Kecapi Pagi Hari

Pukul 5.30 pagi, suasana masih gelap di sebuah taman yang sering dipakai untuk olah raga oleh warga sekitar. Pagi itu, muncul sesosok renta yang berpakaian sangat rapi. Sosoknya yang renta tidak membuatnya untuk berhenti berbuat baik. Di meletakkan tas ranselnya lalu memunguti sampah-sampah kecil yang ada di sekitar taman.

Dengan telaten, dia membersihkan tempat yang akan dipakainya untuk duduk. Pada mulanya, saya bingung dengan apa yang akan dilakukannya. Lalu, dia mengeluarkanalat musik kecapi dari dalam tas ranselnya. Oh, rupanya, sang kakek akan bermain kecapi mengiringi warga yang sedang berolah raga. Dengan yakin, sang kakek menyiapkan segala sesuatunya. Setidaknya perlu tiga puluh menit baginya untuk menyiapkan tempat untuk memulai pertunjukkan.

Tepat pukul 06.00 pagi, sang kakek sudah siap duduk di depan alat musiknya. Jari-jarinya mulai memetik alat yang mengeluarkan suara indah itu. Sang kakek terus bermusik di tengah riuhnya suara kendaraan dan aktivitas pagi para warga sekitar. Sebuah pemandangan yang indah diiringi suara musik yang syahdu. Sayangnya, saya tidak bisa lama-lama menikmati suara indah kecapi dari sang kakek. Saya harus segera bergegas untuk melanjutkan aktivitas pagi ini. Saya harus bersiap menuju ke kantor. Akan tetapi, ada sesuatu yang berbeda pagi ini membuat saya lebih semangat menjalani hari. Iringan musik kecapi dan ketulusan dari sang pemetiknya. Terima kasih, Kek. Suara kecapi dan semangatmu sudah menular kepada saya. Selamat beraktivitas juga, semoga hari-harimu menyenangkan.

 

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

2 Responses

  1. ully says:

    depan telkom bgt tehh..bapak ini eksis mulu yeee,hidup seni sunda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *