Tips Bepergian dengan Membawa Dua Balita

Tips Bepergian dengan Membawa Dua Balita

Tips Bepergian dengan Membawa Dua Balita. Dulu, saat Fathan belum punya adik, saya sama sekali tidak mau bepergian ke luar kota berdua dengan Fathan. Saya pikir sangat repot jika harus bepergian ke luar kota dengan menggembol bayi. Jadi, jika saya akan pulang ke rumah orangtua, saya pasti akan minta diantar oleh suami.

Ibu saya pernah menceritakan tetangga yang anaknya pulang ke rumah ibunya sendiri dengan menggendong bayi, tanpa diantar suaminya. Saat itu saya hanya berkomentar, “Kasian ya,pasti repot naik kendaraan umum sambil menggendong bayi, belum lagi bawa tas.Kalau aku mah enggak mau,”. Catet, yaaaa… itu komentar saya saat itu.

Tapi ternyata Allah membalikkan keadaan, meminta saya merasakan kondisi yang sama. Bukan hanya membawa satu bayi, tapi membawa dua balita.

Tips membawa balita bepergian

Fathan dan Fakhira, dua kesayangan Bunda

Saat Fathan punya adik, perbedaan usia mereka cukup dekat, hanya beda 2,5 tahun. Saat ini Fathan genap empat tahun dan Fakhira 16 bulan. Fathan lagi sangat aktif dan rewel begitu pun dengan Fakhira. Sementara, saat ini suami pun sibuk dan sering keluar kota. Baiklah, ini adalah ujian bagi saya agar semakin kuat, sehingga saya dilatih menangani dua balita setiap hari. Pergi  ke kantor sambil mengantarkan dua bocah imut ini ke daycare. Sorenya, menjemput mereka dan pulang bareng. Saya pun sering mengalami waktu yang sangat sulit, baik secara fisik maupun emosi. Yah, mungkin memang perlu ujian mental bagi seorang ibu agar bisa maksimal dalam mengasuh anak-anaknya. Tantangan terbesarnya yaitu saat saya harus membawa dua balita ini ke luar kota dengan menggunakan kendaraan umum. Baiklah, saya kemakan ucapan saya sendiri. But, show must be go on. Sesuatu yang saya anggap sulit mungkin akan terasa mudah jika saya sudah menjalaninya. Benar saja, setelah dijalani, ternyata tidak selulit yang dibayangkan. Namun, memang harus ada persiapan-persiapan tertentu agar perjalanan tetap nyaman dan menyenangkan.

Setelah beberapa kali melakukan perjalanan ke luar kota dengan membawa dua balita, saya jadi punya tips nih bepergian dengan membawa dua balita. Ini dia tipsnya.

  1. Beri tahun rencana bepergian kita kepada anak-anak. Jika besok akan melakukan perjalanan dengan membawa anak-anak, sejak semalam saya sudah memberi tahu mereka bahwa mereka akan melakukan perjalanan dengan bundanya. Saya sampaikan juga bahwa perjalanan akan menggunakan moda transportasi umum, misalnya bis atau kereta. Dengan begitu, saya mengharapkan mereka sudah menyiapkan mental sehingga jika dalam perjalanan membosankan, mereka tidak terlalu rewel. Saya pernah mengajak mereka naik bis dan kereta.
  2. Siapkan makanan dan camilan selama perjalanan. Ini yang tidak boleh lupa, makanan selama perjalanan.Biasanya orang lain membawa mainan, tapi saya tidak terlalu suka membawa mainan. Penyebabnya, mainan sering tertinggal dna ujung-ujungnya si empunya mainan akan nangis kalau mainannya ketinggalan. Jadi, cukup membawa makanan dan minuman. Sehingga saat mereka merasa lapar dan haus, makanan sudah tersedia. Saya juga tidak membiasakan diri membawa dna menyediakan susu formula. Alasannya agak repot menyeduh susu di perjalanan. Apalagi jika harus membawa termos air, susu, dan botol susu. Jadi, cukup susu kotak ukuran kecil. Alhamdulillah, anak-anak cukup nyaman dengan bekal susu kotak.
  3. Pilih moda transportasi yang aman dan nyaman. Saya menggunakan moda transportasi umum, sehingga memang harus memilih transportasi tepat. Untuk pergi ke terminal bis atau stasiun kereta, saya biasanya menggunakan taksi online, sehingga saya lebih aman dan leluasa. Kebayang khan repotnya kalau pakai angkutan umum atau bis damri. Keberadaan taksi online cukup memudahkan saya karena tingga nunggu dijemput di rumah. Selama perjalanan pun cenderung lebih aman dan nyaman dengan dua balita yang tidak mau diam. Saat naik bis, saya pun berusaha memilih bis AC agar anak-anak lebih nyaman dan leluasa. Kenyamanan mereka nomor satu agar tidak rewel selama perjalanan.
  4. Cari tempat duduk yang nyaman. Saat naik bis atau kereta, saya memilih tempat duduk yang strategis. Jika naik bis, saya usahakan duduk di deretan paling depan karena lebih luas. Fathan pun biasanya senang karena bisa melihat pemandangan jalan dari kaca depan.
  5. Isi pulsa atau paket pulsa untuk komunikasi. Nah, ini penting sekali. Paket kuota dan pulsa harus terisi. Gunanya apa? Tentu saja untuk berkomunikasi. Saya bisa menghubungi orang yang akan menjemput saya saat turun dari bis. Nah,pernah tuh suatu kali, isi kuota saya habis. Saya sempat bingung karena sedang dalam perjalanan, bagaimana caranya membeli kuota. Untungnya ada layanan dompetku indosat, sehingga saya bisa dengan mudah mengisi paket kuota. Saya pun merasa aman dan nyaman selama bepergian. Tidak khawatir karena sudah bisa menghubungi orang untuk menjemput saya.

Itulah beberapa tips bepergian dengan membawa dua balita ala saya. Semoga bermanfaat.Jika punya tips lain yang lebih oke, silakan isi di kolom komentar. Terima kasih.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

19 Responses

  1. Semangat mbak…bawa dua balita itu memang heboh dan sedikit capek tapi seru… Hehehe

  2. Lebih dekat anakkuuuu … jaraknya cuma 17 bulan. Wkwkwk… program akselerasi. Itulah kenapa pas mereka balita kami terhitung jarang pergi2 rada jauh.

  3. @bangsaid says:

    Saya jadi ngebayangin istri gendang-gendong anak naek angkot sebelum punya kendaraan sendiri-sendiri. Belum kena macet,anak ngantuk, dsb.

  4. Diah indri says:

    Waaa dag dig dug bawa 1 balita apalagi dua hihihi…
    Tapi sudah rencana mau ngasi adik ke si balita
    Tfs yabmb tipsnya

  5. Wah perlu ini dicatat, supaya kalau ajak keponakan jalan bisa pulangnya tetap sehat. Makasih mba..

  6. Arni says:

    Woooooo
    Aku bawa satu bocah aja suka berasa rempongnya, apalagi 2
    Mantap tipsnya mbak

  7. Omali says:

    Anak saya kalo keluar kota, malah ga mau pake ac hahaha, repot dah kalo naek bis. Makasih tipsnya mbak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *