Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Menghilangkan bau mulut saat puasa

Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa memang mesti diperhatikan. Sadar atau tidak sadar, saat berpuasa, kadang saya kurang percaya diri, khawatir bau mulut. Saat berpuasa, kita memang rentan mengalami problem bau mulut karena seharian tidak makan dan minum. Enzim-enzim yang biasa digunakan untuk makan dan minum tidak digunakan.

Oleh karenanya, sebaiknya memang problem bau mulut ini lebih diperhatikan biar tetap percaya diri walaupun sedang berpuasa. Walaupun kata orang, bau mulutnya orang yang berpuasa itu bagai bau minyak kesturi tapi tetap saja jika bikin tidak percaya diri sebaiknya dihilangkan, bukan?

Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan saat menjalankan ibadah puasa. Bahkan, sebaiknya problem bau mulut ini dicegah, ya. Lalu bagaimana cara menghilangkan bau mulut saat puasa?

1. Menghindari makanan beraroma menyengat
Pada hari-hari biasa, saya dan keluarga memang kadang suka mengonsumsi makanan berbau menyengat seperti jengkol dan pete. Bagi yang belum tahu kenikmatan haqiqi kedua makanan tersebut, sebaiknya jangan coba kalau tidak mau ketagihan. Nah, saat berpuasa sebaiknya menghindari kedua makanan tersebut kalau tidak mau dijauhi teman bicara.

2. Menghindai makanan dan minuman mengandung kadar gula tinggi. Ternyata makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi bisa menyebabkan bau mulut karena bakteri yang berkembanb di dalam mulut. Padahal kalau buka puasa, pengennya makan dan minum yang manis-manis, bukan? Kalau mau bebas dari bau mulut saat berpuasa, sebaiknya menghindari makan dan minum yang manis, ya.

3. Memperbanyak minum air putih. Minum air putih memang banyak manfaatnya. Nah, apalagi saat berpuasa agar terhindar dari dehidrasi. Jadi walaupun berpuasa, saat malam hari usahakan tetap minum 8 gelas sehari, bisa 4 gelas saat berbuka puasa, dan 4 gelas saat sahur. Lebih banyak lagi lebih baik tentunya.

4. Saat buka minum perasan air jeruk lemon. Nah, ini andalan saya minum perasan jeruk lemon. Pada hari-hari biasa pun saya konsumi perasan jeruk lemon, dan saat bulan Ramadhan saya minum perasan jeruk lemon pada saat takjil. Jadi saat adzan maghrib langsung minum ini. Begitu pun saat sahur, saat bangun tidur saya minum perasan jeruk lemon, tunggu beberapa menit, bisa digunakan waktunya untuk menyiapkan menu sahur. Barulah makan sahur. Hasilnya, selain badan terasa lebih sehat ternyata membebaskan problem bau mulut karena lambung pun rasanya lebih nyaman.

5. Berkumur air garam saat mau tidur. Ini juga penting sekali untuk menghindari bau mulut yaitu dengan cara berkumur air garam sebelum tidur. Cara ini membuat bakteri-bakteri di dalam mulut tidak berkembang biak dan menyebabkan bau mulut.

6. Sikat gigi setelah sahur. Penting sekali menyikat gigi setelah sahur, fungsinya membersihkan kotoran di dalam mulut dan membasmi bakteri yang bisa berkembang. Selain itu tentunya membuat mulut lebih segar dan gigi pun sehat.

Cara-cara tersebut bisa dilakukan secara rutin untuk menghindari bau mulut saat berpuasa. Namun bagaimana jika bau mulut tiba-tiba menyerang? Jangan dulu panik, bisa segera berkumur dengan mouthwash. Tapi tetap hati-hati mesti pilih moutwash yang tidak mengandung alkohol. Selain itu, jangan sampai saat berkumur, cairan moutwash tertelan ya karena bisa membatalkan puasa. Nah, malah jadi rugi khan puasanya batal karena problem bau mulut.

So, menghilangkan bau mulut saat puasa itu bisa dilakukan, syaratnya mesti telaten ya, dan rutin melakukan perawatan gigi dan mulut. Selamat menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan bebas dari bau mulut.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *