Dari Celengan Sampai Investasi Menuju Financial Revolution Bersama klikMAMI Manulife

Dari Celengan Sampai Investasi Menuju Financial Revolution Bersama klikMAMI Manulife(1)

Dari Celengan Sampai Investasi Menuju Financial Revolution Bersama Manulife. Sejak kecil, orangtua mengajarkan untuk menabung, mulai dari nabung di celengan jago ayam sampai nabung di sekolah. Katanya kalau rajin nabung uangnya bakal segunung. Dasar anak kecil yaaa, percaya aja. Kebiasaan nabung di celengan pun saya tularkan pada Fathan. Lumayanlah, uang recehan pun nggak berceceran.

Nabung Biar Kaya

sumber: Reksa Dana Manulife

sumber: Reksa Dana Manulife

Kebiasaan menabung masih saya terapkan sampai sekarang. Sayangnya, godaan gaya hidup hedonis begitu besar dan tanpa terasa menggerus uang tabungan. Lihat orang lain liburan pengen juga liburan, lihat ada baju keren di onlineshop, jari gatel pengen klak klik beli, halaaaahh… udah ketularan Becky Bloomwood ini mah. Kalau yang pernah baca novelnya Sophie Kinsela pasti tahu banget sama kelakuannya Becky yang doyan banget belanja.

Masih percaya dengan omongan orang, “tenang aja, rezeki udah ada yang ngatur,” Woooii…iya ada yang ngatur, dan yang ngatur diri sendiri. Kalau uang yang didapat langsung blass habis seketika apa mau dikata. Saya sudah menjalani hidup seperti itu selama bertahun-tahun. Hasilnya, uang hasil kerja nggak ada yang nyangkut. Entahlah, yang pasti  saya banyak mengambil keputusan finansial yang kurang tepat.

Punya rekening di Bank tidak menjamin tabungan kita gendut. Malahan, mata ijo aja kalau lihat sale. Padahal ATM udah dikekepin tapi teteup aja jebol. Lalu, saya pun kapok menabung. Buka rekening hanya untuk lalu lintas uang. Uang masuk langsung keluar. Kayak jalan tol aja, lancar banget tuh uang keluar dari rekening. Selain itu, ternyata nabung di bank nggak nambah-nambah malah banyak potongannya.

Arisan

Lalu apa yang saya lakukan terkait perencanaan keuangan? Saya pun banting setir dan ikutan ARISAN. Saya rutin ikut arisan, arisan kantor, arisan ibu-ibu pengajian, dan arisan-arisan lainnya. Apakah uang saya nyangkut? Menang arisan, uang langsung habis seketika. Gigit jari lagi, deh.

Investasi

Saya baca buku Rich Dad Poor Dad karya Robert T Kiyosaki. Dari buku itu saya mengenal kata investasi. Saya pun mulai bernapsu untuk ikutan investasi. Sayangnya, karena nihilnya pengetahuan dan keinginan mendapatkan keuntungan berlipat-lipat, saya pernah ikutan investasi bodong. Untungnya, saya masih dalam tahap hati-hati sehingga tidak mengeluarkan uang banyak. Cuma, teteup aja, terasa gondok kalau inget kejadian tersebut.

Sepertinya ada yang kurang tepat dalam perencanaan keuangan saya. Saya harus melakukan sesuatu, apalagi sudah ada dua anak yang harus  dipikirkan masa depannya. Tentunya, saya ingin dua buah hati ini mendapatkan pendidikan yang baik. Daaan, biaya pendidikan saat ini bukanlah hal yang murah. Jika ingin anak-anak sekolah di sekolah yang bagus, orangtua harus merelakan bobol tabungan.

Financial Revolution

Saya tidak bisa begini terus. Waktu terus berjalan. Tanpa terasa anak-anak semakin besar dan apa yang terjadi jika saya tidak mempersiapkannya sejak sekarang. Saya pun membaca artikel menarik mengenai  Financial Revolution. Dari artikel itu, saya mendapati 5 keputusan finansial yang bisa saya lakukan agar bisa melakukan perencanaan keuangan yang tepat. Lima keputusan ini sangat signifikan dampaknya terhadap masa depan finansial.

Financial Decision #1: EARN MORE. Ini merupakan pilar pertama menuju kehidupan finansial yang lebih baik. Berapa pendapatan yang memadai jika hidup di kota besar dengan dua anak. Apakah sudah punya rumah atau belum? Jika belum tentunya akan berusaha memilikinya. Berapa penghasilan yang mesti didapat jika kondisi seperti di atas? Menurut artikel tersebut, penghasilan yang mesti didapat setiap bulannya adalah 15 juta/bulan. Jika sudah melampaui angka tersebut alhamdulillah, namun kenyataannya tidak seperti itu. Jika belum apa yang sebaiknya dilakukan? Tentunya berusaha terus mencari uang tambahan agar bisa memenuhi angka tersebut. Caranya bisa macam-macam, bisa dengan cara memulai bisnis sendiri, jadi  freelancer, kalau blogger tentunya memaksimalkan blognya biar bisa menghasilkan uang juga. Bagaimana dengan kamu?

Financial Decision #2: INVEST. DON’T SAVE. Sempat bengong dengan yang kedua ini, karena selama ini saya hanya menyimpan alias nabung dan tidak investasi. Saya pernah punya pengalaman kurang baik dengan investasi sehingga sering ragu untuk investasi. Padahal, saya sudah pernah membaca beberapa artikel mengenai investasi yang aman yaitu Reksa Dana. Namun, karena minimnya pengetahuan mengenai investasi Reksa Dana membuat saya ragu dan bingung. Padahal katanya ada aturan 30% yaitu alokasikan minimal 30% penghasilanmu untuk investasi. Apa yang saya lakukan? Waah, masih maju mundur cantik aja niiih, dan akhirnya nggak maju-maju untuk memulai investasi.

Kenapa harus investasi? YA demi masa depan yang lebih baik, demi pendidikan anak-anak atau demi dana persiapan nikah bagi yang masih jomblo. Makanya saat ada acara “Smart Money in Digital Future” yang diadakan Manulife pada hari Sabtu, 23 April 2016, saya semangat hadir. Menurut bisik-bisik sih katanya bakalan membahas tentang masalah investasi.

klikmami3

Sepertinya kehadiran saya itu seperti pucuk dicinta ulam pun tiba dengan kata lain inilah yang saya cari selama ini, pengetahuan mengenai investasi Reksa Dana. Ternyata, masih sedikit sekali orang yang melek mengenai Reksa Dana, termasuk saya tentunya. Daaan, Manulife dengan baik hati mau berbagi ilmu mengenai Reksa Dana kepada para blogger dan berharap para blogger menjadi agent of change. Duuuh, jadi geer nih, tapi memang bener, saya ingin melakukan perubahan tentunya dengan ilmu mengenai investasi Reksa Dana dari Manulife,  keputusan finansial saya dapat berubah.

Manulife merupakan salah satu perusahaan dari lima besar perusahaan Reksa Dana di Indonesia. Saat ini Manulife baru mengelola 60 ribuan nasabah yang menitipkan dananya untuk investasi.  Dulu saya takut dengan kata investasi karena saya pikir untuk menjadi seorang investor harus menyiapkan dana yang besar. Padahaaal, kenyataan menjadi investor di Reksa Dana tidak harus menunggu dulu punya uang banyak. Bisa banget investasi dengan dana yang ringan. Bahkan, investasi Reksa Dana bisa mulai dari uang 100 K. Kalau segitu mah pasti bisa khan, uang jajan anak SMU aja udah segitu.

Berbeda dengan nabung yang banyak biaya tetek bengeknya, investasi Reksa Dana bebas dari biaya administrasi dan bukan termasuk objek pajak. Selain itu, investasi Reksa Dana itu AMAN karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga dewan pengawas Syariah. Tentunya, nggak bakalan kejadian lagi deh ketipu investasi bodong. Nah, kita juga tetap lho harus pilih perusahaan pengelola investasi Reksa Dana yang tepercaya. Untungnya, saya bertemu dengan Manulife yang sudah 125 tahun berkiprah mengelola dana nasabah. Manulife mengelola 19 produk Reksa Dana pendapatan Tetap, Saham (termasuk di dalamnya Reksa Dana saham syariah), campuran, serta pasar uang.

Kenapa harus investasi?

Kayaknya bukan kabar bohong lagi kalau nilai uang kita selalu menurun setiap tahunnya karena tergerus pencuri yang namanya inflasi. Jika 10 tahun lalu, nilai uang  1 juta itu besar bisa beli ini itu, kalau sekarang, uang 1 juta bisa ludes dalam beberapa jam hanya untuk belanja keperluan sehari-hari. Tujuh belas tahun yang lalu ongkos damri 500 rupiah, sekarang 5000 rupiah. Heumm …  begitulah kenyataannya. Sehingga nilai bunga tabungan tidak sepadan dengan kenaikan inflasi setiap tahunnya. Nabung di deposito pun bukan pilihan saya karena tentunya nabung di deposito itu nominalnya haruslah besar.

Saya pun kenalan dulu dengan Manulife Dana Kas yang merupakan salah satu produk Reksa Dana Manulife. Pertumbuhan Manulife Dana Kas ini paling stabil dan tergolong konservatif. Walaupun begitu, secara historis Manulife Dana Kas terbukti mampu mengalahkan bunga tabungan, dan yang terpenting melawan inflasi. Dengan Manulife Dana Kas, saya punya peluang lebih untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan nilai uang. Ini yang saya sukaaaa. Manulife Dana Kas cocok bagi saya yang baru belajar investasi.

Sekarang sedikitnya saya sudah tahu mengenai investasi Reksa Dana, ke mana saya harus investasi. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana caranya? Apakah ribet? Ternyataaaa, Manulife sudah menyiapkan sistem yang sangat mudah sekali bagi para nasabahnya. Manulife sudah merancang klikMAMI yang memudahkan para nasabah dan calon nasabah agar bisa melakukan investasi dengan mudah. KlikMAMI merupakan solusi online Reksa Dana Manulife. Cocok banget buat saya yang memang males pergi ke bank, cukup duduk manis sambil klak-klik pegang gadget. Yang pastinya ada kuota internet, dong, yaaa.

klikmami2

Oh iya, acara juga makin seru karena mengundang tamu sebagai narasumber yaitu Mba Anggra yang berbagi pengalaman saat menyiapkan pernikahan. Ternyata menyiapkan pernikahan itu tidak lepas dari masalah perencanaan keuangan. Setelah menikah mau ngapain, tentunya semuanya terkait dengna hal itu. Mba Anggra bercerita bahwa setelah menikah langsung renovasi rumah, tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pengetahuan mengenai investasi Reksaa Dana membuat Mba Anggra lebih mantap dalam melakukan perencanaan keuangan dengan tepat. Acara ngobrol ini dibawakan oleh Ratri Chibi sebagai moderator. Hehehe… gemes deh denger suara Ratri.

Bisa Ngapain Aja di klikMAMI?

banner20160422003813KLIKMAMI_WEBSITE_ADJUSTMENT_GREEN

Hihihi… yang suka banget di klikMAMI yaitu semua full online, nggak harus nulis di form, pakai tanda tangan, pergi kirim dokumen, dan lain-lain.

  • Registrasi Investor Lama dan Baru full online. Baik investor lama ataupun baru, registrasi bisa dilakukan secara online sepenuhnya tanpa tanda tangan langsung, kirim fisik dokumen, dan lain-lain. Caranya isi data-data yang diminta, upload image KTP, tunggu telepon verifikasi dari CS MAMI, nasabah pun siap bertransaksi.
  • Beli unit Reksa Dana Manulife. Caranya pilih produk yang ingin dibeli lalu tentukan nominal pembelian dan cara bayar, selesaikan transaksinya. Bisa juga top up atau tambah produk baru. Top up adalah membeli lebih banyak unit produk Reksa dana Manulife yang sudah dimiliki. Sementara tambahan adalah membeli unit penyertaan produk Reksa DANA Manulife yang tidak dimiliki sebelumnya.
  • Jual unit Reksa Dana Manulife. Saat membutuhkan dana, nasabah bisa mencairkan dana kapan saja. Pencairan (redemption) adalah penjualan kembali unit Reksa Dana Manulife yang sudah dimiliki. Tidak perlu repot, tinggal klak-klik dana pun cair dan akan ditransfer ke rekening yang sudah terdaftar. Caranya pilih produk yang ingin dijual, tentukan jumlah unit, dan selesaikan transaksinya.
  • Beli unit Reksa Dana Manulife. Reksa Dana Manulife sangat fleksibel, kita bisa beralih dengan cara yang mudah. Caranya pilih produk yang ingin dialihkan, tentukan jumlah unit dan produk tujuan pengalihan, lalu selesaikan transaksi.
  • Monitor Investasi. Sebagai investor, tentunya nasabah ingin tahu dong perkembangan dana investasinya. Dengan klikMAMI, nasabah dimudahkan untuk memonitor dana yang diinvestasikan. Untuk memonitor protofolio dan status transaksi sangat mudah dan nggak ribet.
  • Perubahan Data. Seringkali ada perubahan data yang dimiliki nasabah, misalnya no telepon, alamat rumah, dan lain-lain. Dengan klikMAMI, nasabah tidak harus repot datang ke kantor Manulife untuk mengubah data, cukup klak klik klak klik, beres, deh. NAsabah bisa login dan mengubah data terbaru kapan saja.SCR_20160501_205954

Dengan klikMAMI, saya bisa berinvestasi kapan saja tanpa harus menunggu hari kerja dan jam kerja. Semuanya da di ujung jari, tinggal klik di gadget masing-masing. Transaksi pun aman dan rahasia karena setiap nasabah memiliki akun dan password yang diamankan. Selain itu, ada layanan investor yang bisa dihubungi setiap hari, tujuh hari, mulai pukul 08.00 – 22.00 WIB.

Aiiih, makin mantap deh niat untuk investasi Reksa Dana Manulife dengan adanya klikMAMI. Kabar baiknya, saya bersama para blogger yang hadir pada acara tersebut langsung menjadi nasabah yang memanfaatkan klikMAMI. Wow, kereen, kami langsung diajari cara registrasi secara online. Beneran mudah, banget.

Alhamdulillah, dalam hitungan menit saya berhasil registrasi tinggal menunggu telpon dari CS MAMI. Saya pun mendapat konfirmasi dari CS MAMI melalui email dan sms. Pokoknya mudah banget, deh. Seneng banget, akhirnya niat saya untuk investasi bisa terlaksana dan Financial Decicion #2 pun bisa dilakukan.

SCR_20160501_210046

Financial Decision #3: Invest to Sharpen Your Brain. Pada akhirnya, salah satu investasi terbaik itu adalah untuk pendidikan, untuk ketajaman otak. Sebabnya adalah ketajaman otak dan kreativitas harganya sangat mahal.

Financial Decision #4:No Debt for Consumptive Spending. Banyak orang yang terjebak hutang dengan Bungan ala rentenir, dan akhirnya dikejar-kejar debt collector. Itulah imbas dari gaya hedonis, tanpa terasa kita sudah terjebak dengan kartu kredit sehingga gaji kita habis untuk cicilan kartu kredit yang nggak lunas-lunas. Hidup pun menjadi sembilu dan duka nestapa. Manulife pun mengajarkan bagaimana cara hidup hemat yang tepat. Banyak pilihan untuk mengamankan uang kita dengan bahagia tanpa harus merasa terkekang karena tidak bisa beli apa-apa. Malah dengan investasi, kita memungkinkan membeli barang-barang impian kita. Resep jitunya yaitu 3I yaitu insyaf, irit, dan ivestasi. Cocoook bangeeet, deh.

Financial Decision #5: Be Humble. Hiduplah dengan bersahaja dan sederhana. Sebab bahagia itu sederhana. Sayangnya, saat ini banyak orang yang meski penghasilan pas-pasan maunya pamer dan beli barang mahal. Misalnya beli ponsel pintar harga 5 juta padahal gaji 5juta/bulan. Ada yang bilang bahwa rezeki yang diberikan Tuhan selalu cukup untuk hidup, tapi tidak pernah cukup untuk gaya hidup dan gengsi. Wadooohh…jleb banget, deh. Mulai sekarang pilih investasi deh daripada gaya hidup hedonis. Investasi juga bisa jadi gaya hidup lho, gaya hidup sehat demi masa depan cerah cemerlang.

klikmami

Itu cerita saya mengenai perencanaan keuangan mulai dari celengan sampai investasi menuju financial revolution bersama  klikMAMI Manulife. Bagaimana dengan kamu?

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

12 Responses

  1. Ida Tahmidah says:

    Fiuuuuh …daleeeem 🙂

  2. Robby says:

    artikelnya dalem banget… thanks ya mbak untuk info bermanfaatnya ^_^

  3. Indra MH says:

    maknyus dan gurih sekali artikelnya, bu. (y)
    Thankyou berlipat-lipat atas sharing ilmunya.

  4. Nathalia DP says:

    wah, pengalaman 125 tahun… terpercaya bgt lah ya… makin mudah pula dgn klikmami…
    makasih sharingnya… lengkap 🙂

  5. asyeek jadi nambah ilmu nih ane

  6. monika says:

    mau tanya dong, saya sudah mendaftar mami, sudah dapat email dan sms juga. lalu saya beli reksadana, dan melakukan pembayaran via atm jam 10 pagi hari ini. namun saya tunggu hingga saat ini, status transaksi masih pending. itu kenapa ya sis? trims before

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *