Creativity is Our Lifestyle

Kebayang nggak kalo kreativitas itu sebuah keajaiban? Waah … kalo begitu saya kapan kreatifnya, yaa… Wong, saya ini bukan orang terpilih atau pun yang dipilih sehingga mendapatkan keajaiban. So, saya pikir kreativitas itu bukanlah keajaiban tetapi sesuatu yang perlu kita usahakan dan biasakan setiap hari sehingga menjadi sebuah budaya yang kemudian larut menjadi gaya hidup kita sehari-hari.

Jika begitu, saya baru merasa percaya diri sebagai manusia yang dianugerahi akal dan pikiran untuk selalu berkreasi. Keajaiban itu sendiri menurut saya terletak pada penciptaan manusianya yang begitu sempurna sehingga memiliki akal dan pikiran. Namun, bagaimana cara memanfaatkan akal dan pikiran itu sendiri terletak pada sebearap besar usaha kita untuk mengeksplorasinya.

Alangkah asyiknya jika kreativitas sudah menjadi gaya hidup kita sehari-hari. Sejak bangun dari tidur, kita memikirkan ide-ide kreatif yang bisa kita kembangkan dan bisa bermanfaat. Seorang ibu rumah tangga memikirkan ide kreatif bagaimana mengatur rumahnya. Seorang pelajar pun bisa menghasilkan ide-ide kreatif, baik itu seputar ilmu di sekolah maupun bukan.

Pada hari itu, tanggal 25 November 2011, saya sangat gembira bisa bersama orang-orang kreatif. Tentu saja kekreatif-an mereka bukanlah keajaiban yang datang begitu saja. Melainkan kreativitas yang dibangun sejak dini sehingga menjadi sebuah gaya hidup kreatif. Saya senang bisa bertemu dengan seorang pelajar kreatif yang menciptakan portal sosial media seperti facebook yaitu salingsapa.com. Dia bernamaMuhammad Yahya Harlan. Dia baru menginjak kelas dua SMP dan dia sudah membuat portal tersebut sejak tahun lalu. Bulan November ini, genap salingsapa.com berusia satu tahun. Saya yakin, kreativitas yang munvul pada dirinya tidak muncul begitu saja melainkan berkat dari lingkungan yang mendukungnya untuk menciptakan sesuatu yang dia sukai dan bermanfaat untuk masyarakat.

Selain Muhammad Yahya Harlan, ada satu lagi anak yang menjadi finalis di kategori mobile aplication dan menjadi juara yaitu Fahma Waluya Rosmansyah yang berusia 12 tahun. Tentu saja, kreativitas Fahma juga tidak datang begitu saja namun sudah dipupuk oleh kedua orang tuanya. Kreativitas mereka sungguh patut diacungi jempol. Luar biasa, bisa menyaksikan betapa sebuah ide sederhana bisa dikembangkan menjadi ide kreatif yang bermanfaat. Tentu saja berkat kreativitas yang sudah menjadi budaya dan menjadi gaya hidup Creativity is Our LIfe Style.

 

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *