraaaaaang rias mata..apalagi alis.. payah deh saya.. etapi pengen juga nih nyoba beli yg silky girl itu

  13. Uwien Budi says:

    Katanya alis itu koentji ya. Jadi yes setuju banget sih, kalau alisnya cetar paripurna, penampilan wajah juga akan beda.

  14. Tuty Queen says:

    Pensil alis andalanku masih Viva sampai sekarang 🙂

  15. Kang Masroer says:

    Dunia peralisan memang berkembang pesat, mulai pensil alis hingga stempel alis, modelnya macem2.. Aku sendiri gak faham dunia peralisan. Tapi menurutku, alis yang baik itu yang alami. Kalaupun di lukis, aku lebih suka melihat lukisan alis yang tidak terlalu norak.. Itu menurutku, orang yang gak faham dengan trend peralisan hehehe

  16. susah banget loh nemuin yang fanbo teh, teteh beli dimana yang fanbo teh?

  17. HeNee says:

    hu hu hu, aku kok masih belum sreg pake alis gitu ya mba, pernah sih nyoba sekali… anaku malah bilang kayak sinchan aku langsung jleb hehehe secara mungkin memang belum pinter makenya. Jadi sampe sekarang ga pernah pake lagi hihhi

  18. Sampai sekarang aku selalu gagal kalo bikin alis. Berasa ga simetris trus dihapus lagi gara2 ga PD 🙁

  19. duh aku belum pernah lulus sempurna tiap kali bikin alis, hasilnya remedial mulu, hiks hiks (udah kayak ujian hehe).. tapi makasih banyak lho teh infonya lengkap banget.. salam kenal teh..

  20. Seet pake ada pensil alis battle.. ngeri bat.. gue kira setiap produk sama aja.. trnyata beda.. tapi saya ga terlalu suka dengan cewek yg alisnya tebel.. asaa gimaan gtu ✌✌

  21. Alis aku tuh berantakan teh, pernah beberapa kali dicukur biar rapi, tapi itu hanya sementara
    Teh udh coba pensil alis Davis? Menurutku dia lebih kece dari Viva

  22. Urusan alis mah, aku hands up deh. Kalau ngegarap bagian yang satu itu suka lama mana jadinya suka nggak sama lagi. Kelar ngebetulin alis doang yang ada tipe muka kepiting saya udah langsung banjir keringat. Hehehe…

  23. Natara says:

    Menurut beauty blogger yang aku kenal sih emang ngebentuk alis tuh punya peranan besar buat ngeri ah muka pake make up

  24. dwi puspita says:

    alis paripurna nih wajib buat mereka yg punya alis tipis ya… kalo alisnya tebel mungkin hanya dirapikan aja… btw pensil alisnya juga asyik nih buat alis paripurna

  25. Ajariiiin Teh aku gak bisa bikin alis hehehe

  26. ngga pernah rapi kalau bikin alis sedniri, selalu jd problem kalau mau dandan apalagi kondangan.. alhasil seadanya aja daripada keliatan aneh hehe

  27. Septia says:

    Viva yang biasa temanku pakai. Tapi aku sendiri untuk urusan gambar menggambar alis masih kacau jadi deh kemana-mana pake natural aja hihi.. buat alis itu butuj kesabaran ya Mba

  28. Jiah says:

    Aku gak bisa gambar alis. Ini ke mana-mana pakai alis asli, bukan gambaran apalagi sulaman. Gak tau ya nanti kalau udah nikah

  29. Teh Raniii…aku padamuuu…
    Aku lambaikan bendera putih soal peralisan hiks. Liat postingan ini kok jadi penasaran sama pensil alis yaaaa…apakah aku harus ikut challenge jugaaak?

  30. Utie adnu says:

    Yeay… klo gk ngalis gk bakal keluar.. akuuh belajar alis smp 3 bln br bisa itupun masih diukur.. sempet makeup in temen.. dan baru lancar skrang2 ini

  31. Elly Nurul says:

    Aku sih belum ke arah yang paripurna, yang penting pakai pinsil alis hihi karena alis aku lumayan tipis dan kalo ngga pakai pinsil alis berasa ngga ada muka hehe labay sih tapi beneran bagi aku pinsil alis must have item make up hehe

  32. hahaha aku pantang keluar sebelum ngalis pakai vivaa
    ntah ngerasanya viva ngertiin banget lekuk alisku hahahaha

  33. Idah Ceris says:

    Artis korea alisnya udah apik2 dari sana, masih di rapihkan ya mbak. Hahaah Btw, itu alisnya udah rapih, cantiiik. Belajar berapa bulan? 😀

  34. Alis adalah bagian yang tak pernah aku perhatikan, Mbak…baca ini jadi mulai perhatikan alis saya, haha. Yg pasti, jangan dicukur alisnya, ya, Mbak.

  35. Zia says:

    Aku alisnya tipis pisan, Teh. Pake pinsil klo kondangan. Pakenya selama ini viva. Hehehe duh teteh geulis bisaan ih bikin alis paripurna. Hehehe

  36. Yeaaay alisnya cetar bin paripurna banget. Mantap mba. Aku belum begitu lihai nih bikin alis, mba. Skarang masih tetap belajar buat pasang alias mbaa

  37. Lidya says:

    Aku paling gak bisa pakai pensil alis, aneh rasanya kalau pakai kecuali memang ada yang makein. Jadi tiap hari ya udah begini aja gak pernah diapa-apain

  38. Hadeuu, masalah peralisan ini nih yang masih belum bisa *setelah berhasil berjuang dengan eyeliner XD. Bukan masalah sama antara alis kiri dan kanan, tapi tiap buat alis kok selalu kliatan tebel ya XD

  39. Noniq says:

    Dari yg teh Rany coba, favoritku itu ya Silky Girl, empuknya pas dan warna pigmennya paling nempel di kulit hehehe.. Sekarang mah emang tuntutannya wanita bisa ngalis ya teh hahaha…

  40. Diah says:

    Hihihih, ngikik Mbak dengan “alis ulat bulu” hihihih, ada-ada aja yaaa 😀

    Saya gak tau bentuk2, blm kepikiran sih tepatnya (padahal malas)
    Waktu nikah, sempat dicukur alisku ama MUA, huhuhuhh memalukan setelahnya, jadilah klo keluar gak PD, krna saya gak tau pake pensil alis utk menutupinya, jadilah nutupin pake hijab aja. Kapok deehh, gak mau kayak gitu lagi.

    Pensil Viva emang katanya banyak yg nyari tuh.

  41. Saya gak begitu bisa ngalis..padahal alis saya gak lebat. hihihi
    Tapi saya juga punya pensil alis dari viva, memang bagus ya..

  42. Mantap deh… Aku paling ga bisa melukis wajah apalagi bagian alis deuh asa jadi gimana gitu hehe… Teh Rani mah dah jaagoan yak 🙂

  43. Heni Puspita says:

    Pernah belajar bikin alis tapi ya perlu banyak banget latihan. The problem is saya bisa telat anter jemput anak kalau bikin alis dulu haha. Jd paling dirapikan aja sedikit pakai bantuan maskara hihi

  44. Aku pernah pake juga yg Viva, enak sih buat diaplikasikan, sayangnya cepet pudar. Kudu bolak-balik touch up dan benerin alis lagi. Saat ini pake Sari Ayu dan Purbasari, enak juga nih.

  45. Prita Hw says:

    Aku pake viva juga nih, andalan. Tapi tetep natural pake bentuk alis asli, cm buat nebelin aja, hehe

  46. Before dan afternya beneran beda banget, duh aku mau juga dibikin gitu mba Rani. Heheheh secara alisku tuh ga rata dan bulunya dikit.

  47. Diyanika says:

    Sungguh aku beruntung punya alis yang tebal. Kalau mau keluar rumah nggak perlu teriak2 kayak sepupuku yang keseringan pensil alisnya diumpetin sama batitanya.

  48. Desy oktafia says:

    Tobaaaatt !
    Aku paling susah bentuk alis.
    Klo gk ketebelen malah melengkung aneh.
    Wkwkwkwkw

  49. Senengnya yg bisa ngalis, aku udh pasrah aja sama alis ulet buluku ini, tapi seneng liat kl lagi pada ngalis dan cakep cakep.

  50. Awan says:

    Duuuh banyak benar ya yang harus para perempuan mengerti dan bisa termasuk bikin alis-alisan gitu supaya makin cantik, bahkan ada pensil khusus alis juga ya ternyata.

  51. Helena says:

    mbaaak alismu udah tebel lha alisku minimalis simple modern. Hahahah. AKu punya pensil alis buat pajangan aja sih.

  52. Aku walau pun udah liat tutorial bikin alis eteuupp wee ga bisa2 hahaha.

  53. Haha problema peralisan ternyata sama yah suka tinggi sebelah, kirain cuma aku aja btw pensil alis viva juara banget

  54. HAHAHA, judulnya sukses buatku ngakak, alis paripurna (((paripurna))).
    Mendadak ingat DPR/MPR, HAHAHA…

    Kalau ini aku benar-benar “menyerah”
    Andalan cuma satu, lipstik.

    Apalagi babang suami kurang suka kalau aku pakai pinsil alis, jadi aneh katanya, HAHAHA.
    Yah, tambah ga pede deh jadinya.

    Mungkin kalau aku tambah “cakep” kali, babang suami, merestui yak ^^

  55. Eka Mustika says:

    Liat alis paripurna langsung pengen duduk depan kaca liatin alisku. Haha secara aku tipe yg ringkas. Mau nya apa2 cepat kakau bikin paripurna aku suka tapi gak sabaran

  56. Fania surya says:

    Wow… keren bingit model alisnya. Kalau aku agak susah nih mbak. Secara alisku tuebel banget dan gak rapih. Mau dirapiin kan katanya gak boleh dicukur. Gmn ya solusinya.

  57. aku masih perlu belajar nih kak bikin alis tuh.. Masih suka timpang.. Alis kanan sama alis kiri gak seimbang. Haha..

  58. Rahmah says:

    Aku paling ga bisa buat alis.
    Aku coba ikutin di atas yaa

  59. Yati Rachmat says:

    Haha…menyoal bikin alis bunda mah paling gerogi deh kalo tiba-tiba diajak pergi bareng anak-anak, karena yang utama bunda harus lakukan adalah ‘ngeberesin’ alis. Sebelah alis pernah cedera jadi ya maklum untuk menyelaraskan dengan yang sebelah lagi sangat sulit. Jadi perlu waktu agak lama kalau bikin alis. Makanya bundja selalu beli pensil alis yang agak mahal supaya gak cepat hilang kalau dibawa wudhu. Gituuu… Tapi kalu di rumah sih bunda gak pernah tuh bikin alis, biarin ajah lain sebelah, hahaha…

  60. Indira W says:

    Aku malah suka ujung pensil alis yg agak keras karena biasanya jd gak terlalu pigmented. Soalnya kalau pensil alis yg pigmented banget takut hasilnya seperti shinchan 🙁

  61. unggulcenter says:

    haha alis paripurna.. yeay or nay yaaa tau ah scr cowok ga pernah urusin alis!

  62. V says:

    Paling nyaman tetep viva ya kalo pensil alis. Salam kenal:)

  63. V says:

    Paling nyaman tetep viva ya kalo pensil alis Yang warnanya coklat. Salam kenal:)

  64. Yeay sih sebenernya. Tapi, huhuhu… Aku gak bisa pake alis. Selalu belepotan. :))))

  65. Egithia says:

    Para pejuang alis nih say.

    Mampir ke blog ku ya rosydianaa.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *