Menciptakan Kebahagiaan di #UsiaCantik


Menciptakan Kebahagiaan di #Cantik. Itu yang sedang saya usahakan saat ini. Tahun ini saya memasuki tahap selanjutnya dalam perjalanan hidup yaitu memasuki #UsiaCantik. Konon katanya usia 35 tahun adalah #usiacantik bagi seorang perempuan. Lalu bagaimana dengan saya?

Saat menghadap cermin, saya melihat sosok yang berbeda dari 10 tahun yang lalu. Tidak ada lagi sosok langsing dengan senyum mempesona. Yang tersisa adalah seorang perempuan dewasa dengan segenap problematika kehidupan. Itulah saya saat ini.

Dalam sebuah obrolan ringan dengan seorang teman, saya dibuat tertawa terbahak-bahak membaca komentarnya tentang saya.

“Saya ingetnya kamu pas masih langsing, enggak nyangka sekarang kayak ikan buntal,”

Hahaha…duh saya disamain dengan ikan buntal. Baiklah, saya ngaku kok pernah kelebihan berat badan hingga 75 kg dengan wajah lusuh. Tapi itu sekitar tiga tahun silam, saat-saat desperate setelah melahirkan anak pertama pada usia 31 tahun. Ya, setelah menunggu selama 7 tahun, akhirnya Allah Swt. memberikan rezeki yang tiada terhingga. Hamil saat usia sudah di atas 30 tahun katanya penuh risiko, namun Alhamdulillah saya bisa melaluinya dengan baik. Walaupun pada akhirnya saya mengalami obesitas dan saat melahirkan harus melalui operasi Caesar. Saya tetap bersyukur bisa melahirkan seorang bayi ganteng yang kemudian diberi nama Fathan Raihan Nurhasan.

Dengan segala daya upaya, akhirnya saya bisa menurunkan berat badan hingga mendekati berat badan normal sebelum hamil. Ah, senang rasanya bisa kembali merasakan tubuh langsing. Wajah pun kembali berseri.

Selang setahun kemudian, tepatnya saa saya berusia 33 tahun, saya dinyatakan positif hamil. Jujur, saat itu saya merasa belum siap. Fathan masih berusia 2 tahun kurang. Saya baru merasakan memiliki badan langsing dan menjalani kehidupan dengan lebih ceria. Saya sempat bengong. Akhirnya, saya mengucap syukur Alhamdulillah atas rezeki yang kembali diberikan oleh Allah Swt. Kehamilan kedua ini memang tidak selancar kehamilan pertama. Mungkin karena usia yang sudah bertambah sehingga stamina sudah turun. Pola makan yang tidak terlalu dijaga seperti pada kehamilan pertama. Serta faktor-faktor lainnya. Akhirnya, saya pun harus kembali melalui operasi Caesar untuk kelahiran anak kedua, seorang bayi perempuan cantik yang diberi nama Fakhira Ardena Nurhasan.

Seperti kehamilan pertama, kehamilan kedua pun saya mengalami obesitas. Hingga mendapat julukan ikan buntal. Jujur, saya merasa seperti bebek buruk rupa dengan julukan tersebut. Saya pun berusaha keras untuk mengembalikan kondisi tubuh saya. Alhamdulillah, saat ini saya belum bisa dibilang langsing banget tapi ukuran baju yang dulu tidak muat sekarang sudah muat. Saya pun melakukan perawatan kulit karena sadar sekali bahwa seiring bertambahnya usia, kulit pun semakin kendur. Walaubagaimana pun saya menyadari kecantikan kulit penting bagi seorang perempuan.

Jujur, tahun ini saya banyak mengalami ujian hati. Mulai dari kesibukan mengurus dua balita tanpa ART, menjadi ibu bekerja sehingga membuat saya sering kelelahan. Ternyata efeknya cukup panjang. Saya menjadi seorang pribadi yang tidak stabil secara emosional. Saya menjadi seorang ibu yang cepat marah, mudah menangis, mudah mengeluh dan meratapi nasib. Hingga saya pun pernah menyalahkan kehidupan. Rasanya malu jika mengingat hal tersebut, karena ternyata kebahagian itu bukanlah dicari melainkan diciptakan.

Butuh beberapa waktu bagi saya untuk memahami hal tersebut. Ternyata saya bisa memahaminya saat memasuki #usiacantik. Sebelumnya saya kurang mampu memahami pertanda kehidupan. Saya terlalu larut dalam berbagai kegelisahan dan keributan yang terjadi di dalam diri. Namun, ternyata saat memasuki #usiacantik, saya lebih bisa membuka mata, telinga, dan pikiran. Sehingga sedikitnya bisa memahami apa yang terjadi dalam kehidupan. Jika di dalam diri tenang, kehidupan pun lebih tenang. Namun, sebaliknya jika di dalam diri terjadi keributan maka kehidupan pun gonjang-ganjing. Awalnya saya menyesalkan kenapa baru memahaminya sekarang? Kenapa tidak dari dulu memahaminya. Kenapa harus mengalami berbagai ‘penderitaan’ (versi saya) untuk bisa memahami tersebut? Ternyata, memang Allah Swt. memberikan jawaban pada saat saya sedang berada di #usiacantik, usia matang.

Setelah memahami bahwa bahagia itu diciptakan, saya mulai belajar memaafkan. Ini merupakan proses Self Healing yang saya jalani.


Saya memaafkan diri saya sendiri, memaafkan masa lalu saya, memaafkan orang-orang yang saya rasa pernah menyakiti saya, baik itu orang yang dekat maupun orang yang jauh. Ternyata memang menyimpan dendam itu tidak baik. Analogi menyimpan dendam sama dengan kita menyimpan bara api dalam tubuh yang sedikit-sedikit menghanguskan jiwa dan raga kita. Saat kita ingin melemparkan bola api kepada orang yang kita dendami ternyata yang terlebih dahulu terbakar adalah tangan kita. Jadi, sangatlah penting mampu memaafkan. Setelah sedikit demi sedikit memaafkan, jiwa saya terasa lebih tenang. Saya bagaikan seseorang yang terlahir kembali dengan perasaan baru yang lebih ringan Sungguh, saya merasa usia 35 ini benar-benar #usiacantik bagi saya. Kecantikan yang dimulai dari dalam dan terpancar keluar.

Keributan di dalam sudah bisa saya tangani sehingga perasaan tenang sudah terpancar. Namun, walaubagaimana pun saya tetap harus memperhatikan masalah kulit wajah. Usia tidak bisa berbohong, tanda penuaan dini sudah muncul di wajah. Noda-noda hitam membandel yang sulit dihilangkan, kerut-kerut halus di sekitar mata sudah mulai terlihat. Itulah risiko menjadi seseorang yang lebih matang. Saya sudah mulai meninggalkan masa ranum kehidupan dan menuju masa pengayaan kehidupan. Oleh karena itu, saya tetap harus mempersiapkannya baik secara mental maupun fisik. Secara mental, sedikitnya saya sudah menemukan jawabannya. Lalu bagaimana dengan persiapan fisik? Ya, yang harus saya lakukan adalah melakukan perawatan kulit agar di #usiacantik ini saya masih bisa bersinar maksimal. Apa yang saya butuhkan? Tentunya sebuah produk perawatan kulit yang sesuai untuk #usiacantik.


Saya pun mulai mencari tahu lebih banyak mengenai produk perawatan kulit yang sesuai untuk #usiacantik. Ternyata memang banyak produk perawatan kulit namun tidak banyak yang benar-benar sesuai dengan saya butuhkan. Saya pun teringat sebuah bran international yang produknya cocok untuk kulit Asia yaitu L’oreal Paris. Saya pun membuka web lorealparisindonesia dan mendapatkan informasi mengenai produk terbarunya. Produk tersebut cocok untuk perempuan yang memasuki #usiacantik. Nama produknya adalah L’oreal Paris Revitalift Dermalift yang mengandung Centella Asiatica. Produk #LorealDermalift ini memiliki aksi maksimal dalam mencegah timbulnya kerutan dari dalam dan memperbaiki kerutan dari luar.

Seriring bertambahnya usia, kulit pun mulai mengalami perubahan yang siginifikan. Tanpa disadari, ternyata saat bertambahnya usia, ada 8 titik keritan yang muncul, yaitu dahi, kelopak mata, sekitar mata, antara mata, kantung mata pipi, area di atas bibir, dan leher. Waah, saya sendiri sering melupakan hal tersebut padahal semua titik tersebut sudah mulai muncul perubahan dan saya pun mulai mengkhawatirkannya. L’oreal Paris memahami tersebut sehingga menghadirkan produk yang bisa menjadi solusi persoalan kulit wajah tersebut.

Revitalift Dermalift mengandung teknologi yang mengaktifkan 8 Natural Lifter di kulit wajah dan membantu regenerasi kulit sehingga keelastisan dan kekencangan kulit pun terjaga. Dengan produk ini, kerutan bisa berkurang dan noda pun tersamarkan. Ahaaaa ….! Ini merupakan perawatan kulit wajah yang saya butuhkan. Saat memasuki #usiacantik, saya membutuhkan produk yang menunda penuaan dini dan produk ini mampu mengurangi kerutan sebanyak 27% dan meningkatkan kekencangan sebanyak 35% di 8 titik wajah.


Saya sadar, saya tidak akan mampu kembali ke masa 10 tahun silam. Masa saya dalam keadaan segar baik fisik dan mental. Perjalanan 10 tahun ini saya banyak mengalami peristiwa besar yang tentunya mengubah saya baik secara fisik maupun mental. Entah itu perubahan yang lebih baik ataupun buruk. Kesemuanya itu tentu memperkaya diri saya saat memasuki #usiacantik. Sehingga, sekarang saya bisa menikmati dan mensyukuri setiap detik yang terus berjalan dalam kehidupan saya. Saya bisa melihat lebih jernih suatu persoalan tanpa mengedepankan emosi. Saya tahu, saya masih dalam tahap belajar. Ini baru permulaan, permulaan saya bisa melihat persoalan dengan jernih dan permulaan saya bisa lebih aware dengan perawatan kulit di #usiacantik. Setelah saya mampu menangani bagian alam diri saya, saya percayakan bagian luar diri saya dengan perawatan kulit #LorealDermalift.

Rangkaian perawatan kulit wajah dari L’oreal Paris Revitalift Dermalift terdiri atas cleansing foam, night cream, dan daycream. Cleansing foam berfungsi untuk membersihkan kulit wajah dari kotoran yang menyumbat pori-pori. Night cream berfungsi untuk melakukan perawatan kulit wajah dari dalam. Sementara daycream berfungsi melindungi kulit wajah dari sinar matahari yang bisa mempercepat penuaan dini.

Pertama-tama saya menggunakan cleansing foam pada malam hari menjelag tidur. usapkan dengan merasa ke kulit wajah, lalu bilas dengan air. Setelah terasa bersih, lap dengan handuk yang lembut. Lanjut ke perawatan selanjutnya yaitu penggunaan night cream. Oleskan secara merata dan biarkan meresap di kulit. Night cream pun akan bekerja maksimal selama kita tidur.

Keesokan paginya, sebelum berangkat kerja, saya cukup membasuh kulit wajah dengan air hangat. Selama tidur tidak ada kotoran yang menempel, khan. Selain itu, terlalu sering membersihkan wajah dengan sabun juga bisa membuat kulit kering. Selanjutnya saya menggunakan daycream yang dioles merata di kulit wajah. Jika ingin riasan agak tebal saya menambahkan foundation. Saya tidak menggunakan bedak lagi. Setelah poles alis, mata, dan bibir, saya pun siap bekerja.


Buat mbak-mbak cantik yang lain, bisa banget lho menunjukkan cantikmu atau jika belum #UsiaCantik bisa menceritakan perempuan di sekitarmu yang sudah usia 35+ di media sosial dengan hashtag #UsiaCantik. Ikuti juga lomba blognya di http://bloggerperempuan.com/usiacantik/ yang berhadiah kamera mirrorless, smartphone, serta puluhan voucher plus paket L’oreal Paris Revitalift Dermalift.

Saya barsyukur bisa menciptakan kebahagiaan di #UsiaCantik. Bagimana dengan Anda?

 

.

 

 

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

125 Responses

  1. kania says:

    Memaafkan itu butuh jiwa yang besar ya mba, yg utama tentu memaafkan diri sendiri agar bahagia tercipta. Saya juga tetap berproses untuk ini 🙂

  2. echaimutenan says:

    cantik mbak. mba rani yang alus dan kalem kalau aku liat darri tulisane :*

  3. Mbak Ranii cantikk aku nggak ngangka usia udah segituu

  4. Ratusya says:

    Cantiknyaaaaaa.
    Ahh ikan buntal abis lahiran mah biasaaaaaa hahaha

  5. Uwien says:

    Cantiiiiiik. Aku mau pake produk ini juga ah nanti 6 tahun lagi. 🙂

  6. ulasan yang bagus dan menginspirasi. Kalau saya sih sekarang memasuki #UsiaGanteng hehee

  7. Julia Amrih says:

    Alhamdulillah bisa nyampai di usia cantik ya Mba’, semoga sehat selalu.. 🙂

  8. Indri Noor says:

    Uhuiii…ga keliatan kalo udah usia cantik ko.. masih imut

  9. Dedew says:

    Mba Rani cantik, Alhamdulillah akhirnya dikaruniai anak setelah menanti tujuh tahun.. terharu bacanya.. ditunggu buku anaknya mba..

  10. Nia Haryanto says:

    Iya, aku juga gak nyangka Rani udah masuk usia cantik. Kirain baru 30. Cantik dan seger banget sih. Btw, setuju banget. Bahagia itu diciptakan, ya, bukan dateng begitu saja. Apalagi setiap hari, selalu aja ada tantangannya. Kalo gak berusaha menciptakan, kayaknya gak bisa-bisa deh bahagia. 🙂

    • Hahahahaa..udah berapa lama kita kenal, udah dari zaman dahulu kala ya teh nia, ketemu lagi pas ngeblog, kayaknya liat teh nia dari dulu nggak berubah, teteup imut dan cantik

  11. kartina says:

    Mba rani justru sy liat sekarang langsing bener…manis dan senyumnya memberikan energi kehangatan. Semoga usia cantik ini adalah momen dimana kita bisa melihat segala sesuatu yg Allah anugerahkan ke kita…rasa syukur atas segala nikmat-Nya…cantik itu sama halnya dgn kebahagiaan .harus diciptakan

  12. Ade Anita says:

    Rani selalu kalem dan keibuan. Udah karakternya gitu kayaknya. Terlihat dari gaya nulisnya. Tenang dan damai.

  13. Duh, bisa memaafkan diri sendiri aja udah sangat membantu diri kita ya mba. Btw Mba Rani yang saya lihat sekarang, tidak seperti ikan buntal lho! Syakeep 🙂

  14. Koko Nata says:

    Wah, nggak nyangka. Ternyata pergulatan batin seorang Rani Yulianty begitu hebat…

  15. Ida Tahmidah says:

    Teh Rani meni cantik….gak kebayang ada yg bilang ikan buntal….hihi…75 kg ..ga ada bekasnya da
    alhamdulillah sdh normal skrg ….:)

  16. Ety Abdoel says:

    Memaafkan masa lalu, membuat hidup kita selanjutnya jadi lebih ringan. Dendam itu beban banget ya Mba.
    Duh, panggilannya..ikan buntal. Tapi nggak ah, Mba Rany cantiik kok apalagi setelah pake loreal Revitalift Dermalift.

  17. Inna Riana says:

    memaafkan, self healing… aih langsung terhanyut aku mba. usia cantik memang usia matang untuk bisa menerima keadaan dengan hati lapang dan penuh syukur.
    kalau aku merasa semakin bahagia di #usiacantik ini. alhamdulillah 🙂

  18. 7th teh? Masya Allah.. luar biasa sabar, tp setiap kita pasti dkasi dwaktu yg terbaik n tepat sm Allah.
    Udah 35 asa msh awet muda ah teh 😉

  19. Kang Alee says:

    Kayaknya bisa ditularkan ke ci Bunyang neh

  20. Bener teh, kalau bahagia maka auto cantiknya

  21. teh Rani mah udah geulis hihi, aku setuju kalau bahagia emang bikin cantik

  22. khairiah says:

    cantik ahmbak rani, bener banget kebahagiaan diciptakan

  23. Winda says:

    Bener banget mba, kebahagiaan itu di ciptakan bukan di dambakan. Tapi saya ga nyangka mba Rani udah masuk usia cantik, soalnya masih kelihatan 30an gitu hehee apalagi pas pakai sepatu keren itu

  24. Yulia says:

    Ah.. Ran, kamumah masih muda banget dan emang wajahmu itu keibuan… itu setelah beberapa kali kita ketemu.. semoga hidup Rani makin bahagia ya..

  25. nunik utami says:

    Apa kabar, Teh? Lama nggak kontak ternyata muncul-muncul makin cantik aja 😀

  26. Aihh, suka banget sama tulisannya. Semangat terus ya Ran, tunjukkan kalau kamu bahagia di yang #usiacantik ini.

  27. Vita Masli says:

    Usia boleh bertambah tapi kulit wajah harus tetap terawat. Setuju!

  28. Qori Amalia says:

    aku ikut bahagiaaaaa…

  29. Yuni Erlina says:

    Mau ah coba l oreal juga

  30. Sandra says:

    Mba Rani masih tetap cantiiik kok! Aku pun abis lahiran mirip ikan buntal & ngga balik lagi ke posisi awal BB hiks.. Tp setidaknya wajah tetap cerah ceria berkal Loreal Dermalift Revitalift ya Mba 😀

  31. Ivonie says:

    Memaafkan dan mengendalikan emosi ini yng mesti saya perbaiki sebelum memasuki usia cantik yah. Beneran capek kalau blm bisa memaafkan masa lalu. Hidup serasa blm sepenuhnya bahagia meski di luar kelihatannya sangat bahagia

  32. Astri Damayanti says:

    Masih cantik di usia cantik
    semoga tambah cantik lahir batin ya Rani

  33. heri tohari says:

    oh … ternyata begitu ya yang dialami perempuan saat usianya bertambah

  34. Abdul Wahab says:

    jadi inget ummi di rumah

  35. mamang says:

    waaah. buat istri kayaknya belum cocok nih, usia istri masih muda belum usia matang

  36. tio says:

    wah, ternyata begitu ya kalau ibu-ibu, semangat bu

  37. Dian melani says:

    Waaah, teteeh udah usia cantik yaaa…hehehee

  38. Ipeh Alena says:

    Ikan buntal astaga…
    Kalau saya malah dikomentarin “Peh, elu kelamaan berendem di minyak tanah ya.”
    Dikata bola bekel kali saya :D. Tapi, emang perjuangan banget ya Mba, menjaga tubuh agar tetap sehat dan berat badan tidak berlebihan.
    Juga biar wajah gak cepet tua, butuh banget perawatan yang tepat.

  39. agi pranoto says:

    Mbaaak, salam kenal
    asli ga keliatan kalo udah usia cantik mbak, kirain kita seumuran~ huhuhu.

  40. Raaaaan….
    Aku pertama ketemu dirimu waktu lagi hamil, dan kagum banget karena masih lincah & gesit walopun lagi hamil gede…

    Makanya pas ketemu lagi abis lahiran aku kaget, dikau udah langsing ah :))

    Bahagia terus yah Raaaaan 😉
    Jangan lupa nge-drama hehe *penting*

  41. Teteh cantik banget, emang gak keliatan kalau udah masuk #usiacantik

  42. Mbaaaak…sayapun masih ingin hamil lagi. Dan karena saya udah masuk 39, kemungkinan besar, kalaupun terlaksana itu akan di atas 40. Ha..ha… Usia 35 ke atas, perempuan memang bukan saja makin cantik. Tapi juga mature, penuh pertimbangan, dan tahu pasti apa yang diinginkannya

  43. Memaafkan tuh kunci menuju hidup lebih lega dan bahagia ya mbak, ntah kenapa saya yang makin dewasa susah memaafkan orang lain dibandingkan dulu ketika saya masih remaja. Mungkin ketika makin dewasa pun kita semakin sensitif. Ga memaafkan juga ibarat kayak bawa beban tiap hari karena amarahnya jadi ga selesai selesai. Saya sadar banget sih memaafkan adalah kunci hidup kita untuk lebih legowo dan menyambut kebahagiaan yang datang. Semoga saya juga bisa berbenah diri seperti mbak rani sebelum menjelang #usiacantik nanti.

  44. FajrInfo says:

    Bingung mo komen apa euuyy, terpesona sama si tetehnya…

  45. mantap mbaa artikelnya
    salam blogger….

  46. Rotun DF says:

    Yaampuuun, Mba Rani cantik sangat gitu masa dikatain ikan buntal, hahahaha.
    Kalau aku malah nggak mau lah Mba balik ke 10 tahun yang lalu. Itu aku masih belum tau perawatan apa2, masih poloooss dengan kulit gosong terbakar matahari, hihi.

  47. CatatanRia says:

    saya malah pengen mba abis lahiran endut ya setidaknya berisi gitu, eh tiap abis lahiran malah segitu2 aja hehehe. diusia kepala 3 memang butuh perawatan kulit ya mba, saya jg merasa mulai ada kerutan dan kusem nih 😛

  48. Mba udah menerbitkan 100-an buku anak? Masya Allah, keren banget. Sekarang saya juga sudah di usian cantik tapi biar begitu gak mau kalah dong dengan yang masih usia imut. Semoga saya bisa ikutan produktif kayak kamu, mba…..

  49. Vinz says:

    masih cantik yaaa…

  50. Kok ga kayak 35 tahun mba?? Kayak 30an awal. Tetep awet muda ya mba.

  51. Keke Naima says:

    Nah, itu saya pun sempat sering galau gara-gara urusan BB usai melahirkan. Tapi, memang kebahagiaan harus diciptakan, ya. Cape juga kalau galau melulu 🙂

  52. teteh tambah langsing nih sekarang jadi makin seger juga wajahnya kayaknya cocok nih sama loreal revitaliftnya, mudah-mudahan bahagia terus, amiin 🙂

  53. Seger wajahnya Mba Rani, aura nya kepancar banget hehe

  54. tutyqueen says:

    saya bersyukur banget di usia cantik ini saya tambah aktif dan banyak prestasi yang didapatkan…nggak khawatir tambah umur yang penting awet muda 😀

  55. adetruna says:

    rame bener yang komentar … ini sih pengaruh #UsiaCantik kayaknya … Anger Management-nya keren, termasuk dalam memaafkan. Patut ditiru nih — terima kasih sudah berbagi 🙂

  56. Analogi menyimpan dendam sama dengan kita menyimpan bara api dalam tubuh yang sedikit-sedikit menghanguskan jiwa dan raga kita. Saat kita ingin melemparkan bola api kepada orang yang kita dendami ternyata yang terlebih dahulu terbakar adalah tangan kita. Jadi, sangatlah penting mampu memaafkan. >>> saya suka statemen ini mbak…memang seharusnya begitu…:)

  57. Suka banget pada bagian ini:
    “Setelah memahami bahagia hanya bisa diciptakan, saya mulai belajar memaafkan”

    Setuju, mbak. Menyimpan dendam dan kebencian hanya menyisakan kepenatan.
    Menggerogoti aura positif, sangat intimidatif.

  58. Ophi Ziadah says:

    anak pertama aku pun obesitas hahah naik 17 kilo dan pasca melahirkan babynya hany 2,5 kg. sisanya nempel di badan.
    tp kemudian di anak ke 2 dan ke 3 alhamdulillah ga ada kenaikan signifikan.
    btw proses memaafkan ini challenging banget ternyata terlebih saat lukanya masih terasa sakit saat ada yg mengorek. Tp bener banget klo sdh bs memaafkan bakalan lega dan menang banget.

  59. Wogh, sama ternyata ya problem kita. Habis melahirkan tuh memang stress banget soal berat badan :)) Alhamdulillah ya klo di #UsiaCantik ini sudah bisa menciptakan kebahagiaan kita sendiri.

  60. dina safitri says:

    wah, seneng ya mbak udah komplit anaknya, laki2 dan perempuan, hihi.. saya yg 1 bayi aja kadang kewalahan, apalagi 2 balita tanpa art ya mbak.. salute buat mbak rani, udah gitu tetap terlihat awet muda lagi, hehe.. salam kenal ya mbak^^

  61. Susindra says:

    Iya Mbak, dendam itu sangat tidak baik.

    Wah, rahasianya apa Mbak, dari olokan ikan buntal jadi lebih proporsional?

    yang penting sekarang tambah cantik, baik dan berpikir lebih jernih meski kadang tersandung masalah/olokan.

  62. keren banget dah artikelnya mba,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *