Business Coach Bagi Calon Enterpreneur

 

Sebagai orang yang masih awam dengan dunia bisnis, tentunya akan sangat senang mendapat pelatihan bisnis. Saya mewakili Tim mengikuti Business Coaching yang diadakan Telkom bagi para pemenang Indigo Fellowship 2011. Saya bersemangat mengikutinya. Selama tiga hari, para pemenang Indigo Fellowship 2011 diundang untuk mengikuti program inkubasi. Program ini diadakan agar para pemenang Indigo 2011 dapat memberikan proposal yang bisnis untuk mengikuti program dana ventura. Program ini merupakan lanjutan dari program Indigo Fellowship. Selanjutnya, pihak Telkom akan menyeleksi peserta yang layak mendapat dana ventura.

Pada hari pertama, paar peserta yang terdiri atas 12 orang, mendapat materi mengenai pembuatan Business Model. Kami mendapat materi dari konsultan BEDA Company yang sudah dipercaya Telkom untuk memberikan coaching business model. Business model menggambarakn bagaimana suatu perusahaan menciptakan nilai (value) kemudian menyampaikan niali tersebut kepada pelanggan, dan bagaimana nilai tersebut dapat diserap oleh perusahaan dalam bentuk pendapatan (revenue). Ada tiga kata kunci penting dalam business model yaitu menciptakan (create), menyampaikan (deliver), dan diserap (capture). Ketiganya merupakan kata kunci dalam memahami business model.

Kami diajarkan membuat business model canvas yang terdiri atas sembilan elemen, yaitu customer segment, value proposition, channel, customer relationship, revenue streams, key resources, key activities,key partnership, dan cost structure. Melalui simulasi, kami diajak untuk memahami satu per satu elemen tersebut. Kami juga langsung melakukan analisis beberapa perusahaan besar dengan menggunakan business model canvas, di antaranya Cirque de Soleil. Kami juga diajarkan cara menggabungkan konsep business model canvas dengan Blue Ocean Strategy.

Banyak hal penting yang kami dapatkan pada hari pertama pelatihan. Selain kami diajarkan untuk memahami dan membuat business model, kami juga langsung ditantang untuk membuat business model canvas dengan objek Aple VS Motorola. Satu per satu, kami presentasikan hasil temuan kami, hingga kami tahu sejauh mana pemahaman kami mengenai materi tersebut.

Sebenarnya, ada beberapa hal yang tidak terlalu saya pahami. Namun, alhamdulillah, bebeerapa peserta membantu saya untuk bisa memahami materi tersebut. Insya Allah, materi ini akan sangat bermanfaat bagi kami agar kami dapat memahami model bisnis yang akan kami lakukan. Ilmu yang sangat bermanfaat.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

2 Responses

  1. Bang Aswi says:

    Mau lah jadi tim Rani ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *