Kelas Kajian Sastra Anak dan Remaja

Setiap kelas memiliki kenangan tersendiri. Begitu pula dengan kelas kajian sastra anak dan remaja. Banyak kenangan manis di kelas ini yang akan selalu kami ingat. Terima kasih kepada Pak Taufik Ampera. M.Hum yang telah mengenalkan wacana mengenai sastra anak dan remaja secara lebih mendalam.

Tanpa terasa, satu semester telah terlewati. Banyak hal yang telah kami pelajari di kelas ini. Pak Taufik mengajar kami dengan penuh senyum dan kesabaran. Yang paling menyenangkan saat kami ditugasi membaca cerita rakyat Timun Mas. Kami diminta untuk membahas Timun Mas dengan berbagai kajian. Saya memilih menggunakan teori pascakolonial.Teman saya memilih mengkaji dengan menggunakan teori feminis. Ternyata, dari satu cerita rakyat bisa dikaji dengan beberapa teori dan menariknya lagi banyak yang ditemukan.

Hari terakhir perkuliahan, kami (satu kelas ada 6 orang) berfoto bersama dengan Pak Taufik, M.Hum. Kami juga dapat kenang-kenangan dari beliau, buku karyanya yang berjudul Pengajaran Sastra: Teknik Mengajar Sastra Anak Berbasis Aktivitas. Terima kasih kenang-kenangan bukunya Pak Taufik. Insya Allah, sangat bermanfaat untuk kami.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

6 Responses

  1. Yostiani says:

    Iya, benar-benar kenangan yang indah. Hm, Timun Emas memang menarik. Tak disangka, dgn mengidentifikasi alat-alat yg digunakan untuk mengalahkan Raksasa, kita menemukan ideologi apa yg terkandung dalam cerita tersebut..

  2. Reno Wulan Sari says:

    Sama teteh, aku juga senang belajar di kelas sastra anak. aku jadi tertarik untuk mengikuti perkembangan sastra anak setelah satu semester kita berdiskusi dengan Pak Taufik. semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat buat kita semua 🙂

  3. chana_chan says:

    Ahh akunya gak adaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *