Tips Menjual Rumah Dengan Berbagai Tema Interior Yang Menarik

tips-menjual-rumah-dengan-berbagai-tema-interior-yang-menarik

Tips Menjual Rumah Dengan Berbagai Tema Interior Yang Menarik — Jika kita terpaku pada konsep-konsep desain interior yang monoton maka jangan harap penjualan rumah dijual di depok bisa meningkat. Tips menjual rumah hanya jadi isapan jempol belaka karena tidak ada yang baru dalam desain rumah yang kita jual. Untuk menyiasati hal ini dihadirkanlah sebuah konsep perumahan dengan tema-tema khusus. Tema ini sebagai juga disebut sebagai gaya seperti gaya etnik, gaya eropa, gaya kontemporer.

Tema adalah konsep desain yang bisa berasal dari segala hal. Apa pun yang menarik perhatian kita dapat dijadikan tema. Hal ini membuat pemilihan tema sangat luas, sesuatu yang kecil dan terlihat sepele pun bisa menjadi sebuah tema yang menarik jika dikemas dengan baik. Misalnya tema warna, tema bunga, buah, binatang, rumput, kerang laut, dan lain-lain. Tema yang diangkat bisa diterapkan dalam bentuk pemilihan warna, corak, motif, atau pernak-pernik yang mewakili tema yang dipilih.

Pada dasarnya, semua gaya dan tema interior dapat diterapkan pada rumah mungil atau rumah besar. Pada rumah mungil, kehadiran tema ini menjadi luas ruangan yang tersedia. Kesan yang muncul bisa membuat penghuni merasa berada di ruangan yang luas.

Beberapa pertimbangan tips menjual rumah dengan berbagai tema interior ini harus tetap memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Selera penghuni atau calon penghuni. Sebaiknya pemilihan gaya tema interior rumah yang akan kita jual itu tidak hanya mengikuti trend tetap benar-benar disesuaikan dengan selera pribadi calon penghuni atau calon pembeli rumah kita.
  2. Sifat khas calon penghuni yang kita dapat dari studi segmentasi calon konsumen di wilayah sekitar. Sifat khas keluarga akan mempengaruhi gaya dan tema interior yang dipilih. Misalnya, penghuni yang menyukai ketenangan mungkin cenderung memilih tema warna biru, sedangkan penghuni yang aktif dan menyukai kehangatan lebih memilih tema-tema yang ceria. Sementara itu keluarga yang teguh memegang adat istiadat akan memilih tema-tema etnik. Keluarga yang praktis cenderung memilih tema gaya yang modern yang simpel daripada gaya klasik.
  3. Kebutuhan dan kemampuan yang ada dalam diri calon penghuninya. Yah, ini juga sangat penting karena kebutuhan dan kemampuan mendasari pengadaan barang yang harus disiapkan kelak ketika rumah ditempati oleh penghuni yang membeli rumah kita.

Demikianlah tips menjual rumah dengan tema interior dan beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum melakukan penjualan. Harapannya dengan tema yang menarik kita bisa memberikan nilai tambah dari rumah yang kita jual.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *