The Lodge Maribaya: Tempat Wisata dengan Spot Foto yang Instagramable

The Lodge Maribaya_ Tempat Wisata dengan Spot Foto yang Instagramable

The Lodge Maribaya: Tempat Wisata dengan Spot Foto yang Instagramable. Itulah kesan saya saat pertama kali menginjakkan kaki ke tempat wisata yang lagi ngehits di Bandung. Sekitar setahun yang lalu, saya bareng suami mengantar teman-temannya dari  Jakarta yang ingin ke The Lodge Maribaya. Tradaa… sesampainya di sana, kesan saya pertama yaitu tempat wisata ini memang menawarkan spot foto kece dengan wahana sky tree-nya. Okelah, saya dan suami pun menyempatkan foto praweding di sana, heuuuheuuu… Setahun yang lalu, tempat wisata Bandung ini hanya menawarkan dua wahana yaitu sky tree dan sky swing (semacam ayunan di udara).

WhatsApp Image 2017-03-07 at 08.28.32

The Lodge Maribaya setahun yang lalu

Teman-teman dari Jakarta tampaknya cukup terkesan dengan pengalaman foto di alam yang ditawarkan tempat wisata ini.  Mereka juga sempat mencicipi kuliner di sana padahal menurut mereka masih enak kuliner gading serpong. Waah, saya yang suka jajan pastinya penasaran dong dengan kuliner di sana. Mungkin lain kali kalau saya mampir ke gading serpong bisa mencoba kulinernya.

Lanjut ke cerita The Lodge Maribaya, ternyata memang orang Bandung tuh selalu ketinggalan update tempat wisata di kotanya sendiri. Selalu keduluan sama orang yang di luar Bandung, terutama Jakarta. Bukan rahasia lagi, kalau akhir pekan, jalanan di Kota Bandung penuh dengan kendaraan Flat B. Hehehehe… orang Bandungnya sendiri malas ke luar rumah karena macet. Nah, itulah yang membuat seorang sahabat lama saya (dulu sekantor) Mba Sri, ingin banget ke The Lodge Maribaya. Dia pun merencanakan acara reuni teman-teman eks sekantor dulu di The Lodge Maribaya. Rencana tinggal rencana, karena masing-masing personel soksibuk,  rencana pun gagal terus. Akhirnya, dengan semangat baja, Mba Sri mengajak kami meluangkan waktu tanggal 21 September 2017 untuk reuni. Lokasinya masih tetap yaitu di The Lodge Maribaya. Tanggal itu dipilih dengan pertimbangan kalau akhir pekan pastinya akan padat banget dan macet.

Okelah, makmak siap reuni asalkan bisa bawa duo krucil. Soalnya kalau hari libur, duo krucil pasti lengket sama maknya. Akhirnya pagi itu, kami berlima plus duo krucil tiba di The Lodge Maribaya pukul 10.00 pagi. You know what? Tempat parkirnya sudah pindah, jadi The Lodge Maribaya menyediakan beberapa tempat parkir  luas karena minat pengunjung yang membludak.Tempat parkir yang ini pun sudah penuh. Jaraknya cukup jauh ke The Lodge Maribaya. Untungnya disediakan kendaraan angkot kuning untuk mengangkut pengunjung ke tempat wisata. Halaaah…keren juga nih progress-nya tempat wisata ini, two thumbs up, deh.

Tiba di sana, kami berlima membeli tiket masuk seharga 20K. Oh iya, anak-anak di bawah 5 tahun, gratis ya. Jadi, duo krucil nggak bayar. FYI, sebenarnya menurut saya, The Lodge Maribaya kurang cocok untuk anak-anak karena area-nya yang agak bahaya dan curam. Apalagi duo krucil lagi seneng banget lari-lari. Mesti ekstra pengawasan ini mah.

Kami pun langsung antre di spot foto sky tree yang merupakan wahana pertama di tempat ini. Walaupun saya pernah foto di sini setahun yang lalu, nggak apa-apalah foto lagi. Hehehehe… dan ternyata memang sulit mau foto sendiri, maklumlah Fakhira nempel banget. Jadi ya, pas giliran saya foto keren, di bawah Fakhira lagi jerit-jerit nangis digendong Kak Mita. Belum lagi Fathan yang lari-larian di jalan sempit yang berundak-undak, bikin hati makmak dugserr.

the lodge maribaya 5

wajah senyum tapi hati nggak tenang denger Fakhira nangis di bawah

 

the lodge maibaya 8

the lodge maribaya 7

Antrean setiap wahana lumayan panjang, untungnya di setiap wahana disediakan kantin. Jadi yah sambil antre bisa mamam cantik dulu di tempat yang disediakan. Mau foto-foto dengan latar pemandangan pegunungan pun bisa. Kalau saya sih milih ngawasin duo krucil yang enggak mau diam.

{"total_effects_actions":0,"total_draw_time":0,"layers_used":0,"effects_tried":0,"total_draw_actions":0,"total_editor_actions":{"border":0,"frame":0,"mask":0,"lensflare":0,"clipart":0,"text":0,"square_fit":1,"shape_mask":0,"callout":0},"effects_applied":0,"uid":"D845DEAD-AA36-4563-B5EF-1B69214A11F0_1505976155406","entry_point":"create_flow_fte","photos_added":0,"total_effects_time":0,"tools_used":{"tilt_shift":0,"resize":0,"adjust":0,"curves":0,"motion":0,"perspective":0,"clone":0,"crop":0,"enhance":0,"selection":0,"free_crop":0,"flip_rotate":0,"shape_crop":0,"stretch":0},"width":2049,"origin":"gallery","height":2049,"subsource":"done_button","total_editor_time":36,"brushes_used":0}

the lodge maeibaya 9

Mba Sri sama Bu Tiwi penasaran mau foto di zip bike dan sky swing. Kalau saya tentunya nggak bisa dong ya, mana mau duo krucil ditinggalkan. Akhirnya, saya bareng Kak Mita dan Kak Chacha memutuskan untuk mencoba wahana balon udara atau hot air balon.  Fathan pun semangat banget ingin naik balon udara. Heueheue… padahal mah itu balon udara nggak terbang, lho. Kita cuma numpang foto. Kami kembali membeli tiket dan antre. Oh iya, setiap wahana foto, kita beli tiket seharga 20K. Setelah antre cukup panjang dan diselingi lari-lari ngejar Fathan sambil gendong Fakhira, akhirnya kami bisa foto kece di balon udara.

the lodge maribaya 3

Berani naik sepeda di udara?

 

the lodge maribaya 6

Asyiknya ayunan di udara

 

the lodge maribaya 2

Anak-anak seneng deh bisa naik baon udara

 

the lodge maribaya 4

Kece khaaan fotonya

Tanpa terasa,waktu berjalan cepat.  Sudah pukul 13.00. Kami pun segera ke mushala untuk shalat Dzuhur.  Setelah istirahat sebentar, kami ke pintu ke luar untuk mengambil foto-foto tadi.Oh iya, satu foto dikenai biaya 10K. Antrean kembali mengular padahal sudah disediakan 6 loket untuk memilih foto. Setelah antre cukup lama, akhirnya tiba giliran kami. Kami ditanya perkiraan jam berapa foto., lalu dicarilah fotonya. Semua foto dipindahkan ke gadget yang disediakan oleh The Lodge Maribaya. Kami bawa gadget-nya lalu memilih foto mana yang mau diambil. Foto yang nggak diambil dihapus. Setelah dipilih, kami menuju kasir untuk membayar foto yang dipilih. Oh iya, foto yang dipilih di-share ke gadget kita melalui aplikasi share it yang diunduh terlebih dahulu.

Oh iya, sambil antre kita bisa lho menukarkan tiket masuk tadi dengan segelas susu. Hmm…. lumayanlah untuk mengganjal perut yang mulai keroncongan karena belum makan siang.Tanpa terasa, kami selesai mengambil foto sekitar pukul 14.30.Lalu, kami kembali naik angkot kuning menuju parkiran. Waaah, lumayan capek tapi bahagia dengan hasil foto-foto yang yang oke banget.

Oh iya, The Lodge Maribaya kini menawarkan 5 wahana foto yaitu Sky Tree, Hot Air Balon, gantole,  sky bike/zip bike, Sky swing, Sky Tree, Bamboo Sky, dan Glampingatau Glamour Camping. Dari tujuh wahana tersebut, kami berlima hanya mencoba empat wahana. Bukan apa-apa, enggak kuat antre-nya, bo.

Buat teman-teman yang penasaran mau punya foto instagramable di The Lodge Maribaya, buruan ke Bandung. Hehehehe … nggak rugilah, karena tempat wisata ini memang menawarkan spot-spot foto yang oke banget dengan hasil yang instagramable, pokoknya. Saran aja sih,sebaiknya jangan bawa balita ke sini. Selain area-nya yang cukup curam dan agak berbahaya, di sini tidak ada wahana yang ramah anak-anak. Mau naik balon udara juga, saya sempet degdegser khawatir Fathan jatuh karena area-nya kurang cukup aman untuk anak-anak. Apalai balita khan sukanya lari-lari. Jadi kalau mau ajak anak-anak mendingan pilih tempat wisata yang memang khusus keluarga dan menawarkan banyak wahana permainan untuk anak-anak. The Lodge Maribaya Maribaya Lembang memang lebih cocok buat wisata foto, hangout, buat remaja, ibu-ibu sosialita, pasangan yang ingin punya foto dengan latar oke.

Selain itu, siapkan juga uang lebih untuk jajan-jajan. Soalnya, kita enggak bisa membawa makanan dari luar. Di dalam sudah disediakan tempat makan dan mau enggak mau kita mesti jajan karena lumayan capek juga antre dan naik wahana foto.Walaupun cuma foto tapi area-nya naik turun sehingga memang butuh stamina oke untuk menjelajah setiap tempatnya.

Oh iya, untuk menuju The Lodge Maribaya bisa mengambil jalan dari Arah Dago, Bandung. Melewati jalan kecil yang naik turun. Sebelum ke The Lodge Maribaya kami melewati beberapa tempat wisata juga seperti  Dago Dream Park dan Maribaya Resort.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

12 Responses

  1. wah keren ya tempatnya, cocok pisan buat selfi – selfi

  2. aku uda tandain pengen kesini pengen naik balon udaranya teh hahaha
    pengen naik sepeda itu juga cuman aku takut gemperan ke pingsan di tengah2 deuh merinding :p

  3. Uwien says:

    Waa, balon udaranya ada dua ya sekarang.

  4. Ayu says:

    Aku udah kesana Ran. Banyak banget spot kerennyaa!

  5. AKu blum nyoba balon udaranya. Eh tapi pengen foto-fotoan lagi di sky tree dan sky swing lagi. *meni maruk* hehehe

  6. Nathalia DP says:

    Seru… Mau ih foto2 di sana, belum kesampaian aja…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *