Kenapa Susah Move On dari Reply 1988?

5 sekawan lagi ngumpul

5 sekawan lagi ngumpul

Kenapa Susah Move On dari Reply 1988?Fiuuuhh… Tarik napas. Akhirnya selesai juga nonton drama ini. Puas. Itulah yang saya rasakan saat menonton Reply 1988. Setelah sebelumnya baper dengan Chilbong di Reply 1994, saya maju mundur saat memutuskan mau nonton Reply 1988. Bukan apa-apa, baper gara-gara drama itu nyesek banget, hiksss…
Taraaaa… akhirnya setelah memantapkan hati untuk move on, episode 1 pun dimulai. Langsung tarik napas karena drama ini baaaaguuuusss banget. Episode 1 sudah bikin nangis dan ketawa ngakak. Drama ini emang komplet banget, dalam satu saat bisa nangis dan tertawa berbarengan. Acungin jempol deh buat para aktor dan aktris yang udah mengauk-aduk emosi penonton kayak saya.

Saya suka dengan Reply 1997. Nonton Reply 1994 pengen bikin nendang kulkas melihat nasib Chilbong yang ganteng, kiyut, harus patah hati. Namun, ternyata sakit hati Chilbong terbalaskan di Reply 1988. Hahahaha … Sama seperti Reply 1994, Rply 1988 menampilkan sosok atlet berprestasi. Jika di Reply 1994, Chilbong seorang atlet baseball terkenal dan berprestasi, di Reply 1988 Taek seorang pemain baduk berprestasi yang sering memenangkan pertandingan. Sama seperti Chilbong, di awal-awal episode Taek tidak terlalu digambarkan kehidupannya karena dia seorang pemain baduk terkenal dan sibuk dengan pertandingan baduk. Jadi yang sering kumpul hanyalah berempat yaitu Duk Seon, Jung Hwan, Dong Ryong, dan Sun Woo.

Prasangka Second Lead Male
Dari awal episode saya sudah berprasangka yang akan jadi Second Lead Male adalah Taek. Mengingat kesamaan beberapa kemiripan dengan Chilbong. Walaupun di awal ada kesan bahwa Sun Woo yang suka dengan Duk Seon walaupun itu hanyalah reaksi geer dari Duk Seon. Ternyata Sun Woo suka dengan Bo Ra, kakak Duk Seon. Saya berprasangka Jung Hwan adalah First Lead Male karena dari awal sudah memperlhatkan bahwa dia suka dengan Duk Seon. Namun, karakternya yang dingin membuatnya sulit mengungkapkan perasaan pada Duk Seon. Rumah mereka pun menyatu, Duk Seon di lantai bawah dan Jung Hwan tinggal di lantai atas. Sehingga tentunya mereka sering bertemu walaupun bertengkar. Dalam drama korea, pola asmaranya biasanya berantem-beranteman dulu baru deh ternyata menyimpan rasa suka. Hahaha… tapi rupanya Reply 1988 benar-benar membuat saya kecele. Saya dibuat bingung dengan siapakah sebenarnya First Lead Male and Female, dibuat bingung karena setiap karakter dalam drama punya ‘cerita’ dan porsinya cukup merata.

Paling suka kalau mereka udah ngumpul di kamar Taek

Paling suka kalau mereka udah ngumpul di kamar Taek

Saya sudah berprasangka bahwa akan terjadi perebutan seorang perempuan cantik oleh dua orang lelaki. Jujur, saya shiper pasangan Duk Seon dan Jung Hwan. Kenapa? Karena dari awal episode Jung Hwan sudah memperlihatkan rasa suka dengan perhatian-perhatian kecil yang begitu manis. Jung Hwan melindungi Duk Seon di bus, Jung Hwan selalu memperhatikan Duk Seon. Sayang, Duk Seon tidak menyadari semua perhatian Duk Seon.

Taek cakep, deh

Taek cakep, deh

Saya tidak mendukung Taek bukan karena Taek kurang perhatian. Jujur, Taek sudah membuat saya jatuh cinta dengan wajahnya yang begitu polos. Suka banget dengan senyum Taek yang begitu polos kayak anak kecil. Rasanya sayang banget kalau Taek sama Duk Seon, sini sama ahjuma aja, hahaha … Sebenarnya mungkin karena di awal-awal Taek tidak memperlihatkan perhatian pada Duk Seon, Taek juga jarang berkumpul. Taek juga begitu dilindungi oleh teman-temannya sehingga rasanya kurang percaya Taek bisa melindungi Duk Seon.
Melihat Jung Hwan yang sering ragu mengungkapkan perasaannya pada Duk Seon rasanya pengen gigit hape. Tapi, sungguh, pengungkapan perasaan Jung Hwan pada Duk Seon keren banget, bikin hati meleleh. Walau pun pada akhirnya Jung Hwan berpura-pura bahwa pengakuan cintanya hanyalah gurauan. Jung Hwan mengalah karena dia tahu bahwa Taek lebih mampu mengekspresikan cintanya pada Duk Seon.
Kekurangoercayaan saya pada Taek agak terobati saat hadir foto-foto masa kecil mereka di episode 20. Tampak memang Taek sudah suka sama Duk Seon dari mereka kecil. Ya iyalah suka, karena Taek begitu dilindungi oleh Duk Seon.
Kisah Keluarga yang Mengharu Biru
Reply 1988 itu komplet banget. Jika di Reply 1996 dan Reply 1994 fokus cerita pada satu keluarga, di Reply 1998 terdapat 5 keluarga yang memiliki kisah sendiri-sendiri. Keluarga Duk Seon memiliki permasalahan ekonomi karena keluarga mereka tertipu dan terlilit hutang. Sehingga gaji ayah harus dipotong dan mereka hidup sederhana di lantai bawah rumah keluarga Jung Hwan. Sementara ayah hatinya sangat lembut sehingga sering membeli barang-barang yang kurang berguna saat pulang kerja. Hal tersebut sering memicu pertengkaran suami istri. Belum lagi pertengkaran antara Duk Seon dan Bo Ra. Episode 1 sudah disuguhkan adegan Duk Seon yang sedih karena sebagai anak tengah kurang diperhatikan. Ibu lebih sayang dan perhatian pada Bo Ra sementara ayah lebih sayang pada adiknya. Namun, perasaan sakit hati tersebut langsung teratasi saat ayah membelikan es krim untuk Duk Seon.

Acara makan di setiap keluarga selalu menggiurkan

Acara makan di setiap keluarga selalu menggiurkan

Sementara keluarga Jung Hwan juga memiliki masalah sendiri. Walaupun keluarga mereka berkecukupan, namun Jung Bong Oppa memiliki sakit jantung sehingga dirinya lebih lambat dibandingkan dengan anak lain. Jung Bong selalu gagal mengikuti ujian masuk kuliah. Belum lagi kepribadian Jung Hwan yang dingi sering membuat ibu cheetah merasa sedih dan kecewa. Dia merasa iri pada Sun Young yang memiliki anak begitu sopan dan perhatian seperti Sun Woo. Ibu Cheetah pun sering dibuat kesal dengan tingkah laku suaminya yang sering kekanak-kanakkan dan membuat joke yang tidak lucu. Namun, pada akhirnya mereka saling memahami satu sama lain dan saling mendukung.

Ibu Cheetah yang depresi karena menopause dihibur oleh Kim Sajjang ;op

Ibu Cheetah yang depresi karena menopause dihibur oleh Kim Sajjang ;op

Keluarga Sun Woo juga bermasalah karena ayah Sun Woo sudah meninggal sementara nenek Sun Woo dari pihak ayahnya suka berlaku semena-mena. Bahkan mertua Sun Young meminjang uang di bank dengan jaminan rumah tempat Sun Young tinggal. Sementara itu, Sun Young hanya mengandalkan gaji pensiun alhamarhum suaminya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Sementara Taek hanya tinggal dengan ayahnya yang seorang duda, ibunya juga sudah meninggal. Kepribadian ayahnya dan Taek sangat mirip, sama-sama pendiam, sehingga ayah sulit mengungkapkan rasa sayang pada Taek. Dong Ryong pun bermasalah karena ibunya sangat sibuk sebagai ratu asuransi. Dong Ryong sering merasa iri dengan teman-temannya yang dibekali makan siang yang lengkap. Namun, dalam drama yang durasinya cukup panjang setiap episodenya ini, konflik-konflik keluarga dapat diselesaikan dengan sangat manis dan menyentuh hati.
Kisah Percintaan yang Menyentuh Hati

Pilih mana?

Pilih mana? Jung Hwan atau Choi Taek?

 

Saya pilih yang ini

Saya pilih yang ini!

Kalau urusan bikin baper, drama korea deh jagonya. Apalagi sering menampilkan adegan-adegan manis yang menyentuh hati. Pasangan pertama yang bikin keder dan iri adalah pasangan Sun Woo dan Bo Ra. Sun Woo yang tampan dan baik hati sangat suka dengan Bo Ra yang cerdas tapi galak. Awalnya Bo Ra menolak Sun Woo dengan alasan Sun Woo adalah teman adiknya. Namun, ternyata Bo Ra tidak dapat membohongi hatinya bahwa dia pun suka dengan Sun Woo. Adegan pacaran Sun Woo dan Bo Ra benar-benar bikin cemburu, deh. Hahahaha … rasanya nggak rela Sun Woo yang ganteng dan baik hati pacaran dengan Bo Ra yang galak. Namun, mereka saling melengkapi. Sun Woo berhasil melembutkan sikap Bo Ra, Bo Ra berhasil mendewasakan Sun Woo. Adegan yang bikin hati melintir saat mereka menikah. Duuuhh, rasanya campur aduk deh melihat ayah yang begitu sedih melepaskan putri sulungnya menikah.
Pasangan yang tidak kalah romantik adalah pasangan Jung Bong dan Man Ok. Mereka bertemu tidak sengaja dan langsung jatuh cinta pada pertemuan pertama. Mereka saling berhubungan lewat surat. Ugh..nggak nyangka, Jung Bong Oppa romantis banget. Di balik sikapnya yang lamban ternyata Jung Bong Oppa memiliki daya tarik tersembunyi. Mereka pasangan romantis banget, adegan mereka pacaran pun cukup menyentuh hati.
Lalu bagaimana pasangan Duk Seon dan Taek? Pasangan ini yang paling lambat pergerakannya, mungkin karena ada cinta segi tiga di antara mereka. Taek yang tahu Jung Hwan suka dengan Duk Seon mencoba mengalah. Begitu pun dengan Jung Hwan yang tidak pernah bergerak mendekati Duk Seon karena mendengar pengakuan Taek yang menyukai Duk Seon. Kisah cinta Duk Seon baru bergerak di episode 17 saat kaki Duk Seon luka dan Taek menggendong Duk Seon.
Kekeluargaan yang Kental
Hidup bertetangga memang menyenangkan jika selalu menjaga kerukunan. Salah satu adegan yang paling saya suka adalah mereka saling mengirim masakan. Saya pun mengalami hal itu.Saat kecil, saya selalu menjadi juru antar masakan mama ke tetangga. Kalau mama masak sesuatu pasti misahin buat tetangga. Jadi, saat lihat adegan para anak-anak mengirimkan masakan untuk tetangga rasanya mengingatkan pada kebiasaan bertetangga dulu yang mungkin saat ini sudah luntur.

Duk Seon bertugas antar makanan

Duk Seon bertugas antar makanan

Kehidupan bertetangga yang patut dicontoh karena penuh keakraban. Pada mulanya sebel juga lihat para ibu yang berkumpul di depan rumah hanya untuk cekikikan dan mengobrol sambil menyiapkan masakan. Namun, kemudian saya sadar itu adalah hiburan bagi para ibu rumah tangga yang selalu sibuk mengurus anak-anak dan suami. Para ibu tersebut harus punya waktu sendiri. Suka banget adegan saat para ibu tersebut nyalon di rumah, jalan bareng ke pasar, makan bareng di kaki lima, makan bareng di rumah. Rumah Jung Hwan sering menjadi tempat kumpul karena rumahnya yang besar dan ibu cheetah yang suka membagikan makanan untuk para tetangga.

Para ibu kompak mau ikut audisi menyanyi

Para ibu kompak mau ikut audisi menyanyi

Adegan Lucu di Setiap Episode
Reply 1988 berhasil mengaduk-aduk emosi saya sehingga saya bisa menangis dan tertawa dalam waktu yang hampir berbarengan. Reply 1988 berhasil menyisipkan adegan-adegan konyol yang membuat saya tertawa terpingkal-pingkal. Saat Bo Ra dan Sun Woo diam-diam pacaran dan ketahuan Taek, ekpresi mereka lucu banget. Saat Bo Ra dan Sun Woo diam-diam berpelukan dan hampir ketahuan Sun Young. Adegan lucu saat Bo Ra dan Sun Woo kepergok pacaran oleh para ibu. Ekspresi kaget para ibu dengan Sun Woo dan Bo Ra lucu banget.
Adegan favorit saya saat Duk Seon dan Ayah Jung Hwan bertemu dan bersalaman sambil berkata, “Aigoo Kim Sajang”
“Aigoo Sung Sajang”
Hahaha …favorit banget dengan adegan itu.

reply-1988-8
Editing yang Pas
Menonton Reply 1994 sayatercengang saat disisipkan para pemain Reply 1997. Pasangan Yoon Jae dan Shi Won muncul dan diceritakan bertetangga apartemen dengan Na Jung dan Srekki. Bahkan Sung Do Il ayah Jung dan Sung Do Il ayah Shi Won dipertemukan. Hahaha…lucu banget bertemu dengan 2 Sung Do Il.

Muncul adegan Na Jung nelp Srekki (Reply 1997)

Muncul adegan Na Jung nelp Srekki (Reply 1997)

Begitu juga dengan Reply 1988 yang menyisipkan Srekki dalam drama ini. Disebutkan Srekki satu angkatan dengan Sun Woo di fakultas kedokteran Yon Sei. Srekki akan menghadiri kencan buta dengan Bo Ra. Namun, Srekki tidak bisa datang karena memutuskan lebih mendahulukan Na Jung yang jatuh. Bahkan, adegan Reply 1996 masuk ke episode Reply 1988. Tidak terasa janggal, editingnya bagus dan tidak terasa nempel.
Editing drama ini sungguh membuat penonton seperti saya penasaran. Karena sering memunculkan adegan yang belum selesai lalu akan muncul pada adegan berikutnya dan menjelaskan kenapa kejadian seperti itu di adegan sebelumnya.
Menonton Reply 1988 membuat saya kenyang dan memenuhi kepala saya sehingga susah move on. Rasanya Reply 1988 begitu memenuhi kepala saya dan membuat saya tidak bisa tidur. Itulah kenapa saya susah move on dari Reply 1998.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

22 Responses

  1. Sekar says:

    kata temenku juga drama ini bagus (1977 & 1988). Aku juga udah punya softcopynya. Plis mbak, kasih aku 3 kata supaya aku yakin mau nonton ini. Aku masih belum dapet feel bagusnya dimana. huhu *toyor*

    • hihihi..tergantung selera kali yaa, kalau menurutku Reply 1988, akting pemainnya natural, bagus tapi tetap menyentuh hati, konfliknya tidak aneh-aneh, seputar permasalahan keluarga dan bertetangga, dan mungkin pernah dialami oleh kita juga

  2. danie says:

    udah niat sih liat yang ini, tapi masih dalam antrian 😀

  3. Soon To Be Rafdiansyah says:

    Halo.. aku juga susah move on dari drama ini, rada gemes karena bagian taek deoksun dikit banget, aku belum nonton yg 1997, bagus nggak ya ?

  4. Ji Ri says:

    setelah sekian lama waiting list akhirnya aku nonton drama ini, dan dari awal sih udah suka bangeeeet dukseon x taek, cuma rada bete scene mereka terbilang sedikit dibanding sunwoo x bora atau jungbong x man ok, dan sampe sekarang ga bisa move on, karena gaya pacaran dukseon x taek itu so sweet banget walaupun sebenernya gaya pacaran mereka ga yang gimana gimana bangeeet

  5. Dwi says:

    Aku Team Taek!!! Bener-bener nggak nyesel nonton ini karena berakhir dengan memuaskan dan pecah abis.

    Pecah air matanya, maksudnya.

    Meskipun bahagia, tapi tetep aja ada mewek-meweknya. Kerjaan writernim nih ya, hobi banget ngejungkir-balikkan hati penonton 😀

  6. Rahhh says:

    Bagussss sekaliii… tapi anu ya endingnya

  7. Mita Karima says:

    Hai mbak rani…. Saya juga belum move on niih dari reply 1988 udah seminggu lebih tp masih kebayang2 kocaknya, harunya dan romansanya… Review dari mba Rani 1000% setuju bangett.. Hihi.. Soundtracknya juga pas yaa.. Dan iya memang, taek x deoksun sedikit bgt ya kisahnya dibanding sunwoo x bora; jungbong x manok.. Pingin yg lebiiih, tp ada junghwan.. Taek sayang bgt pasti yaa sm junghwan krn dia ngalah gak deketin deoksun selama bertahun2 *jd sedih lagi* hahaha.. Anyway terima kasih mba, suka sekali dgn reviewnya! 🙂

  8. Clarissa F says:

    Wah ternyata kita merasakan yang sama Mbak Rani :(( Saya bener2 gabisa move on, gabisa tidur, denger lagu-lagu OST nya merinding dan bahkan nangis kalo lagunya yang sedih. Huhu :'( Saya sendiri ragu saya tim Taek atau tim JungHwan, menurut saya keduanya pantes2 aja buat jadi suaminya Duk Seon. Tapi emang gemes banget liat JungHwan gak berani ngakuin perasaannya. Dan mungkin ada benernya juga JungHwan ngalah, soalnya Taek dirasa lebih membutuhkan sosok Duk Seon. :”) memang ini drama mantap banget, ga fokus pada cinta2an anak muda aja, tapi juga tentang keluarga, tetangga, persahabatan, perjuangan hidup. Porsinya adil untuk setiap karakter, rasanya saya seperti jadi bagian dari mereka. Bener kata Mbak, saya bisa nangis dan ketawa dalam waktu bersamaan!!! Saya rate drama ini lebih dari 4 jempol yang saya punya, kalo bisa pinjem jempol orang-orang! XD Makasih Mbak reviewnya, gimana ya caranya move on? :”

  9. Risa says:

    Hai Mbak Ranii.. Aku baru banget hari ini selesaiin drama ini. Asli, aku sebagai #TeamJungHwan kecewa banget sama endingnya ehehhee. Apalagi episode 18. My heart so broken </3
    Tapi ini yang bikin drama sukses bikin kita penonton nebak2 siapa suaminya Duk Seon, mulai dari Sun Woo, Jung Hwan ampe akhirnya ternyata si Choi Taek hahaha :") Top banget deh yaa drama inii, gak cuma percintaan remajanya aja, tapi kisah keluarganya juga nyentuh banget hehe. Sukses terus mbak Rani buat bikin review2 selanjutnya! 🙂

  10. Ake says:

    Drama yg komplit, ternyata kehidupan th 88 di korea ga jauh beda sama disini ya, aku jg susah bgt move on dari drama ini apalagi lagu2 jadulnya, aduuh sampe aku nyari2 lagi tuh lagu trus dibikin playlist, hahaha. Reply 1988 bukan drama remaja, tapi drama keluarga, tim produksi usaha bgt untk bikin setting th 88 sampe sepatu La Gear n Nike Jordan haha… walkman aiwa, tv merk goldstar. Aktingnya Hyeri jg oke bgt, klo di 1994 yg jd Na Jung kok agak lebai yaa… krn nonton 88 dlu baru ke 94 jd ekspektasinya ketinggian. Aku suka reviewnya Mbak Rani

  11. Dahnia says:

    Kenapa pada ngeship junghwan ya. Klu sya dr awak episode adegan pertama wkt perkenalan tokoh sudah sukaaaaaak sekali sama taek. Mskipun taek tdak sempurna tp dia pnya hati yg sangat baik n dia sangat mencintai duk seon. Pas episode dia bilang ke sun woo klo ndak ada duk seon dia bisa mati. Aish, bkin melting. Sya tdk bnci junghwan hny sja sbgai cowok, doi kurang greget. Klo emg cinta y kyak sun woo dunk diperjuangin. Klo cm disimpen buat apa. Apalgi duk seon sdh ush mnrik perhatian junghwan tp ttp ndak mnjukkan respon. Smntra taek bener bener cinta mati sma duk seon. Mskipun tipe cowok paling ideal di drama ini adlah sun woo, sya ttp pilih taek tersayang, si raja baduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *