Third Lines of Regenesis+: Natural Trauma Healing

Third Lines of Regenesis+_ Natural Trauma Healing

Natural Trauma Healing merupakan lagkah ketiga dalam program Regenesis+. Setelah mengikuti langkah Find True Colour dan Brain Optimizer, saya mendapatkan manfaat luar biasa dari langkah ketiga ini.

Teknik Menangkap Kera di Afrika

Pernah mendengar cerita bagaimana orang Afrika menangkap kera dengan mudah? Jika belum, mari kita simak ceritanya.  Jadi begini, cara orang Afrika menangkap kera dengan mudah yaitu dengan meletakkan kacang di sebuah tabung. Lalu tabung itu diletakkan di tempat-tempat yang kira-kira akan didatangi oleh kera-kera. Tidak lupa, lubang tabung tersebut diberi bau-bauan yang menggugah selera si kera. Lalu kera-kera itu datang dan memasukkan tangannya ke lubang tabung untuk mengambil kacang. Tangannya menggenggam kacang tapi tidak bisa keluar dari leher tabung. Saat itulah, kera-kera ditangkap dengan mudah tanpa perlawanan. Padahal, kera mudah saja kabur jika mau melepaskan genggaman tangannya dari kacang. Namun, karena tangannya tetap menggenggam biji kacang, akhirnya kera-kera tersebut tertangkap dengan mudah.

Cerita tersebut bisa dianalogikan dengan keadaan kita yang terlalu erat menggenggam masalah. Bukan masalah yang jadi kendala tapi kita seringkali menggenggam masalah sehingga terjadi beberapa permasalahan yang menyebabkan stress.

Dari analogi tersebut, sepertinya memang mudah, cara menyelesaikan masalah yaitu dengan melepaskan masalah. Namun, kita seringkali tidak tahu bagaimana caranya melepaskan masalah dari diri kita. Seringkali kita terjebak di masa lalu atau cemas dengan masa depan.Padahal jawabannya cukup dengan menjadi manusia kekinian. Hahaha…ternyata tidak mudah menjadi manusia kekinian.

Lalu bagaimana cara melakukan pelepasan? Saya bertemu dengan konsep NTH atau singkatan dari Natural Trauma Healing  dalam bahasa Indonesianya bisa disebut sebagai latihan pelepasan ketegangan dan trauma. Saya pun mengikuti seminarnya dan mengikuti workshop NTH. Sebelum menceritakan apa yang saya lakukan saat mengikuti workshop NTH, saya ingin terlebih dahulu mengenalkan konsep NTH terlebih dahulu.

Baca Juga: Stres? Ikut Program Regenesis+, Yuk!

Jadi, NTH merupakan teknik sederhana yang menggunakan gerakan dan kecerdasan tubuh untuk melepaskan stres atau ketegangan pada tubuh. Sebenarnya sejak dalam kandungan, janin manusia sudah memiliki kecerdasan tubuh yang sangat luar biasa. Namun, setelah lahir, bertumbuh dan dewasa, otak manusia dikuasai oleh Neo cortex sehingga mengabaikan kecerdasan tubuh yang terdapat dalam otak Reptilian. Kenapa  manusia dikuasai oleh otak Neo Cortex, hal tersebut karena manusia seringkali menjunjung tinggi ilmu dan logika sehingga dalam kehidupan sehari-hari yang berperan aktif adalah otak Neo Cortex. Sementara kecerdasan tubuh dilupakan. Padahal, tubuh manusia sangat cerdas, mampu mencatat setiap kejadian bahkan yang dilupakan oleh otak. Otak Reptilian mampu mencatat kejadian sejak ratusan juta tahun silam. Semua tercatat dan tersimpan.

Pengertian Trauma…

Saat mendengar kata trauma, seringkali yang dibayangkan adalah kejadian mahadahsyat yang membekas dan mempengaruhi sisi psikologis kita. Setidaknya itu yang saya bayangkan. Sehingga saat pertama kali mendengar workshop NTH, saya agak bingung karena tidak merasa memiliki trauma apa pun. Saya tidak takut sama kecoa, tidak memiliki phobia yang berlebihan terhadap sesuatu. Namun, setelah mendapat penjelasan dari Pak Irawan Senjaya, pelatih NTH, saya sedikitnya faham apa yang dimaksud dengan trauma. Jadi, trauma itu segala sesuatu yang dicatat oleh tubuh bahkan dilupakan oleh otak.

Pak Irawan mencontohkan yaitu saat salah seorang peserta workshop NTH di Amerika yang menggerak-gerakkan kaki kanannya seperti gerakan menendang saat workshop. Awalnya orang tersebut tidak tahu kenapa dia melakukan tersebut. Lalu, barulah dia ingat bahwa saat mengikuti perang, salah seorang temannya terjebak di dalam bangunan yang terbakar. Dia pun menendang-nendang pintu untuk mendobraknya. Ternyata tubuhnya (kaki) mencatat pernah melakukan hal tersebut dan saat NTH dilepaskan.

Ada juga peserta  NTH saat workshop seperti melihat pertengkaran antara kaki dan tangannya. Lalu,peristiwa apa yang pernah dialaminya? Ternyata peristiwa sederhana, bahwa tangannya pernah mencongkel mata ikan di kakinya. Namun, kaki mencatat sehingga marah pada tangan.  Jadi trauma tidak hanya peristiwa yang membekas secara psikis, tapi peristiwa apa pun ternyata bisa menimbulkan trauma dan menggangggu kita secara fisik dan psikis.

Trauma sendiri merupakan tekanan emosional dan psikologis yang bisa dialami oleh siapa saja. Dalam istilah kesehatan, trauma merupaka cedera yang parah dan sering membahayakan jika yang terjadi pada bagian tubuh tertentu atau seluruh tubuh akibat adanya benturan, pukulan, dan lain-lain. Jenis cedera seperi ini bisa berbahaya karena tubuh dapat megalami shock sistemik dan organ vital bisa berhenti secara cepat. Cedera trauma merupakan penyebab dari lebih 120.000 kematian setiap tahunnya dan bertanggung jawab atas 80% kematian remaja dan 60% kematian anak.

Secara fisik, kemungkinan cedera trauma akan bisa sembuh, namun secara psikis akan tertinggal lama dalam tubuh bahkan bisa mengakibatkan sakit berkepanjangan tanpa kita tahu penyebabnya. Trauma sendiri dibedakan menjadi dua macam yaitu soft trauma dan hard trauma.

Soft trauma lebih berhubungan dengan masalah emosional dan kejiwaan seseorang yang memberikan efek trauma. Soft trauma biasanya dikarenakan adanya masalah komunikasi dengan keluarga, ketidakmampuan menerima keadaan, dan masalah-masalah emosional lainnya. Soft trauma sering dianggap sepele, padahal bisa berefek panjang pada masalah kesehatan.

Hard trauma merupakan trauma yang bisa terjadi karena pengalaman mengalami kekerasan, kecelakaan, bencana alam, dan lain-lain. Hard trauma memang perlu penangangan medis secara cepat karena memang sering mengakibatkan kematian.

Baca Juga: First LIne of Regenesis+: Find Your True Colour

Natural Trauma Healing (NTH)

Saya sendiri mengalami soft trauma karena permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan emosional dan kegagalan komunikasi. Saya membiarkannya mengendap selama bertahun-tahun dan tanpa saya sadari menimbulkan gangguan kesehatan seperti maag akut.

Menurut dokter Dave (lienation Centre), gangguan-gangguan kesehatan yang saya alami karena mengalami soft trauma. Beliau pun menyarankan saya mengikuti program ketiga di Regenesis+ yaitu NTH. Program NTH akan membantu menyelesaikan trauma dalam kehidupan. Saya mengikuti workshop NTH dan melakukan gerakan Psoas Conditioning. Ini merupakan gerakan kumpulan gerakan yoga yang membuat tubuh lebih stretching dan latihan otot psoas dan otot-otot lainnya yang berhubungan. Latihan ini membantu tubuh lebih berenergi dan sehat. Latihan ini mampu melatih kecerdasan tubuh untuk melakukan pelepasan secara natural atau self healing dalam kondisi apa pun.

Saya bersama tim Regenesis+

Saya bersama tim Regenesis+

Cara kerja NTH sendiri seperti mengupas lapisan bawang karena ternyata sebuah kondisi trauma itu bentunya berlapis-lapis. Oleh karenanya, setelah mengikuti workshop, saya pun secara rutin melakukan latihan sendiri setiap hari selama 15 menit. Latihan rutin yang dilakukan setiap hari sangat penting karena mampu mengupas trauma-trauma yang saya alami. Semakin kita sering latihan, tubuh pun semakin cerdas dalam melakukan pelepasan trauma. Bahkan, setiap hari mungkin kita bisa mengalami soft trauma. Dengan melakukan latihan rutin setiap hari, saya mengupas lapisan-lapisan trauma dengan perlahan. Saat melakukan latihan, tubuh secara cerdas mengobati dirinya sendiri dengan eurogenic tremor, yaitu suatu keadaan tubuh bergetar dengan sendirinya karena kemampuan melepaskan stres fisik dan mental.

NTH sendiri merupakan pengembangan dari TRE yang dipelopori oleh dr. David Barcelli, seorang ahli Traumatology di Afrika dan Tmur Tengah. Kemudian dr. David Budi mengembangkan dan menyempurnakannya menjadi NTH dalam program Regenesis+. Gerakan NTH dalam program Regenesis+ menggunakan gerakan yoga dan latihan pernapasan. Hingga kemudian, tubuh secara cerdas akan bergerak sendiri dan melakukan pelepasan.

Saya sendiri setelah mengikuti workshop NTH, mencoba rutin melakukan latihan. Saat masih menjadi karyawan, saya sering melakukan latihan sambil duduk di meja kerja. Setelah tubuh rileks, secara cerdas bagian tubuh tertentu bergerak dan melakukan shaking.

Jujur, kadangkala saya terlewat melakukan latihan, namun saya selalu usahakan untuk konsisten melakukan latihan karena saya merasakan banyak sekali manfaat setelah rutin latihan. Apa saja  manfaat yang saya rasakan?

 

  1. Kuali hati saya membesar

Percaya atau tidak, dulu saya merasa hidup saya selalu sempit. Rasanya selalu banyak masalah, rasanya selalu pengap dan terhimpit. Setelah rutin latihan NTH, saya merasa kuali hati saya membesar. Saya lebih mampu menerima kondisi-kondisi yang tidak sesuai dengan keinginan hati, saya lebih mampu menerima kekurangan-kekurangan orang terdekat, seperti suami dan anak-anak.

  1. Emosi lebih stabil

Saya akui, saya bukanlah ibu yang baik. Seringkali saya marah saat si sulung mulai rewel. Saya sulit mengendalikan emosi. Tetunya kurang baik untuk perkembangan psikologis anak. Setelah rutin mengikuti latihan, emosi lebih stabil dan saya tidak mudah marah.

  1. Berani mengambil keputusan

Saya seorang ‘penakut’ yang sering ragu mengambil keputusan. Setelah rutin mengikuti latihan NTH, saya berani mengambl keputusan besar untuk berhenti bekerja dan fokus mengurus anak-anak di rumah.

  1. Sakit maag tidak kumat lagi

Saya sering mengalami gangguan pencernaan dan maag akut. Jika merasa tertekan dan stress, saya kurang bisa mengatur pola makan. Akibatnya, badan melar tapi mengalami maag akut. Saya makan makanan yang kurang sehat. Alhamdulillah, sekarang jarang sekali sakit maag saya kambuh. Sakit kepala yang dulu sering saya rasakan pun sekarang sudah jarang banget, padahal saya sering kecapean mengurus pekerjaan rumah tangga.

Saya lebih bahagia dan punya banyak waktu berkualitas bersamanya

Saya lebih bahagia dan punya banyak waktu berkualitas bersamanya

Saya Lebih Bahagia…

Ini merupakan manfaat terbesar yang saya dapatkan setelah melakukan latihan rutin. Saya lebih bahagia dalam  menjalani hidup. Segala kecemasan dan ketakutan sudah mulai berkurang. Jika dulu, saya mudah terganggu dengan segala hal remeh temeh, sekarang saya bisa menerimanya dengan tenang. Bahkan, saat saya mengalami ketidakadilan di tempat kerja, saya bisa ikhlas menerimanya. Walaupun saya merasa sakit hati, namun saya mampu menerimanya dan tidak menyimpan dendam. Bahkan saya mendoakan yang terbaik bagi mereka yang sudah berbuat dzalim kepada saya.

Saat ini, saya bahkan menikmati peran baru saya sebagai ful time mother, saya berhasil melepaskan kemelakatan saya terhadap dunia kerja yang sudah saya jalani selama 12 tahun. Sedikit pun tidak ada penyesalan  sudah meninggalkan dunia kerja. Saya memulai babak baru sebagai ibu rumah tangga dengan kondisi lebih berbahagia.

Oh iya, buat yang ingin mengikuti program  Regenesis+ bisa datang ke Lineation Centre dan mengkuti 5 langkahnya. Mau tahu lebih lanjut tentang NTH ini, info lebih lengkapnya di sini

Lineation Centre

JL Leumah Neundeut no 10, Setrasari, Bandung

 

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

37 Responses

  1. putu ayu says:

    alhamdulillah. jadi kayak lahir kembali gitu ya Ran…. semoga ilmunya barokah yaa

  2. Nchie Hanie says:

    Asik. banyak banget manfaat NTH ini, membuat hidupku tambah berkualitas, naio level ceunah..

    Yuk..yuk..latihan trus NTH nyaa

  3. Susierna says:

    Ah senangnya bisa lepas dari trauma masa lalu.
    Saya juga punya trauma mendalam yang sulit lepas. Bukan tak mau tapi karena masih menjalani dan diperlakukan sama. Tetapi cara penerimaan dan cara pandang saya sudah jauh berbeda sehingga menjadi lebih ringan. Mungkin itu yang dimaksud mulai melepaskan genggaman ya.

    Proses memang jarang bisa dibuat instan.

    Semoga bahagia selalu, Mbak

  4. Wah…dampak mengikuti latihan NTH, sangat besar sekali …
    Bahkan kita bisa berdamai dengan diri sendiri, bisa lebih percaya diri untuk memutuskan sesuatu dan menyehatkan secara fisik serta psikis ya…
    Jadi penasaran dengan NTH…

  5. Jiah says:

    Wah manfaatnya NTH besar sekali ya, Mbak

    Damai sama diri sendiri itu butuh banget perjuangan. Aku pernah trauma sama air dan akhirnya malah nglupain kejadian itu buat nenangin diri. Well, kita memang hrs legowo dan penyakit bakal ngilang sendiri

  6. zefy says:

    Jadi dengan begitu kita bisa sembuh tanpa obat ya mbak, bagus tu. Aku juga pernah dengar sebelumnya, katanya sebenarnya sakit itu disebabkan oleh diri kita sendiri. Tulisan mbak sepertinya cocok dengan kalimat yang aku pernah dengar itu

  7. hmm… aku baru dengar tentang orang Afrika menangkap kera ini nih.
    ternyata manfaat NTH besar sekali yaaa mbak. bisa lebih percaya diri juga.

  8. Trauma hubungan nya dengan psikis dan yang mampu menyembuhkannya adalah kita sendiri dengan bantuan ahli yang kompeten tapi kalo kusimak di Indonesia, trauma masih dianggap tidak mengancam dansering dibiarkan begitu saja oleh penderita maupun orang disekitar. padahal menurutku berbahaya jika dibiarkan

  9. tomi says:

    ikut senang mba akhirnya bisa menikmati pekerjaan sebagai full time mother.. mungkin kalau menurut saya, cara paling ampuh untuk mengatasi trauma ya adalah dengan ikhlas, bersyukur dan berpasrah diri kepada yg Diatas. Soalnya saya jg pernah mengalami trauma tp akhirnya bisa cepat move on setelah bisa menciptakan 3 hal tersebut

    • Iyah bener banget dengan ikhlas, sayangnya ikhlas itu mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan, mungkin bagi beberapa orang termasuk saya butuh metode tertentu untuk bisa release dan ikhlas

  10. Rindang says:

    Tidak mudah memang melepas sesuatu yang menurut kita penting seperti kacang yang digenggam si kera. Tapi kalau dicoba terus mungkin akan ada saatnya kita bisa dengan mudah melepaskan masalah yang membelit sehingga perasaan lebih plong.

  11. ruziana says:

    sayangnya di sini tidak ada
    klu ada pengin ikutlah
    sy jg ada trauma cenderung dendam hahaha
    tp memang perlahan belajar untuk melepaskannya dengan cara sendiri
    seperti tidak peduli dengan orang orang yg pernah menyakiti saya hehehe

  12. Hellofika says:

    Alhamdulillah Saya dulu sempat jadi relawan siaga bencana saat masih single.. Dan beberapa Kali terjun ke bencana gempa seperti jogja Dan padang. Nah biasanya kami dibekali juga ilmu yang berguna untuk trauma healing. Selain korban, Tim evakuasi jg butuh. Ternyata trauma healing semacam ini malah bisa diterapkan juga untuk mengatasi trauma Masa lalu yang terkadang oleh otak sudah dilupakan tp tidak oleh anggota tubuh.

  13. Sally Fauzi says:

    Kok aku mupeng ya teh…urusan memanage emosi, less stress, bikin pengen.

    Jakarta belum ada ya teh?
    Btw, selamat menjadi ibu bekerja dari rumah…

  14. Sesekali bagi yang terlalu sibuk dengan pekerjaan ato sering stress boleh juga ikut program NTH ini ibarat halaman, perlu sesekali disapu agar bersih dari daun-daun kering,sampah plasttik dll..

  15. wah ini mau banget nich bisa kaya dirimu mba. Kalau deket aku pengen banget bisa kaya dirimu bisa lebih semakin menikmati, meski selama ini sudah menikmati banget. Tapi tetep pengen lagi untuk selalu menikmati setiap waktu

  16. semangat ya teh udah jadi fulltime mother, mudah-mudahan gak gampang capek untuk ngurusin rumah dan ngurusin anak-anaknya hehe 😛

  17. wah baru denger analogi kera. hmm bener juga ya. anyway NTH di Jogja adakah?

  18. Mahadewi says:

    Wah, aku ada kenalan kayanya yang harus datang ke sini. Dia ada trauma pelecehan. Dan efeknya sampai sekarang masih parah banget.

  19. Trauma itu memang hal yang paling sulit untuk dihilangkan sih untuk sebagian orang, Tapi, saya baru tau ada cara pengobatan trauma dengan NTH tersebut apakah ia menjamin trauma akan hilang 100%?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *