Tips Hidup Sehat Seimbang Bagi Ibu Bekerja

tips-hidup-sehat-seimbang-bagi-ibu-bekerja

Tips Hidup Sehat Seimbang Bagi Ibu Bekerja. Jika 10 tahun yang lalu saya masih kuat begadang mengerjakan berbagai proyek menulis, sekarang saya selalu terkantuk-kantuk di siang hari. Kondisi badan sudah tidak seperti dulu lagi. Apalagi setelah melahirkan anak kedua. Rasanya badan mudah sekali masuk angin. Diajak begadang sekali saja karena anak sakit, badan udah serasa rontok. Duuh, umur emang enggak bisa bohong, ya.

Ya, saya sudah harus memperhatikan masalah kesehatan. Waktu terus berjalan. Jangan sampai saya terlena, terus-terusan mengabaikan masalah kesehatan, dan 10 tahun nanti, semuanya sudah terlambat. Namun, kenyataannya saya sering mengabaikan hal tersebut dengan alasan sibuk. Ya, kesibukan saya sebagai ibu dari dua balita yang sedang lincah-lincahnya, karyawan di sebuah perusahaan kreatif selalu menjadi alasan saya untuk mengabaikan masalah kesehatan. Padahal, aktivitas saya setiap hari memerlukan stamina yang kuat. Jika saya tumbang bagaimana dengan anak-anak? Produktivitas dalam bekerja pun tentunya berkurang.
Aktivitas saya setiap hari di kantor kebanyakan duduk. Kurang sekali bergerak dan stretching. Tentunya jika dibiarkan terus-menerus akan mengganggu kesehatan. Apalagi pola makan yang tidak terjaga, seperti banyak ngemil makanan yang kurang sehat seperti gorengan, kurang makan sayur-sayuran dan buah-buahan. Lengkap sudah. Namun, saat melihat senyum anak-anak yang menggemaskan, saya lalu bertekad untuk hidup sehat hari ini agar masa depan mereka terjamin. Saya pun mulai meluangkan waktu memperhatikan masalah kesehatan, baik fisik dan mental. Apa saja yang saya lakukan? Ini tips hidup sehat seimbang bagi ibu bekerja ala saya.

  1. Tenangkan Hati dan Pikiran Melalui Ingat Kepada Allah

Menjaga ketenangan di dalam diri itu ternyata lebih sulit melakukannya daripada mengatakannya. Saat bangun tidur, sering yang langsug terpikir adalah persoalan kehidupan yang harus dihadapi. Baik itu persoalan yang dipandang remeh temeh maupun persoalan yang dirasakan sangat berat. Persoalan remeh temeh seperti cucian menumpuk, sampah yang belum dibuang, dan persoalan-persoalan yang dianggap kecil dan rutin tapi jika menumpuk akan membuat kepala mau meledak. Hehehe … apalagi kalau ada yang punya persoalan hutang, katanya bangun tidur langsung ingat hutang. Duuuuhh… membaca sebuah postingan dari salah satu ustad ternama di Indonesia, bangun tidur itu jangan ingat hutang, jangan ingat pekerjaan, jangan  ingat persoalan hidup tapi ingatlah kepada Allah Swt. niscaya hati akan lebih tenang. Ibu bekerja seperti saya, bisanya pagi hari selalu disambut dengan kekacauan. Anak-anak yang menangis dan merengek bersamaan, menyiapkan perlengkapan sekolah yang belum siap, anak balita yang ngeyel enggak mau mandi, dan persoalan-persoalan remeh temeh yang kadang mengaburkan fokus saya. Setelah saya coba praktekkan untuk langsung ingat kepada Allah Swt. saat bangun tidur, saya lebih fokus dalam menghadapi persoalan hidup.  Bangun tidur, saya mengucap syukur sambil melihat wajah anak-anak yang begitu damai saat tidur. Lalu, mencoba untuk sholat Subuh lebih khusyuk walaupun terdengar suara tangisan si kecil. Ya, balita yang sekarang usianya 15 bulan ini memang punya kebiasaan, emaknya bangun ikut bangun. Hadeuuuh … saya coba terus ingat Allah sambil mengerjakan pekerjaan rumah saat pagi hari. Ya, dengan hati tenang, pikiran pun lebih fokus, dan saya pun merasa badan saya lebih bugar. Dengan pikiran tenang dan badan yang bugar, produktivias saya sebagai karyawan pun tetap terjaga. Bahkan, saya masih bisa ngeblog di sela-sela waktu saya istirahat setelah anak-anak tidur. Tanpa pikiran yang tenang tentunya saya akan sulit untuk berkarya dan bekerja, bukan?

 

  1. Olahraga Minimal 5 Menit Setiap Pagi

Saya sangat kesulitan olahraga. Duuuh, gimana mau olahraga, setiap pagi udah hectic banget. Oalaaah…ternyata sulit itu ada di kepala.Bisa banget lho, olahraga setiap pagi, cukup menyisihkan waktu 5 menit. Setelah saya coba, ternyata bisa. Saya coba praktekkan senam ergonomik, gerakan senam sederhana dengan hanya 5 gerakan. Eh, ternyata walaupun anak-anak bangun, saya tetap bisa senam, kok. Malah Fakhira suka ikut-ikutan senam. Jadi memang benar, sulit itu ada di pikiran. Ternyata setelah dilakukan, tidak ada lagi kata sulit dan susah. Sepertinya hal itu berlaku tidak hanya untuk olahraga tapi untuk semua hal. Olahraga saat pagi hari ternyata banyak manfaatnya yaitu melancarkan peredaran darah dan membuat saya lebih rileks. Sehingga saya pun siap melakukan aktivitas harian padat yang sudah menanti. Jika pikiran tenang dan badan sehat, anak-anak pun bahagia. Pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

 

  1. Memperbaiki Hubungan dengan Orang Lain

Ini peer banget buat saya. Jujur, akhir-akhir ini memang saya memiliki persoalan hubungan dengan orang lain, baik dengan orang terdekat maupun teman. Adat saya yang keras kepala dan karakter yang kaku memperparah keadaan. Ternyata kondisi tersebut jika diabaikan mempengaruhi kesehatan Kepala saya sering terasa nyut-nyutan, mungkin akibat kelelahan dan stress. Saya sadar, ternyata hubungan yang kurang baik dengan orang lain mempengaruhi kesehatan. Karena itu, sedikit-demi sedikit saya mencoba lebih terbuka dengan persoalan yang sedang saya cari jalan keluarnya. Saya mencoba untuk lebih rendah hati saat menerima masukan. Saya mencoba memperbaiki hubungan yang kadung rusak.Tidak dengan tiba-tiba berubah menjadi orang lain yang pandai bergaul karena saya bukanlah ratu gaul. Namun, dengan cara mencoba lebih memahami orang lain. Hubungan yang baik di keluarga, lingkungan rumah, dan lingkungan kerja tentunya mampu membuat kita fokus dalam pekerjaan. Jika hubungan kita kurang baik dengan orang lain, bukannya fokus bekerja namun pikiran ruwet dan tidak bisa bekerja dengan maksimal. Saya pernah mengalaminya dan benar-benar mengganggu produktivitas dalam bekerja.

 

  1. Memperbaiki Pola Makan

Ini juga peer besar buat saya yang menggantungkan kebutuhan perut pada warteg. Urusan masak memasak angkat tangan,deh. Untungnya di daycare, sudah disediakan makanan yang sehat untuk anak-anka. Jadinya saya enggak harus pusing lagi mikirin makannya anak-anak. Kalau akhir pekan  sudah cari yang praktis saja, ceplok telur, hahahaha …

Namun, saya harus memperbaiki pola makan. Saya usahakan memperbanyak minum air, sehari 2 liter, deh. Perbanyak makan buah-buahan, yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau yaitu pisang. Kebetulan anak-anak juga doyan sama pisang, Kalau beli makan di warteg, saya banyakin porsi sayurannya. Biasanya minta dua porsi dan nasinya dikurangi. Biasanya di kantor suka ada gorengan saat sore, saya coba say no to gorengan. Lumayan, deh diet gorengan membuat sakit kepala saya berkurang. Bonusnya lagi, berat badan turun,lho. Banyak yang bilang saya lebih langsing sekarang, hihihihi. Badan langsing dan sehat tentu saja membuat saya bergerak lebih cepat dan ringkas. Sehingga saya tidak kesulitan jika harus mengerjakan pekerjaan di lapangan.

 

  1. Move On dari Problematika Kehidupan

Ya, ini bagian yang sangat sulit. Seringkali saat mendapatkan persoalan hidup, pikiran kita sempit dan tertutup sehingga melupakan hal-hal lain. Kita fokus pada penderitaan yang dirasakan. Kita terlena dengan persoalan hidup yang membelit, padahal kuncinya move on. Cobalah untuk move on dari kesedihan yang melanda dan sambutlah hari yang lebih cerah. Cobalah move on dari kebiasaan lama yang kurang bagus sehingga mampu meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Tidak mampunya move on dari persoalan hidup hanya akan menambah beban semakin berat sehingga kita tidak mampu bekerja dengan optimal.

Itulah tips hidup sehat seimbang bagi ibu bekerja ala-ala saya. Tentunya tidak semua tepat dan bisa diterapkan. Namun, apa yang saya lakukan di atas berpengaruh bagi kehidupan saya. Sehingga saya pun merasakan manfaatnya. Silakan lakukan tips di atas jika merasa cocok jika tidak cocok pun tidak apa-apa. Banyak pola yang bisa dilakukan untuk meningkatkan hidup sehat dan seimbang.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

12 Responses

  1. Hooo cerita anak bunda itu teh teteh? Baru ngeh 😀

    Move on dr problematika hidup, yup penting banget, krn namanya hidup ga bakalan lepas dari problem ya mba.. PR penting masih suka males minum air putih heuheu..

  2. Sandra says:

    Susah move on dari problematikan hiduuup *tsaaah* hahahahaha… Yang sering bikin stress itu kalau lagi ada masalah pribadi & kerjaan kantor lagi buanyak… Rasanya pengen nangis dipojokan huhuhu 🙁

  3. Setuju mbak, olahraga lima menit aja badan sdah kembali fresh lagi.

  4. butuh tekad yang kuat untuk bisa melakukannya euy, terutama yang menyangkut pola makan hehehe

  5. PutriKPM says:

    Ya ampun aku udah lama nggak exercise jadi ngerasa salah sama diri sendiri hiks 🙁

  6. Lagu Daerah says:

    Menjaga pola hidup sehat itu penting, dan bagi yang pemula harus punya tekad yang kuat ya mbak agar bisa mempunyai pola hidup yang sehat, terutama bagi yang sering bekerja2..

  7. Tetty says:

    Aku udah jarang olah raga, gaya hidup sm pola makan udah gak sehat juga.. rrrrrr…

  8. rumah adat betawi says:

    wah… harus di galangkan lagi nih hidup sehat dan teratus supaya tak merugi nantinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *