Bumil Puasa di Bulan Ramadhan, Siapa Takut?!

IMG_20150604_083948

“Ayah, bentar lagi bulan Ramadhan, ya,” ucapku pada suami dengan nada sedikit mengeluh.
“Iya, nggak terasa, ya, Bund. Memangnya, kenapa?”
“Iyah, Bunda khan lagi hamil. Kira-kira bisa nggak ya lancar menjalankan ibadah puasa. Duuh, nggak kebayang, deh, hausnya,” tambahku lagi.
“Heumm…menurut ayah sih nggak masalah. Hamil Fathan dulu juga Bunda bisa lancar khan puasanya,” timpal suamiku.
“Iya, sih. Tapi Bunda khawatir dehidrasi,” rajukku lagi.
“Nggak, dong, Bund. Asal kita menjaga pola asupan gizi yang tepat saat berpuasa, insya Allah puasanya akan lancar,” ucap suami menenangkan.
“Oh gitu ya, tapi khan selama berpuasa kita kurang minum. Duuh, kebayang, deh, hausnya,” timpalku lagi.
“Oh iya, Bund, jangan khawatir akan dehidrasi. Kita akan terhindar dari dehidrasi asalkan kita bisa menjaga hidrasi saat berpuasa, caranya dengan pola minum air putih 2+4+2,” suami kembali menjelaskan.“
“Hidrasi apa lagi, tuh? Bukannya sama dengan dehidrasi? Kayak yang sering disebutin di iklan-iklan itu,” tanyaku lagi.
“Hehehe…ah Bunda, cari tahu sendiri deh tentang hidrasi dan pola minum air putih 2+4+2, ya,” suamiku tersenyum jail.
“Ih, dasar ya ngerjain istrinya,” ucapku sambil menggaruk kepala yang tertutup jilbab.
“Baiklah, sekarang khan zamannya internet. Pasti ada, deh semua infonya, di sana,” ucapku dalam hati sambil membereskan pekerjaan rumah melipat pakaian.
***
Memang benar, ternyata, istilah hidrasi dan dehidrasi itu berbeda. Setelah browsing di internet, baru deh, tahu. Hehehe… ke mana aja nih si saya, kok baru tahu. Menurut artikel yang saya baca, istilah hidrasi diperuntukkan bagi keseimbangan cairan dalam tubuh. Nah, si hidrasi yang seimbang ini sangat penting bagi fungsi metabolisme di dalam tubuh. Lalu apa dehidrasi? Nah, kalau istilah dehidrasi sesuai dengan arti yang sering saya dengar di iklan-iklan minuman yaitu kurangnya cairan di dalam tubuh karena jumlah cairan yang keluar lebih besar daripada cairan yang masuk. Nah, kita setiap saat mengeluarkan cairan saat bernapas, saat buang air kecil, saat berkeringat, dll. Cairan di dalam tubuh itu memiliki fungsi yang sangat penting di antaranya sebagai zat pembangun, pelarut, pengangkut nutrisi dan zat yang dibuang, dll. Kalau kita sampai kekurangan cairan akan fatal akibatnya bagi tubuh kita.
Lalu, bagaimana jika kita melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan? Bukankah saat siang hari kita tidak makan dan minum sehingga bisa saja tubuh kita mengalami dehidrasi? Lantas bagaimana cara agar kita bisa menjaga leseimbangan cairan atau hidrasi sehat saat berpuasa?
Suami sempat menyebutkan pola minum air putih 2+4+2. Saya pun kembali browsing apa sih maksudnya? Ternyata itu merupakan tips sehat hidrasi dari AQUA saat puasa yaitu dengan melakukan pola minum 2+4+2. Caranya yaitu minum 2 gelas air putih sesudah berbuka. Jadi saat berbuka puasa tidak langsung makan makanan berat ya, cukup makanan ringan dan 2 gelas air. Hal ini untuk menghindari terjadi kekagetan pada organ pencernaan. Baru minum air putih lagi setelah makan malam hingga menjelang tidur. Lalu minum 2 gelas air putih saat sahur. Saya memiliki kebiasaan minum air putih, 30 sampai dengan satu jam setelah makan. Ada jeda waktu setelah makan. Hal itu membantu usus menyerap sari-sari makanan terlebih dahulu.
Wuih, mantap nih, AQUA peduli dengan kesehatan kita selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, sehingga memberikan tips menjaga hidrasi saat berpuasa. Nah, selain pola minum air putih 2+4+2, tentu kita juga harus tetap menjaga asupan gizi yang masuk ke tubuh kita agar tubuh tetap sehat dan fit saat menjalankan ibadah puasa. Salah satu caranya yaitu dengan menghindari minuman ringan berkarbonasi atau minuman mengandung kafein saat berbuka puasa. Perbanyak juga makanan yang mengandung cairan seperti yoghurt, sup, jus, buah, dan sayuran.
Kombinasi antara menjaga asupan gizi, kebiasaan minum, dan pola minum air putih 2+4+2 akan menghindarkan tubuh kita dari ancaman dehidrasi. Saya pun walaupun sedang hamil tentunya akan tetap bisa berpuasa dengan lancar. Nah, saya tidak perlu khawatir lagi. Bumil puasa di Bulan Ramadhan, siapa takut?!

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

12 Responses

  1. kania says:

    mudah2an sehat terus ya mba dan tetap bisa berpuasa dalam keadaan hamil 🙂 saya juga waktu hamil tetap berpuasa alhamdulillah 🙂

  2. Wah saya juga pake aqua utk minum sehari-hari. Sdh aaqua-minded gitu…eh apaan tuh bikin istilah sendiri…salam kenal mbak…

  3. @nurulrahma says:

    Semoga ibadah Ramadhan kita lancar dan membawa keberkahan ya Mak.

  4. ophi ziadah says:

    selamat berpuasa mak, insyaAllah tetep sehat kehamilannya selama puasa.

  5. Hidrasi menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh sementara dehidrasi kekurangan cairan dalam tubuh…untunf aja .2+4+2…. Kalau 4+4+2 seni bertahannya dalam dunia bola…:)

  6. wah ada Aqua 😀 #gagalfokus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *