Sikat Gigi Saat Puasa Makruh atau Tidak?

Sikat gigi saat puasa

Sikat Gigi Saat Puasa Makruh atau Tidak? Itu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh anak-anak di TPA tempat Fathan mengaji. Lucu juga sih mendengar para murid itu bertanya pada gurunya. Saya yang sedang menunggui Fathan pun jadi ikut mendengar penjelasannya. Soalnya penasaran juga, sih, jawaban yang tepat kayak gimana. Dulu, sewaktu masih anak-anak, saya sering ditakut-takuti nggak boleh sikat gigi, nanti puasanya batal, lho. Hihihi, dasar masih anak-anak, percaya saja ditakut-takuti seperti itu. Alhasil, sempat nggak pede juga karena diledek mulutnya bau. Jadi serbasalah, khan.

Tapi jadi inget, kenapa ditakut-takuti seperti itu? Karena anak-anak pada zaman saya kecil, biasanya sengaja kumur-kumur atau menyikat gigi untuk menghilangkan haus. Hihihi, akal-akalan aja biar hausnya hilang jadi kumur-kumur.

Sebenarnya sikat gigi saat puasa makruh atau tidak? Nah sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada yang tahukah apa arti kata makruh?

Menurut wikishia ini dia arti dari makruh. Makruh(bahasa Arab:المكروه) sebuah istilah fiqihtentang suatu amal atau tindakan yang meskipun tidak haram namun meninggalkannya lebih baik daripada melakukannya. Berarti jika sikat gigi saat puasa itu hukumnya makruh maka sebaiknya ditinggalkan walaupun dilakukan jika melakukannya pun tidak berdosa. Nah, mari telusuri lagi hukumnya.

Pada zaman Rasulullah, menggunakan siwak untuk menyikat gigi diperbolehkan. Nah, siwak itu semacam kayu siwak yang digunakan untuk membersihkan gigi. Berdasarkan hadits di bawah ini, menggunakan siwak saat berpuasa diperbolehkan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْلاَأَنْأَشُقَّعَلَىأُمَّتِىلأَمَرْتُهُمْبِالسِّوَاكِعِنْدَكُلِّوُضُوءٍ

“Seandainya tidak memberatkan umatku niscaya akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali berwudhu.” (Hadits ini dikeluarkan oleh Bukhari dalam kitab Shahihnya secara mu’allaq (tanpa sanad). Dikeluarkan pula oleh Ibnu Khuzaimah 1: 73 dengan sanad lebih lengkap. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Penulis Tuhfatul Ahwadzi rahimahullah mengatakan, “Hadits-hadits yang semakna dengan hadits di atas yang membicarakan keutamaan bersiwak adalah hadits mutlak yang menunjukkan bahwa siwak dibolehkan setiap saat. Inilah pendapat yang lebih tepat.” (Tuhfatul Ahwadzi, 3: 488)

Nah bagaimana dengan sikat gigi saat puasa menggunakan pasta gigi? Bukankah pada zaman Rasulullah tidak menggunakan pasta gigi yang berisiko tertelan dan membatalkan puasanya?

Jika melihat dari beberapa pendapat ulama, sikat gigi saat saat puasa tidak membatalkan puasa asalkan tidak ada pasta gigi atau sesuatu yang masuk dalam perut. Jadi memang mesti hati-hati saat sikat gigi biar tidak ada pasta gigi yang tertelan.

Menurut pendapat saya sih, amannya memang kita sikat gigi saat puasa itu di waktu-waktu seperti setelah bersahur dan pada malam hari sebelum tidur. Pada saat itu khan belum waktunya puasa jadi lebih aman. Tapi saat pagi atau atau siang hari, rasanya mulut kering dan tidak nyaman karena berpuasa, dan berasa bau mulut gimana, dong? Kalau memang keadaannya cukup genting, diperbolehkan sikat gigi saat puasa asalkan memang hati-hati tidak ada pasta gigi yang tertelan.

Sikat gigi saat puasa biar tidak menjadi perkara batal puasa atau masih merasa ragu memang sebaiknya sikat gigi setelah sahur sebelum imsyak lebih aman. Jika pun ingin sikat gigi saat puasa, sebaiknya gosok gigi tanpa menggunakan pasta gigi, sikat gigi lalu berkumur seperti saat berwudhu. Wallahu alam bisawab.

Sumber https://rumaysho.com/11267-sikat-gigi-saat-puasa-batalkah-puasa?

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

1 Response

  1. Aku non muslim, tapi jadi belajar juga soal hal-hal kayak gini di agama lain. Ternyata nggak apa-apa ya sikat gigi waktu puasa asal nggak ketelen aja. Hihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *