Back-Up Data Smartphone dengan USB OTG SanDisk

Back-Up Data Smartphone dengan USB OTG SanDisk. Sepenting apakah melakukan back-up data smartphone? Sebagai pengguna smartphone, jujur sebelumnya saya tidak pernah melakukan back-up data. Padahal, saya sering dibuat kesal jika harus kehilangan data di smartphone. Maklumlah, saat ini smatphone menjadi satu-satunya senjata andalan saya dalam melakukan pekerjaan sampingan sebagai narablog.

Sudah hampir dua tahun saya menjalankan aktivitas sebagai ibu rumah tangga seutuhnya. Jika sebelumnya, saya sibuk dengan aktivitas sebagai karyawan sekaligus ibu rumah tangga, sekarang saya mesti puas dengan status ini. Jika dulu, saya bisa memanfaatkan fasilitas laptop untuk melakukan kegiatan sebagai narablog, sekarang saya mesti puas menggunakan smartphone sebagai satu-satunya alat bagi saya tetap bisa ngeblog. Alhamdulillah, sejauh ini saya masih bisa melakukan aktivitas sebagai narablog di sela-sela kesibukan mengurus duo krucil yang sudah masuk sekolah. Aa Fathan tahun ini masuk SD dan Ade Fakhira masuk Paud. Hari-hari saya disibukkan dengan mengantar jemput anak-anak sekolah.

Kegiatan mengurus rumah dan mengantar jemput anak sekolah memang cukup membuat saya sibuk wara-wiri. Selamat tinggal pagi yang santai dan indah dan digantikan dengan pagi yang supersibuk, mulai dari membangunkan Aa Fathan, membereskan rumah, mencuci piring, menyiapkan sarapan. Kayaknya rutinitas pagi seperti itu sudah biasa ya, dan bukan hal yang istimewa. Tapi buat saya ya lumayan bikin jungkir balik. Lalu kapan saya bisa melakukan pekerjaan sampingan sebagai narablog? Biasanya saya melakukannya saat menunggui anak di sekolah. Sesi pertama, saat menunggui Fakhira di Paud, sesi 2 bersambung saat menunggui Fathan di tempat les. Lumayanlah, sedikit-sedikit bisa menulis, mencari gambar, dan posting di blog. Saya sangat mengandalkan smartphone untuk melakukan aktivitas tersebut.

Awalnya memang rasanya “kagok” ngeblog dengan hanya mengandalkan smartphone. Apalagi jika selama ini sudah merasakan keleluasaan jika menggunakan laptop. Tapi lama-lama jadi terbiasa dan malah berasa nyaman ngeblog dengan menggunakan smartphone.

Bekerja hanya mengandalkan smatphone memang banyak suka dukanya. Sukanya ya, punggung saya aman dari pegal-pegal karena  beban bawaan yang saya bawa ke mana-mana cukup ringkas. Maklumlah kalau bawa anak ke mana-mana, bawaan memang mesti banyak.  Isi tas, selain keperluan pribadi juga berisi kebutuhan anak, seperti bekal makanan dan minuman.  Dukanya, ya bekerja menggunakan smartphone dengan layar tidak sebesar layar lapto memang cenderung sering membuat  mata terasa perih. Apalagi kalau kelamaan menatap layar smartphone. Selain itu, bekerja dengan menggunakan smartphone rawan terdistraksi oleh hal lain, seperti penasaran ingin buka sosial media, kelamaan scroll timeline di media sosial sehingga lupa dengan pekerjaan yang mesti diselesaikan.

Saya benar-benar mengandalkan smartphone untuk membuat konten di blog, sosial media, dan youtube. Saya membuat draft tulisan di smartphone. Lalu sebelum posting, melengkapi tulisan dengan foto atau gambar. Foto biasanya saya ambil sendiri dengan menggunakan smartphone. Jika dirasa, foto/gambar kurang bagus, biasanya saya edit terlebih dahulu dengan menggunakan aplikasi edit foto yang ada di smartphone. Pekerjaan selanjutnya posting di blog.

Selain membuat konten untuk blog, saya juga membuat konten video untuk youtube. Saya kembali mengandalkan smartphone untuk membuat video, mengedit video, dan mengunggahnya di youtube. Kebayang khan gimana beratnya beban kerja sang smartphone. Makanya, ini jadi smartphone kesayangan yang selalu saya doakan agar selalu sehat dan bisa saya andalkan setiap saat. Namun ya yang namanya smartphone tetap punya keterbatasan, terutama dalam hal pencadangan data. Apalagi kapasitas ruang penyimpanan di smartphone terbatas tidak seluas laptop. Apabila ruang penyimpanan sudah mulai penuh biasanya mengganggu kinerja kerja si smartphone. Demi kelancaran dan kecepatan kerjanya, saya pun seringkali terpaksa menghapus data-data di smartphone, seperti foto dan video. Waah, sayang banget ya padahal #DibuangSayang tuh data-datanya.  Kenapa saya tidak melakukan back-up data? Saya pernah melakukannya dengan menggunakan iTUnes, tapi entah saya yang gaptek, caranya kok berasa ribet dan lama banget pengerjaannya. Bahkan membutuhkan jaringan internet yang superlancar. Hingga saya membaca rekomendasi produk USB OTG SanDisk yang bisa melakukan pencadangan data dengan mudah dan praktis. Penasaran banget sama #SanDiskAPAC, gimana sihcara pakainya? Tapi sebelumnya saya uraikan dulu tentang kelebihan dan kekurangan bekerja dengan menggunakan smartphone.

USB-OTG-SanDisk

Kelebihan bekerja menggunakan smartphone

USB-OTG-SanDisk

Bekerja dengan smartphone memang lebih ringkas. Tidak harus memanggul laptop ke mana-mana. Masih ingat zamannya masih “ngantor” ke mana-mana pasti gendong ransel berisi laptop. Walaupun laptop zaman now sudah tersedia dengan ukuran kecil dan berat yang ringan, namun tetap saja khan lebih ringkas menggunakan smartphone. Ukurannya lebih kecil dan pastinya ringan.

Bagi ibu rumah tangga seperti saya yang sehari-hari kerjaannya nguplek di dapur dan urusan antarjemput anak, kurang bisa bekerja “serius” di meja kerja dan menghadap laptop. Baru buka laptop, sudah banyak panggilan dari para bos kecil. Anak satu pengen makan, anak satunya lagi pengen pipis, belum lagi pengen diambilin ini itu, mainan berantakan di mana-mana. Kayaknya pekerjaannya yang baru selesai saat mereka tidur. Nah, kalau bekerja pakai smartphone bisa kerja di mana saja. Biasanya saya bekerja saat menunggui anak-anak di sekolah. Lumayanlah bisa nyicil menulis beberapa paragraf saat menunggui anak-anak di sekolah.

Kekurangan bekerja menggunakan smartphone

Saat saya membuat tulisan “Ngeblog Pakai Hape, Kenapa Tidak?” Ada beberapa komentar yang masuk blog saya yang menuliskan bahwa kesulitan mengetik menggunakan keyboard smartphone. Ada beragam alasan, mulai dari jempol yang kegedean, mata yang pegal, dan lain-lain. Saya akui memang mengetik di keyboard smartphone itu rawan salah tik alias typo. Saya mesti lebih teliti, apalagi layar smartphone jauh lebih kecil dibandingkan dengan layar laptop sehingga mata jadi mudah lelah.

Ruang penyimpanan smartphone memang lebih kecil dibandingkan dengan laptop. Sehingga memang kurang leluasa dalam menyimpan data. Walaupun sekarang ada smartphone yang memiliki kapasitas penyimpanan sampai 256 GB tapi tetap saja rasanya kurang leluasa jika dibandingkan dengan menyimpan data di laptop.

Sebagai narablog, seringkali dituntut menyajikan konten yang lengkap, bukan hanya tulisan tapi juga gambar/foto, infografis. Jika menggunakan laptop, banyak aplikasi yang leluasa untuk mengedit foto/gambar, membuat infografis, dan lain-lain. Namun, memang jika menggunakan smartphone terbatas dan memang harus ada yang diakali agar bisa tetap menyajikan konten lebih lengkap.

 

Hal ini sering sekali saya alami. Apalagi saya kesulitan memindahkan data dari smartphone ke hardisk eksternal karena menggunakan program ios yang memerlukan iTunes untuk pencadangan data. Terkadang, caranya bikin kepala pusing tujuh keliling. Sementara ruang penyimpanan sudah penuh oleh foto dan video. Kadang dengan berat hati, saya terpaksa menghapus foto-foto dan video di dalam ruang penyimpanan smartphone. Sedih rasanya jika harus kehilangan data karena ruang penyimpanan yang penuh. Tapi mau gimana lagi, selain mengikhlaskannya. Duh, tahu khan gimana rasanya mesti menghapus data padahal #DibuangSayang banget, bisa jadi bahan untuk konten blog, video, dan sosial media.

USB OTG SanDisk

Kehilangan data di smartphone tuh nyeseknya kayak gini...

Ternyata, saya tidak sendirian karena berdasarkan survei berjudul “Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey” yang dilakukan firma riset DEKA yang dikomisikan oleh Western Digital Corp, terdapat 67% orang di Indonesia yang pernah kehilangan data di smartphone. Waah, ternyata saya termasuk yang 67% itu dan dibuat kesal oleh kehilangan data tersebut. Ternyata 80% responden telah menyadari pentingnya melakukan back-up data, tapi hanya sepertiga yang melakukan hal itu. Saya sendiri tidak melakukan backup data karena memang agak ribet backup data menggunakan IOS, tidak semudah android yang tinggal pakai kabel data. Riset yang melibatkan 1.120 responden ini dilakukan di 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.

Hore, saya punya banyak teman karena ternyata, banyak pengguna smartphone juga yang berpikir proses pencadangan atau back-up data itu rumit dan menghabiskan waktu jadinya tidak melakukan back-up data. Jadi serbasalah khan, di lain pihak kesal karena data hilang tapi mau back-up data lumayan rempong dan bikin menghabiskan waktu.

Hasil survei di atas juga ditemukan data-data menarik lainnya yaitu

  • 97% responden mengandalkan smartphone sebagai gawai utama dalam aktivitas sehari-hari, seperti bermain game, menonton video streaming, atau belanja online. Smartphone juga sudah menggantikan kamera karena lebih dari 90% responden lebih banyak menggunakan smartphone untuk mengambil gambar daripada untuk menelpon atau chating. Hehehe, saya bangetlah, kalau mau foto produk pasti mengandalkan smartphone. Mau membuat video untuk konten youtube juga mengandalkan smartphone. Sehingga ruang penyimpanan di smartphone penuh dengan foto dan video.
  • Data lainnya menyebutkan masyarakat Indonesia menggunakan smartphone dengan memori 16-32 GB sehingga kapasitasnya pasti kurang untuk menyimpan video dan foto. Ruang penyimpanan smartphone saya pun 128 GB tapi rasanya masih kurang dan terpaksa menghapus beberapa foto dan video untuk mengurangi beban memori.
  • Sebanyak 67% responden pernah kehilangan data karena banyak faktor di antaranya menghapus data seperti saya, kehilangan gawai, gawai yang rusak, vitus, dan virus.Namun hanya sepertiga yang rutin melakukan pencadangan data. Padahal melakukan back-up data sangat penting, kalau data sudah hilang bisa nangis kejer, deh.

Pastinya saya dan pengguna smartphone lainnya pun membutuhkan solusi. Apalagi saya yang sangat mengandalkan smartphone untuk pekerjaan sebagai narablog. Walaupun ini masih pekerjaan sampingan di sela-sela kesibukan sebagai ibu rumah tangga tapi tetap saja mesti dilakukan secara profesional.

SandDisk Dual Drive dan iXpand Flash Drives

Setelah selama ini dibuat bingung dan kesal oleh kasus kehilangan data, akhirnya saya menemukan angin segar yaitu berupa solusi dari Western Digital Corp. yang menaungi brand Sandisk yang selalu terdepan dalam solusi penyimpanan mobile. Dua produk yang diluncurkan yaitu SanDisk Dual Drive dan iXpand Flash Drives. Kedua produk ini mampu membantu pengguna smartphone mengelola foto dan video.

SanDisk Dual Drive untuk android dan iXpand Flash Drives untuk iPhone memang benar-benar solusi mudah bagi daya dan pastinya bagi pengguna smartphone lainnya. Pengguna hanya perlu menyambungkan smartphone dengan USB OTG untuk memindahkan foto dan video tanpa harus menggunakan jaringan internet. Biasanya, saya memerlukan jaringan internet saat harus memindahkan data dari iPhone ke laptop, baru dipindahkan ke hard disk atau flash disk. Dengan iXpand Flash Drives (iPhone) saya bisa memindahkan data dengan sangat mudah. Buat yang mau berganti smartphone pun bisa jadi solusi karena bisa dengan sangat mudah memindahkan data dari smartphone lama ke smartphone baru. Mudah sekali khan menggunakan #SanDiskAPAC untuk kebutuhan pencadangan data smartphone.

Dengan menggunakan aplikasi mobile SanDisk Memory Zone dan iXpand Drive, saya bisa melakukan back-up data secara rutin, dan bisa menitipkan data ke laptop adik kalau ruang penyimpanan data di smartphone sudah penuh. Aplikasi dapat diatur untuk melakukan bac- up secara otomatis untuk file-file penting setiap kali USB OTG dihubungkan dengan smartphone.

Kelebihan lain dari aplikasi SandDisk Memory Zone dan iXpand Drive dapat menyimpan dan back-up konten-konten di media sosial seperti video dan foto ke USB OTG SanDisk Dual Drive atau iXpand Flash Drive. Bahkan konten foto dan video yang ditag pun bisa disimpan di aplikasi tersebut. Asyik banget khan, data-data penting tersimpan tanpa khawatir hilang.

Smartphone memang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tanpa smartphone rasanya akan mandeg dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti memesan ojek online, memesan makanan online, belanja online, bermain game, mengambil foto, dan aktivitas lainnya. Terkadang ruang penyimpanan yang penuh membuat kinerja smartphone jadi berkurang alias sering lelet. Dengan rutin melakukan pencadangan data, sangat membantu sekali meringankan beban smartphone sehingga bisa dipakai bekerja dengan cepat tanpa khawatir kehilangan data penting seperti foto dan video.

Bagi saya, hadirnya USB OTG SanDisk Dual Drive dan iXpand Flash Drive merupakan solusi cerdas bagi orang yang sangat mengandalkan smartphone untuk aktivitas harian dan pekerjaan seperti saya.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

54 Responses

  1. Wah cucok Teh ini yang saya butuhkan, makasih banyak yaaaa

  2. Farida Pane says:

    Itu yang gambar kedua artinya, “baru telepon siapa ini?” lagi stalking tuh ya hihihi..

  3. Kebetulan sudah lama aku pake ini. Membantu banget untuk aku yang kudu ngedit foto makanan di hape. Dari pada kriim pakai email, pakai USB OTG Sandisk bikin nggak ribet

  4. Siti Mustiani says:

    lucu banget sih fotonya, oh iyaa setuju banget berbagai pekerjaan dapat dilakukan di smartphone dan untungnya sekarang ada USB OTG SanDisk yaa, jadi gak perlu khawatir lagi kehabisan memori.

  5. Wah usb SanDisk ini yang aku butuhkan karena emang semuanya ngandelin hp. Thanks ya kak sharingnya.

  6. aku ga bisa teh ngeblog pake hp karena hpna butut oge jahaha duh laginbnyk review sandisk jadi pengen beli deh butuh soalna

  7. Dwi Puspita says:

    Sangat tertolong banget ya dengan adanya Sandisk otg ini, data2 di memory hape jadi aman tanpa takut hilang karena kena hapus atau kena virus

  8. Larasatinesa says:

    Udah nandain di keranjang shopee mau beli otg sandisk ini. Secara kalau foto-foto aku barbar banget, satu gaya bisa banyak foto. Daripada menuhin memory hp kan teh hehe

  9. artha says:

    saya juga nih, apa2 pake ponsel. terutama ngedraft tulisan plus edit gambarnya. hihi. ketar-ketir banget datanya ilang, paling sebel kalau memori penuh. duh bingung mau hapus data yg mana. untung ada otg sandisk jadi bs dipindah dan simpan di situ

  10. Widya Lim says:

    aku juga terkadang nge blog di hp, edit2 foto dan video juga.. dan data pernah hilang pas mau copy ke laptop huhu.. Tapi sekarang aku juga pakai sandisk OTG hihii ^^

  11. aku dari kuliah pakai sandisk mbak, dari kapasitas memory cuma kecil sampai sekarang sudah giga-giga hahahaa karena aku kuliah jurusan informatika jadi wajib punya usb

  12. Leyla Hana says:

    Kegiatannya sama dengan saya dulu. Nungguin anak di Paud sambil ngetik di hape. Sekarang juga masih ngetik di hape dan memang benar deh perlu tambahan USB.

  13. Suzannita says:

    OTG SanDisk ini memang jadi penyelamat ya untuk bisa membackup data secara langsung tanpa ribet

  14. lendyagasshi says:

    Istilahnya OTG yaa, teh..
    Aku pakai Sandisk uda lama banget…alesannya karena suami butuh buat nyimpen film.
    Heehe…doi kan orangnya mobilitas tinggi.

  15. Amir says:

    Wah kudu punya nih. Secara blogger itu pasti harus motret dan berulang-ulang sampai hasilnya bagus. Gak kerasa udah gak muat aja gara-gara memorinya cuma sedikit. Dan itu sering banget saya alami.

  16. Yah aku belum punya sandisk ini, mba. Padahal menurutku penting banget buat back up smartphone aku. Soalnya sering banget penuh trus malah nggak bisa buat pepotoan euy

  17. Duh baru tahu saya ada USB OTG dan smarhphone bisa tersambung debgan Sandisk lho mbak, aku tu mikirnya harus dipindahin data ke.laptop aja dari hape. Padahal laptop juga dah penuh juga sama foto foto hihi tfs ya mbak, aku jadi tercerahkan

  18. OTG SanDisk selalu menjadi penyelamat klo aku
    kerasa gunanya kalo lagi jalan-jalan ke pleosok..
    tinggal colok data bisa dibackup dulu heheh

  19. Setuju mbak, membantu banget untuk pekerja yg mobilitasnya terkoneksi dg smartphone, backup jadi lebih mudah dan cepat dg USB OTG SanDisk ehhee

  20. Alhamdulillah ya Mba ada Otg sandisk yang bisa mebantu kita back up data maupun menyimpan data
    kalo henpon kita penuh, nggak perlu dibuang atu-atu. sayang

  21. Utie adnu says:

    Aku jugs dah mulai nih pakai USB buat simpan data ,, sayang bngtkan klo moment indah hilang gara2 data full

  22. artha says:

    OTG sandisk ini juga penyelamat saya. Apalagi mindah data dari HP ke PC ataupun laptop gak ribet cari2 kabel lagi. cuma karena imut ukurannya kudu ada gantungannya biar gak ngilang. hehe

  23. Antin Aprianti says:

    Bulan lalu baru ngalamin, semua foto di smartphone hilang. Rasanya duh nyesek sekali karena beberapa bahan untuk nulis di blog juga, kayanya aku perlu OTG Sandisk juga nih untuk antisipasi drama kehilangan data lagi.

  24. Sepakat Mbak emang nyesek banget kalau kehilangan data. Mending dibackup pakai SanDisk ya. Jadi ada solusi ya kalau kayak gini

  25. Irhayati says:

    Kudu punya nih, soalnya selain banyak foto2 Dan file, aku juga sekarang sukanya ngetik di hp lebih praktis. Jadi dgn usb data kayak Bini enak bisa langsung dipindahin

  26. Evalina says:

    USB OTG San Disk membuat pekerjaan blogger atau punvlogger lrbih mudah

  27. Visya Al Biruni says:

    Pentingnya banget back up data yaa mbaa. Udh ditargetkan nih Bulan ini fee nulis buat beli OTG ini haha. Daripada menyesal kemudian hari

  28. Wian says:

    Solusi untuk hp yang sering error gegara kebanyakan foto selfie nih. Kan sayang yaaa klo fotonya harus didelete. Hihi

  29. Faradillah says:

    OTG Sandisk emang wajib punya apalagi kalo datanya full di HP bisa dipindahkan ke OTG Sandisk

  30. Dian says:

    Usb ini jadi solusi buat sy yg kadang suka g sempat backup data

    Padahal sbg pejuang konten itu wajib back up data yaa

  31. Irena Faisal says:

    aaahh Sandisk, si kecil dengan kapasitas besar… selalu jadi favorite untuk backupdata 🙂

  32. Tika Samosir says:

    Aku punya nih USB ATG Sandisk tapi sampai sekatrang gak bisa dikonekin ke handphone aku. Aku coba seacrh deh cara koneknisnya

  33. lendyagasshi says:

    Saluutt sama teteh…
    Tetap berkarya dan produktif tanpa “tapi”.
    Aku sering males duluan kalau peralatan gak memadai. Huhuuu~
    Banyak-banyak bersyukur ini penting yaa, teh…

  34. Diah says:

    Uhuuuiii, ada teman nihh. Saya juga udah waktu belakangan ini ngeblognya dari HP, lebih praktis sih sebenarnya karena kebanyakan data kan emang adanya di HP, yaaa meski harus sabar karena tuts yg imut dan juga lebih teliti lagi dalam mengedit.
    Emang nyesek banget ya Mbak klo data di HP hilang, untung ya sekarang ada SanDisk yg bisa dipakai backup data kapan saja.

  35. Arda Sitepu says:

    Aku juga pakai SanDisk OTG mbak mampu menampung semua data kalau memori hape lagi full. Aku sudah pakai yang 32 GB 🙂

  36. Amanda ratih says:

    Aku setiap sebulan sekali pokoknya backup data, masukin ke HD.. Pernah kehilangan data di hp dan itu urgent foto anak2 baru lahir.. Duh beneran nyesek teh huhuhu

  37. Leyla Hana says:

    Penasaran dengan SanDisk ini. Aku pengen punya juga deh. Biar gak rempong menghapus memori terus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *