Menikmati Alam dari Tebing Keraton, Tempat Wisata di Bandung

Design

Menikmati Alam dari Tebing Keraton, Tempat Wisata di Bandung.Terdengar bunyi ringtone smartphone berdering, sedikit membuat mata yang terpejam pun melek kembali. Terlihat nomor berawalan 0818 di layar ponsel. Saya agak mengerutkan kening, ada tanya dalam dada, siapa ya yang kira-kira menelpon di waktu yang agak larut ini.
Saya pun menyentuh layar ponsel, terdengar suara riang seorang perempuan yang saya kenal. Ya, dia Vido, teman semasa kuliah yang kini tinggal di Surabaya.
“Haloo, Rani..kamu lagi ngapain? Besok aku ke Bandung, lho,” ucapnya cepat.
“Hai, Viiid, duh kamu ngagetin aja, kirain siapa nelp malem-malem,”
“Hahaa..sory…sory, itu nomor baru aku. Eh, besok aku ke Bandung, kamu bisa temani aku, aku pengen banget ke Tebing Keraton. Kamu udah ke sana? Pastinya udah dong ya, masa orang Bandung belum pernah ke sana,” cerocosnya cepat.
“Halaaaah, aku belum pernah ke sana, pengen juga euy ke sana tapi belum ada waktu aja,” jawab saya.
“Wah, kalau gitu, besok kita ke sana, yuuuk, aku sewa mobil,”
“Oke, siiiip,”
“Besok aku kabari lagi ya kalau udah sampai Bandung,”
“Siiip, ditunggu ya kabarnya.”
“Oke, sampai ketemu besok, yaa,”
Mata yang tadinya sudah mulai kereyepan pun sekarang segar kembali. Saya pun langung tekan browser di layar ponsel, untuk mencari informasi tentang Tebing Keraton, salah satu tempat wisata di Bandung. Masa orang Bandung enggak tahu sama sekali, minimal browsing dululah biar ada info sedikit. Untungnya udah pakai XL jadinya lancar deh cari infonya. Sekali ketik keywords ‘Tebing Keraton’ langsung bermunculan deretan infonya di dunia maya. Oke, jadi keasyikan deh mantengin ‘Tebing Keraton’ di layar ponsel. Kayaknya seru juga tuh foto-foto di sana.

Keesokan harinya, Vido kembali menelpon dan mengabari kalau dia sudah landing di Airport Husein Sastranegara dan langsung menuju hotel tempat nginep. Rupanya dia sampai ke Bandung dini hari. Lalu, saya pun bersiap menuju hotel tempat dia menginap. Di sana, Vido sudah menunggu di loby hotel. Kami pun segera menuju mobil sewaan yang sudah menunggu dengan manis di parkiran.

“Vid, sopirnya hapal jalan ke sana, nggak? Soalnya aku mah nggak hapal euy,”
“Hehehe…katanya sih hapal, udah beberapa kali ke sana.”
“Siiplah,”
Kami pun duduk dengan manis di mobil. Untungnya sang driver memang tampaknya sudah sangat hapal jalan. Kami pun anteng ngobrol sepanjang jalan.

Tanpa terasa, perjalanan sekitar satu jam pun dilalui. Kami tiba di lokasi bawah. Sayangnya naik ke atas, mobil tidak bisa lewat. Di sana sudah banyak ojek yang siap mengantar kami ke atas. Berhubung kami ingin sedikit bertualang, kami memutuskan jalan kaki. Kami pun menikmati jalan menuju atas. Perjalanannya tidak jauh kok, sekitar 30 menit. Hehehe..tapi lumayan pegel juga. Tapi rasa pegal yang kami rasakan terbayarkan saat tiba di lokasi.

1489766892626

Kami masuk lewat pintu depan dengan membeli tiket terlebih dahulu. Begitu masuk, kami disambut jalan setapak yang diapit pepohonan kecil yang berjejer rapi. Kondisi di dalam memang tampak rapi dan bersih. Kami pun terus jalan, hingga sampai di spot yang dituju, sebuah tebing yang diberi pagar. Dari atas tebing, tampak pemandnagan pegunungan hijau yang begitu menyejukkan mata. Subhanallah, kami girang bukan kepalang.

Kami pun sempat foto-foto di sana. Saya coba nekat keluar batas pagar dan berfoto di atas batu. Hahaha..saat asyik berfoto didatengi petugas yang melarang kami berfoto di sana karena bahaya. Hehehehe…emak-emak nekad ini mah judulnya.

1489767180985

Kami puas-puasin foto-foto dan mengeksplorasi Tebing Keraton. Kami pun sempat duduk di tempat yang disediakan. Hmm..asyik juga ya ngobrol santai di suasana pegunungan. Saya dan vido pun berlomba posting foto di akun sosial media kami masing-masing. Kami memakai provider yang sama, dan hasilnya triiing, foto kami terposting barengan. Hahahaha…lucu juga ya lomba posting foto.

1489767040091

Setelah agak siang dan matahari sudah agak tinggi, kami pun memutuskan turun ke bawah. Vido dan saya sudah cukup puas menikmati alam Bandung yang indah. Perut kami pun sudah keroncongan.

Menurut saya, Tebing Keraton memang tempat wisata di Bandung yang cukup menarik untuk dikunjungi. Untuk sekadar menikmati pemandangan hijau yang menyejukkan mata dan membuat pikiran lebih fresh. Sesekali, saya memang perlu keluar dari rutinitas kerja, asap knalpot yang memerihkan mata, dan hiruk pikuk keramaian kota. Sesekali bersantai dengan sahabat dengan tetap terkoneksi internet memang sebuah liburan singkat yang menyenangkan.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

12 Responses

  1. Awan says:

    Duuuh kece bangat ini Tebing Keraton, semoga saya bisa mampir ke sana juga d as lam waktu dekat ini. Aamiin

  2. Emang ya Bandung itu bikin jatuh cinta, aku mau juga jalan-jalan keBandung lagi hehe

  3. cputriarty says:

    Nama destinasi wisatanya unik yaa mbak tebing keraton.Bisa juga utk selfi2an, eeh awas jgn smpe nyerempet bahaya ajaa

  4. Ahmed Tsar says:

    Issh beneran itu keren foto-fotonya. Backgroundnya pemandangannya caem pisan, efek dari ketinggian dan alam yang indah

  5. Wah teh Rani kekinian bangeeet ya.. Aku belum kesampean kesini, indah banget ya. Hutannya mirip pemandangan di The Lodge yah adem ke mata

  6. Penjaja Kata says:

    Ih meni berani foto di batu itu, teh. Aku mah takut nyorosod ka handap da, jadi cuma bisa difoto di pager2 nya hehehe

  7. Aaahh pengen ke sini belum kesampaian terus..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *