Apa Hartamu?

Bicara tentang harta, berarti bicara tentang aset. Kalo tidak salah (pernah baca sekilas) aset itu dibagi dua, ada aset bergerak dan aset yang tidak bergerak. Aset bergerak itu lebih cair dan mudah dibelanjakan, misalnya uang (hehehe…kalo nggak salah berarti betul). Lalu, aset yang tidak bergerak itu aset yang tidak cair, misalnya tanah, bangunan.

Nah, saat beres-beres mau pindahan rumah, saya sambil menghitung apa saja sih ‘harta’ saya yang terlihat. Hasilnya sungguh sudah dapat diperkirakan, semua yang ada di sekeliling saya adalah ‘buku’. Duuh, sampe bingung gimana cara ngangkutnya.

Saya pernah mengalami periode lapar’ mata’ untuk yang namanya buku. Setiap hadir ke pameran pasti bawaannya borong buku. Akhirnya, rak-rak penuh dengan buku. Karena sudah tidak muat di rak, akhirnya dimasukkan ke dus begitu saja. Akibatnya, banyak buku yang rusak, sungguh sangat disayangkan. Lalu, sebagian lainnya saya titip di taman bacaan milik teman agar bermanfaat.

Saat pindahan itu, saya kesulitan memindahkan buku-buku. Kenapa, buku-buku itu menjadi memberatkan? Padahal, buku adalah sesuatu yang sangat saya sukai. Lalu, saya berpikir kenapa sesuatu yang kita sukai bisa jadi hal yang memberatkan ‘langkah’ kita? Akhirnya, saya menyadari bahwa harta yang sesungguhnya itu seharusnya sesuatu yang meringankan langkah kita, terutama langkah kita di akhirat kelak. Apa pun harta kita itu (baik itu uang, emas, perhiasan, rumah, bangunan, mobil, dan lain-lain), jika hanya memberatkan langkah kita berarti bukanlah ‘harta’ yang memberkahkan hidup kita.

Saya pun ingin hartaku (walaupun hanya buku) bisa meringankan langkahku di akhirat nanti. Aku pilih buku-buku yang kira-kira cocok untuk anak-anak, dan saya sumbangkan ke TPA yang baru didirikan. Alhamdulillah, terkumpul dua dus besar. Mudah-mudahan, bermanfaat. Insya Allah, harta yang sesungguhnya milik kita itu adalah harta yang disedekahkan untuk kebaikan.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *