Pindah Kuadran dari Pegawai Menjadi Pengusaha, Sulitkah?

Pindah Kuadran dari Pegawai Menjadi Pengusaha, Sulitkah_

Pindah Kuadran dari Pegawai Menjadi Pengusaha, Sulitkah? Itu merupakan pertanyaan besar yang sampai sekarang belum saya temukan jawabannya. Sudah sejak lama mimpi memulai bisnis sudah terpendam. Namun, ternyata memulai bisnis tidak semudah diceritakan para pengusaha muda Indonesia yang sudah sukses meraih impiannya.Usia saya sudah tidak muda lagi. Bahkan, status saya sebagai seorang istri dan seorang ibu tentunya bukanlah hal ringan untuk melangkahkan kaki ke zona berikutnya.Zona tidak nyaman. Apalagi saya sudah terbiasa menjadi seorang pegawai yang rutin mendapat gaji. Kultur keluarga pun bukan keluarga penguasa melainkan kluarga pegawai negeri yang semuanya sudah teratur antara pemasukan dan pngeluaran.

Dulu saat keinginan menjadi pengusaha begitu menggebu, saya mmbaca buku Robert T.Kiyosaki Rich Dad Poor Dad yang isinya kurang lebih tentang CashFlow Quadrant. Menurutnya ada 4 cara kita mendapatkan cashflow yaitu dengan menjadi employee, selfemployee, business, dan investor. Membaca buku tersebut membuat saya ingin berpindah kuadran dari pegawai menjadi pengusaha sehingga saya pernah merintis bisnis MLM yang menjual produk skincare dan kosmetik. Sebenarnya, saya sudahmencapai level yang lumayan saat merintis MLM tersebut. Namun ternyata mental saya belum kuat untuk menanjak terus. Sehingga saya memilih untuk berhenti dan mengerjakan apa yang saya suka.

sumber gambar: http://www.authorstream.com

sumber gambar: http://www.authorstream.com

Pindah kuadran dari pegawai menjadi pengusaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetap dibutuhkan persiapan yang matang, kemampuan yang cukup. Mungkin saya memang terlalu banyak berpikir dan ragu untuk melangkah. Hingga sampai saat ini, saya masih tetap berstatus pegawai yang digaji. Namun, keinginan untuk memulai bisnis masih tetap ada. Apalagi setelah melakukan tes finger analysis, ternyata saya lebih cocok menjadi selfemployee atau investor. Peluang untuk bisa bebas berkarya dan bereksplorasi lebih luas jika menjadi selfemployee dan investor. Namun, semua itu kembali pada faktor keberanian melangkah.

Sering sih timbul rasa iri dan keinginan saat membaca profil pengusaha muda Indonesia. Namun, semangat itu bagai kompor yang menyala saat memanaskan air. Jika air sudah mendidih, semangat itu kembali padam. Sehingga, saya harus menguatkan mental agar nyala semangat itu tidak mudah padam.

Rencana untuk memulai bisnis sudah ada.Tinggal mengumpulkan keberanian melangkahkan kaki dan yakin dengan kemampuan. Keberanian untuk menghadapi keadaan yang mungkin tidak stabil setiap harinya. Keberanian untuk menghadapi tidak memiliki gaji tetap karena sudah bukan lagi berstatus karyawan.

Di atas semua keinginan itu, harapan saya, saya masih tetap bisa melakukan apa yang saya suka yaitu membaca dan menulis.Kedua hal tersebutlah yang sampai saat ini membuat saya tetap bertahan dalam memegang impian. Jadi, apakah pindah kuadran dari pegawai menjadi pengusaha, sulit? Itu tergantung keberanian saya dalam mengambil keputusan dan melangkah.Kita tunggu saat berikutnya.

 

 

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

8 Responses

  1. Semangat Teh, memang butuh keberanian yang besar kalau mau pindah kuadran 🙂

  2. Tidak ada yang mudah, apalagi kalau pas jadi karyawan sudah begitu nyamannn sekali. Butuh perjuangan keras!

  3. akupun sedang dalam fase itu nih. dari pekerja menjadi pengusaha sendiri… huuuu tidak mudah ternyata.. tapi insyaallah dengan niat yang baik pasti bisa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *