Saat Darurat, Kartu BPJS Bermanfaat

Fathan setelah mendapat perawatan di IGD

Fathan setelah mendapat perawatan di IGD

Punya anak laki-laki yang sedang masa aktif memang nggak boleh meleng sedikit pun. Sedetik aja nggak memperhatikan …BRAAAAK… terjadi tragedi. Huhuhu…bikin sedih, deh.
Jadi, ceritanya sore itu, saya dan suami ikut acara bukber RTIK dan ICTWatch yang merupakan perwakilan Qwords.com. Wah, seru nih acaranya, saya pun pernah membeli domain di Qwords, jadi pengen dong ya kenalan sama Qwords. Acara dilaksanakan di Tree House, Jl. Hasanudin. Sore itu, kami pun melaju ke TKP untuk mengikuti acara tersebut. Kayaknya acaranya seru karena ada materi dari Indriyatno Banyumurti, Ketua RTIK & Blogger Kuliner. Acaranya dimulai pukul 16.00. Sayangnya, Pak Indriyatno bisa hadir setelah maghrib, jadi kita semua nonton bareng dulu film ASADESA dari RTIK.
Nah, di Tree House itu ada lokasi buat permainan anak-anak. Ada perosotan, flying fox untuk anak-anak, dan rumah kayu. Anak-anak pun main di sana, Fathan pun nggak mau ketinggalan. Dia suka banget main flying fox dengan dibantu bunda. Rupanya permainan ini merupakan permainan favorit anak-anak pengunjung Tree House. Berhubung, Fathan anak paling kecil, jadi sering nggak kebagian. Akhirnya, bunda turun tangan biar Fathan bisa ikut giliran. Sebenarnya, jaga Fathan itu harusnya gentian sama suami. Saat adzan maghrib, saya sepakat gentian, saya berbuka puasa duluan. Nah, saat itu, suami memutuskan memperhatikan Fathan dari jarak jauh karena melihat Fathan mulai asyik dengan teman-teman barunya. Rupanya, memang harus dijaga dari jarak yang sangat dekat. Saat antre main flying fox, ada anak yang lebih besar yang menyenggol Fathan hingga Fathan jatuh dari ketinggian 1 meter. Saya kaget langsung menjerit dan menghampiri Fathan yang mulutnya yang sudah penuh darah. Duuh, saya langsung nangis histeris. Ayahnya langsung gendong Fathan untuk membersihkan lukanya. Hiksss… duuh, saya langsung down merasa jadi ibu yang tidak berguna, tidak bisa menjaga anak.
Fathan nangis, sedang anak yang menyenggol Fathan pergi begitu saja bersama orang tuanya. Sungguh tidak bertanggung jawab. Untungnya, pihak Tree House sangat perhatian. Mereka memberikan pertolongan pertama dengan mengompres luka Fathan dengan es batu. Tentu saja Fathan nangis jejeritan. Di antara tangisnya itu, Fathan masih bisa diajak komunikasi. Dia masih bisa ditanya, yang sakit mana. Setelah darahnya mulai bersih, ternyata mulutnya bengkak dan kepalanya benjol. Hikss… duuh, saya benar-benar, kalut, takut terjadi apa-apa dengan Fathan. Suami pun berinisiatif membawa Fathan ke RS. Borromeus yang memang letaknya tidak jauh dari Tree House. Kami pun langsung membawa Fathan ke bagian IGD.
Di bagian pendaftaran, kami disambut dengan ramah oleh petugas. Lalu, petugas menanyakan apakah Fathan pernah dirawat di sana. Fathan pernah periksa ke bagian anak-anak di rumah sakit ini. Ternyata data rekam medisnya ada sehingga memudahkan proses pendaftaran. Saya pun ditanya menggunakan asuransi apa, saya ceklis kolom BPJS. Sebenarnya, Fathan memiliki asuransi kesehatan tapi jenisnya reimburst. Jadi, saya pilih BPJS aja, pengen tahu aja apakah kartu kesehatan ini bisa dipakai. Berhubung sering mendengar berita miring mengenai pelayanan rumah sakit terhadap peserta BPJS. Namun, pelayanan yang saya terima baik, Fathan langsung disuruh dibawa ke ruang perawatan, sementara saya menandatangani berkas.
Setelah selesai menandatangani berkas, saya langsung menuju ruang perawatan. Fathan langsung diperiksa luka-lukanya dan mendapat perawatan medis. Dokter pun memeriksa Fathan untuk mengetahui apa ada bagian tubuhnya yang retak. Alhamdulillah, selain luka di mulut dan kening, Fathan tidak apa-apa. Fathan boleh pulang. Kami pun segera diminta ke bagian kasir. Di sana, saya cukup menandatangani berkas dan tidak membayar untuk biaya pemeriksaan dan obat. Alhamdulillah, pelayanannya cukup baik dan ramah juga. Saya hanya membayar obat berupa salep yang memang tidak dicover oleh BPJS. Sekali lagi saya bersyukur, ternyata dalam keadaan darurat BPJS bermanfaat. Fathan bisa mendapatkan penanganan medis untuk keadaan darurat.
Banyak berita negatif mengenai pelayanan rumah sakit terhadap pasien pengguna kartu BPJS. Ada yang bercerita kalau anaknya yang sudah sakit panas tinggi disuruh pulang lagi karena rumah sakit hanya menerima pasien BPJS yang panasnya sudah mencapai 40 derajat. Ada juga yang beberapa kali dipindah-pindah oleh rumah sakit. Hal itulah yang membuat saya ragu menggunakan kartu kesehatan ini. Namun, ternyata, kartu BPJS bisa digunakan oleh Fathan. Sebenarnya, saya juga menggunakan kartu BPJS untuk kontrol kehamilan ke puskesmas dan rumah sakit. Alhamdulillah, mendapat pelayanan yang baik juga. Ceritanya menyusul, yaaaa…

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

17 Responses

  1. handdriati says:

    Saya pernah pakai buat beli kacamata baru mba, padahal baru jd anggota bpjs 1 bulan hehe…Biasanya terggantung RSnya sih bagus apa gak pelayanannya, jadi ngefeknya ke pamor BPJSnya deh…

  2. arif rahman says:

    Jadi ingat akan pengalaman akhir Januari lalu, adik saya masuk Rumah Sakit selama dua minggu. Sebagai Mahasiswa, saya was-was akan biaya pembayaran dan takut di kenai biaya yang banyak. Tapi, alhamdulillah berkat BPJS tidak ada biaya yang saya keluarkan sedikit pun.

  3. Alhamdulillah Fathan nggak kenapa2 ya Mak. Aku bacanya sampe ikut ngeri yg pas jatuh itu.
    Untung pengalaman keluargaku ya baik2 saja selama menggunakan BPJS, tetangga2 yg pake BPJS juga alhamdulillah dilayani dg baik di faskes2 maupun rumah sakit.

  4. Ceria Wisga says:

    saia juga pernah pake bpjs pas anak masuk ugd, udah pasrah aja mau bayar berapapun soalnya RS lagi full bgt,dapet kamar untung2an. Alhamdulilah gak bayar sama sekali karena sudah sesuai dengan plafond-nya 🙂

  5. TITIS AYUNINGSIH says:

    Alhamdulilah…fasilitas dari pemerintah bisa digunakan, semoga semakin banyak program yang membawa berkah untuk masyarakatnya.

  6. fitri says:

    Seharusnya bpjs cover salepnya juga rani, sayang bgt ya, bpjs engga cover Obat nya juga

  7. Armita says:

    Ngeri waktu baca bagian yg jatuh dari Ketinggian 1 meter.. Haduh jadi ikut deh degan.. anak saya juga lagi aktif2nya Mak umur 2.5 tahun.. kudu waspada juga ya..

    Alhamdulillah, BPJS bagaikan ya, sama seperti yg sudah saya ceritakan di blog

  8. Armita says:

    Ngeri waktu baca bagian yg jatuh dari Ketinggian 1 meter.. Haduh jadi ikut deh degan.. anak saya juga lagi aktif2nya Mak umur 2.5 tahun.. kudu waspada juga ya..

    Alhamdulillah, BPJS bagaikan ya, sama seperti yg sudah saya ceritakan di blog

  9. Tian says:

    Sekarang pasti udah sembuh ya Fathan, sehat selalu yah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *