Benda Jahat di Kalahari: The Gods Must Be Crazy

Duuuh..nggak bosen-bosen deh liat aksi Xi yang polos di film The God Must Be Crazy. Ada beberapa film The God Must Be Crazy, dan semua film itu berhasil membuat saya tertawa melihat tingkah Xi yang sangat polos. Film ini dibuka dengan penggambaran kesibukan di kota. Setiap orang sudah diatur oleh jam dan sibuk dengan kegiatan masing-masing hingga menimbulkan stress yang tinggi pada masyarakatnya. Di sana ada tokoh Kate Thompson yang tampak stress dengan kehidupan kota hingga dia memutuskan untuk menerima tawaran sebagai guru di Botswana.

Di dunia lain, sebuah pedalaman bernama Kalahari, tinggalah Xi bersama keluarganya. Suatu saat, ada sebuah pesawat yang melintasi langit Kalahari.  Pilot pesawat kecil itu melemparkan botol kaca bekas Coca Cola. Hingga botol itu jatuh dan ditemukan oleh Xi. Xi sangat takjub dengan benda yang baru dilihatnya itu. Benda itu bening seperti air tapi lebih keras daripada kayu. Xi membawa ke keluarganya dan semuanya langsu g tertarik dengan benda aneh itu. Benda itu bisa dipakai untuk memukul-mukul adonan, bisa dipakai untuk menghaluskan kulit ular, bahkan bisa dipakai sebagai alat musik.

Tapi, ternyata benda itu malah menimbulkan pertengkaran di tengah keluarganya. Mereka berebut benda itu hingga saling berkelahi. Xi sedih dan menganggap benda itu sebagai benda jahat yang harus dibuang jauh-jauh. Xi pun mengubur benda itu. Tapi, seekor Hyena menggali tanah dan membawa botol itu. Keesokan harinya benda itu ditemukan salah satu anak. Anak itu meniup benda itu hingga menghasilkan suara. Benda itu pun menjadi mainannya. Anak-anak lain ingin mencoba dan saling berebut. Mereka berkelahi. Xi datang melerai. Semua keluarga menjadi sedih dengan kehadiran benda tersebut hingga Xi memutuskan akan membuang benda itu ke ujung dunia.

Di tempat lain, Seorang peneliti kotoran bernama Andrew Steyn sedang melakukan penelitian terhadap gajah. Saat itu datang seorang pendeta yang meminta bantuan Steyn untuk menjemput seorang guru. Mobil milik pendeta rusak hingga meminta Steyn untuk menjemput dengan mobilnya. Padahal, mobil Steyn pun sedang diperbaiki dan belum dipasang rem. Tapi berhubung kebutuhannya sangat mendesak maka Steyn pun terpaksa berangkat dengan mobil yang tidak ada remnya.

Banyak adegan lucu saat Steyn kesulitan dengan mobil tanpa remnya. Adegan-adegan itu membuat saya tertawa terpingkal-pingkal. Ternyata Steyn punya kelemahan, dia sangat gugup bisa bertemu dengan wanita hingga sering melakukan perbuatan ceroboh. Begitu pula saat berhasil bertemu dengan Kate. Steyn berhasil mempermalukan dirinya sendiri dengan tingkah konyolnya. Apalagi saat dia melompat keluar akan membuka pagar sementara itu mobilnya tidak ada remnya. Kate menjerit-jerit karena remnya blong. Steyn sambil berlari-lari bilang kalau mobilnya akan balik lagi. Hehehe…iya, balik lagi karena jalannya menanjak. Pokoknya, banyak adegan lucu, deh.

Di perjalanan, mesin mobil Steyn berhenti karena terjebak di danau. Mereka pun memutuskan untuk bermalam di sana. Saat mereka sedang istirahat di depan api unggun, tiba-tiba seekor badak muncul. Steyn sepontan mengajak Kate lari. Saking paniknya, Steyn malah menubruk Kate dan langsung naik ke pohon. Kate pun ikut-ikutan naik pohon. Badak secara otomatis mematikan api. Kate menuduh Steyn mematikan api. Steyn berusaha meyakinkan Kate bahwa yang mematikan api adalah badak.

Keesokan harinya, Steyn berusaha untuk menarik mobil dari danau. Kate yang sedang merapikan kopernya bertemu dengan Xi yang membawa botol. Xi menganggap Kate adalah Dewa yang turun ke bumi. Xi mengatakan bahwa Kate sudah sangat baik menurunkan benda itu ke bumi tapi ternyata benda itu mendatangkan kesengsaraan bagi dirinya, Xi meminta Kate mengambil benda itu lagi. Kate yang tidak mengerti ucapan Xi langsung menemui Steyn. Steyn pun tidak mengerti bahasa yang digunakan oleh Xi. Akhirnya Xi pergi.

Ada adegan lucu saat mobil yang ditarik oleh Steyn menggantung di pohon. Untungnya, Mpudi datang dan menjemput mereka. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan seorang laki-laki yang sokpahlawan (lupa lagi namanya). Laki-laki bagai dewa penolong yang langsung mengambil alih Kate dari Steyn. Steyn hanya diam dan mengutuki perbuatan cerobohnya di depan Kate. Padahal, Steyn tertarik pada Kate.

Xi yang sedang melanjutkan perjalanan merasa lapar. Dia melihat sekelompok kambing yang sedang digembalakan. Dia pun menyiapkan panah dan memanah seeokor kambing. Hal itu biasa dia lakukan di pedalaman Kalahari. Tapi, ternyata perbuatannya itu membuatnya dihukum. Dia dipenjara dengan tuduhan telah membunuh binatang ternak. Dia pun dihukum 3 bulan penjara. Xi yang seumur hidupnya tidak pernah melihat tembok tentunya sangat menderita saat harus dipenjara. Selama dipenjara dia tidak mau makan. Untungnya, Mpudi yang bisa bahasa Bushman (bahasa sukunya Xi) mengetahui hal itu dan meminta Steyn untuk membantu mengeluarkan Xi. Akhirnya, Steyn menjamin Xi agar bisa keluar dari penjara. Xi pun dibebaskan dari penjara dengan syarat harus menjadi pembantu Steyn selama sisa tahanan.

Kate pun mengajar anak-anak di Botswana. Pada saat itu, terjadi juga pemberontakan yang dipimpin oleh Sam Boga. Kelompok pemberontak itu berhasil membunuh mentri hingga dikejar-kejar oleh pasukan pemerintah. Kelompok pemberontak itu melarikan diri hingga masuk ke Botswana. Di sana, mereka menyandera Kate dan murid-muridnya yang sedang belajar. Sam Boga mengancam akan membunuh anak-anak itu jika keinginannya tidak dipenuhi. Sam Boga memerintah anak-anak itu membuat lingkaran dan dia bersama pasukannya berjalan di tengah-tengah lingkaran. Sam Boga memerintahkan anak-anak berjalan sejauh 20 mil dan meminta pemerintah menyediakan makanan setiap 20 mil.

Saat itu, Steyn bersama Mpudi dan Xi sedang naik ke bukit untuk melakukan penelitian. Saat itulah, Xi melihat ada truk yang melemparkan makanan. Xi juga melihat ada rombongan anak-anak. Xi memberi tahu Mpudi. Mpudi pun meminta Steyn melihat melalui teropong. Steyn kaget melihat Kate dan anak-anak yang ditawan menjadi sandera Sam Boga. Steyn pun mengutus Xi untuk melakukan pengintaian dan melumpuhkan pasukan Sam Boga. Dengan kecerdikannya, Xi berhasil melumpuhkan anak buah Sam Boga dengan jarum yang membuat tidur. Sayangnya, ada dua orang yang tidak sempat dibius karena keluar dari pasukan untuk bermain kartu.

Kate dan anak-anak berhasil mengambil senjata Sam Boga dan anak buahnya. Saat itu tiba-tiba ada senjata yang meletus. Tentu saja, dua orang anak buah Sam Boga yang sedang main kartu sadar. Mereka menembaki Kate dan anak-anak. Steyn dan Mpudi langsung turun dan membantu melumpuhkan dua orang tersebut hingga keduanya dapat diringkus. Saat itulah terjadi keributan saat Xi berusaha mengebdarai mobil milik Steyn. Mobil itu berhasil jalan tapi dengan jalan mundur hingga Steyn langsung berlari mengejar mobil. Saat itu datang juga laki-laki yang sokpahlawan dan mengambil alih situasi hingga seakan-akan dialah yang menyelamatkan Kate. Mpudi sampai bilang, “Kenapa jadi dia yang jadi pahlawannya?

Xi yang sudah bekerja menjadi pembantu Steyn akhirnya dibebaskan karena sudah selesai waktunya. Xi pun berpamitan dan bilang akan mencari benda jahat untuk dibuang ke ujung dunia. Steyn merasa bahwa Xi memberikan kesan yang sangat berharga baginya. Steyn merasa pasti akan merindukan Xi. Steyn pun memberikan uang kepada Xi. Mpudi bilang bahwa Xi tidak mengenal uang dan akan percuma kalau Xi diberi uang. Tapi, Steyn tetap ingin memberikan uang karena peraturan adalah orang yang bekerja untuknya wajib mendapat bayaran, itu sudah aturan. Xi pun menerima uang dan pamitan.

Steyn sudah tidak bisa menahan perasaannya kepada Kate. Dia pun berniat akan mendatangi Kate dan menjelaskan semuanya. Dia pun nekat mendatangi Kate. Saat itu Mpudi ikut mengantar. Seperi biasa, Steyn berhasil berbuat konyol dengan perbuatan cerobohnya mengacaukan meja Kate. Tapi, selama itu juga Steyn berhasil mengungkapkan perasaannya kepada Kate. Awalnya, Steyn khawatir Kate marah. Tapi, yang terjadi malah Kate tertawa senang dan mengatakan bahwa kejiwaan Steyn  merupakan fenomena yang tidak bisa tapi sangat manis. Kate pun mencium Steyn.

Di tempat lain, Xi terus berjalan ke atas gunung hingga berhasil menemukan ujung dunia. Sepertinya Xi berdiri di puncak sebuah gunung tinggi karena di bawahnya banyak awan-awan. Xi pun melemparkan benda jahat yang sudah membuatnya bertualang keluar dari Kalahari.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *