Menghadapi Virus Korona Saat Bulan Ramadhan

Menghadapi Virus Korona Saat Bulan Ramadhan. Siapa yang
sangka, Ramadhan tahun ini akan berbeda dengan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Siapa yang sangka, Ramadhan tahun ini tidak bisa melaksanakan shalat tawarih di masjid. Siapa yang sangka, bulan Ramadhan tahun ini tidak bisa seru-seruan ikut bukber di luar bersama teman-teman atau keluarga. Siapa yang sangka, Ramadhan tahun ini akan diisi oleh kegiatan ibadah yang dilakukan di rumah saja. Pastinya, bagi umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan tahun ini akan merasakan banyak sekali perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Suasana Bulan Ramadhan dan Virus Korona
Suasana jalanan yang sepi pada saat jam-jam menjelang berbuka puasa menjadi pemandangan yang lumrah di sekitar tempat tinggal saya. Padahal, tahun lalu, jalanan ramai oleh orang yang berjualan berbagai menu takjil untuk buka puasa. Himbauan untuk tetap di rumah sepertinya memang dipatuhi oleh masyarakat sekitar tempat tinggal saya. Walaupun memang sebagian masih ada yang tetap ngeyel berkeliaran di luar rumah. Minimarket yang biasanya buka sampai pukul 22.00 WIB bahkan ada yang buka 24 jam, sekarang serempak tutup pukul 18.00 WIB menyebabkan suasana pun lebih lengang daripada biasanya.

Pada bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa. Mungkin ada yang sebagian merasa khawatir dengan kondisi saat ini, apakah perut yang lapar akan membuat tubuh lemah terhadap virus korona? Seperti kita tahu kalau virus korona ini menyerang saat tubuh kemah dan imunitas rendah sementara itu jika tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam periode waktu yang cukup lama bisa melemahkan kekebalan tubuh.


Virus korona memang tidak hanya menyerang kesehatan dan berisiko kematian tapi juga menyerang sendi perekonomian masyarakat. Awal Ramadhan, banyak para pekerja pabrik di sekitar tempat saya tinggal dirumahkan. Ada sekitar 2000 karyawan pabrik yang kini menjadi pengangguran. Sementara itu, jika bulan Ramadhan datang dan menjelang lebaran, harga kebutuhan pokok biasanya naik tajam. Kebutuhan akan bahan makanan pun bertambah, karena biasanya masyarakat akan menyediakan menu yang istimewa untuk berbuka puasa. Namun di tengah kondisi harus menghadapi virus korona, dan kondisi ekonomi yang menurun, kita semua mesti melakukan banyak penghematan selama bulan Ramadhan ini.

Kondisi ini tentunya sulit bagi kita semua, tapi saya berusaha untuk tetap berpikir positif, dan bersyukur masih dipertemukan Ramadhan tahun ini dan masih diberi kesempatan untuk bisa beribadah dengan cara yang pastinya agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Rasa takut dan khawatir pastinya ada, namun coba dihadapi dengan tenang dan terus berdoa semoga bisa melewati kondisi ini dengan baik.

Tips Menjaga Tubuh dari Virus Korona Selama Berpuasa di Bulan Ramadhan

Ada beberapa tips sehat yang saya terapkan pada diri dan keluarga selama menghadapi virus korona pada bulan Ramadhan ini, di antaranya:

Selalu bersyukur
Rasa syukur memang kadang hilang di tengah kondisi yang serbasulit dan biasanya tergantikan dengan keluhan. Sebagai manusia biasanya, pastinya lebih mudah mengeluhkan banyak hal daripada mencoba merasakan syukur yang dalam. Apalagi kondisi serbasulit seperti ini. Namun, saya bersyukur karena Ramadhan tahun ini, saya sekeluarga bisa berkumpul bersama di rumah, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Suami yang biasanya bekerja di luar kota, tahun ini mesti bekerja di rumah karena tidak adanya proyek yang bisa dikerjakan. Kondisi keuangan tentunya mengalami kesulitan karena tidak ada pemasukan seperti biasanya. Namun, saya bersyukur karena kehadiran sosok ayah bisa memberikan dampak positif pada anak-anak.

Berpikir positif
Namanya semua kumpul di rumah, pastinya sering terjadi konflik-konflik kecil yang bisa menyebabkan stres. Anak-anak di rumah seharian pastinya bosan dan sering membuat kegaduhan di rumah, sehingga rumah selalu berantakan. Suami yang biasa bekerja di luar, kini seharian di rumah pun pastinya akan merasa kesulitan dan bosan. Belum lagi kebutuhan pangan di bulan Ramadhan yang meningkat pastinya jadi pikiran. Rasa khawatir akan virus yang katanya bertebaran di udara pun pastinya menimbulkan ketegangan. Agar tetap waras menghadapi semua kondisi tersebut, salah satu caranya dengan berpikir positif dan menjauhkan hal-hal negatif deperti berita-berita hoax yang sering membuat emosi terganggu. Tetap tenang saat kondisi sulit ada di depan mata, dan pastinya berpuasa di bulan Ramadhan ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua untuk bisa menahan emosi negatif seperti marah, kesal, kecewa yanh bisa menyebabkan stres dan melemahkan imun tubuh.

Tidur Cukup dan Tetap Berolahraga
Anjuran cukup tidur dan berolahraga memang digaungkan terus-menerus sejak virus korona mewabah. Pada bulan Ramadhan pun tidak terkecuali. Walaupun pastinya, tidur malam kita terganggu dengan aktivitas sahur pada jam dini hari, diusahakan untuk tidak tidur larut malam agar kebutuhan istirahat tubuh terpenuhi. Berolahraga saat berpuasa memang malas dilakukan karena saat berpuasa badan lemas. Namun, agar imun tubuh tetap terjaga, sebaiknya olahraga ringan di rumah.

Perbanyak Minum Air Putih
Waktu jam bebas makan yang terbatas seringkali menyebabkan kita lupa minum dan mendahulukan makanan berat. Apalagi jika perut keroncongan setelah berpuasa seharian. Namun, untuk mencegah dehidrasi sebaiknya perbanyak minum air putih saat berbuka, jam bebas makan, dan sebelum imsak. Apalagi virus korona juga bisa memengaruhi lendir hang melapisi saluran udara dan menyebabkan tubuh berisiko mengalami dehidrasi.

Mengonsumi Makanan Sehat dan Bervariasi
Usahakan untuk mengonsumsi makanan sehat setiap berbuka dan sahur. Untuk saat ini, coba meminimalkan makan gorengan saat berbuka puasa karena bisa menyebabkan tenggorokan gatal dan batuk. Usahakan untuk menyediakan makanan berserat seperti sayuran yang bervariasi. Saya sekeluarga suka juga makan lalapan, dan alhamdulillah di kebun banyak daun-daunan yang bisa dijadikan lalapan dan urap, cukup hemat tapi tetap enak. Untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit, saya menyediakan multivitamin yang dikonsumsi untuk sekeluarga.

Menjaga Kebersihan Diri
Wabah virus korona mengajarkan kita semua untuk menjaga kebersihan diri. Tidak lupa mencuci tangan dengan bersih sebelum menyentuh wajah karena penyebaran virus terjadi karena tangan yang terpapar virus dan kemudian terkena kulit wajah. Saya terus-menerus mengingatkan anak-anak untuk selalu mencuci tangan dan tidak sembarangan menyentuh wajah karena sangat berisiko terpapar virus korona. Saya sendiri masih harus keluar rumah untuk belanja kebutuhan pokok di rumah. Saya selalu menggunakan masker setiap keluar rumah. Saat pulang, saya memperingatkan anak-anak untuk tidak berdekatan dan langsung mandi keramas. Baju yang sudah dipakai dari luar langsung dicuci karena khawatir ada virus yang menempel di baju dan menginfeksi keluarga di rumah.

Tetap di Rumah dan Melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)

Infografis dari Liputan 6

Di kota saya tinggal belum diberlakukan PSBB seperti kota-kota besar di sekitar. Namun, sebaiknya untuk mencegah penyebaran virus korona, kita patuh terhadap anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah, menjaga jarak dengan orang lain, menjauhi kerumunan, dan diusahakan untuk tidak bepergian jauh. Beberapa tetangga pun memutuskan tidak mudik tahun ini karena adanya PSBB. Tahun ini, kami tidak melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid. Gantinya, kami melaksanakan shalat tarawih di rumah dengan ayah sebagai imamnya. Tahun ini, kami tidak ikut acara bukber apa pun, cukup buka bersama keluarga di rumah. Pastinya tidak akan ada acara peringatan nuzulul Quran di masjid, tidak akan ada itikaf di masjid, dan suasana menjadi lebih sepi karena tidak akan ada takbiran keliling, silaturahim antarkeluarga pun dibatasi.

ODP dan PDP Biskah Berpuasa?
Dari beberapa artikel kesehatan yang saya baca, bagi orang dalam pengawasan (ODP) maskh bisa berpuasa selama tidak ada gejala dan tidak memiliki kebutuhan untuk minum ibat secaravrutin. Namun, bagi pasien dalam pengawasan (PDP) baiknya tidak berpuasa karena harus minum obat secara tutin. Begitu pula dengan orang yang berisiko terkena virus korona seperti pasien penyakit komorbid (diabetes dan jatung) sebaiknya menghindari jangan sampai terinfeksi dan menambah asupan gizi.

Tetap Terhubung dengan Tenaga Medis Walau Di Rumah Saja dengan Aplikasi Halodoc


Ada hal yang saya khawatirkan saat kita semua diharuskan tetap di rumah yaitu bagaimana jika salah satu anggota keluarga kita sakit? Sementara itu, jika datang ke pusat kesehatan seperti puskesma dan rumah sakit sangat berisiko terpapar virus korona. Apalagi di rumah ada mamah yang usianya sudah lanjut dan berisiko sakit karena kondisi tubuhnya tidak sesehat dulu. Saya pun diberi tahu oleh saudara jauh untuk mengunduh aplikasi halodoc. Sebenarnya, sudah lama saya mendengar tentang aplikasi laganan kesehatan terpadu berbasis online ini. Namun, sebelumnya saya masih mengandalkan layanan kesehatan offline seperti puskesmas, dokter umum, dan rumah sakit.

Saat ini saya langsung mengunduh aplikasi tersebut karena kebutuhan solusi kesehatan lengkap yang mudah dan berbasis online. Melalui aplikasi halodoc, kita berkonsultasi dengan para dokter melalui aplikasi, juga bisa membeli obat melalui aplikasi. Pastinya solusi mudah bagi kita semua yang tidak bisa keluar rumah.

Layanan Rapid Test dari Halodoc
Bagi masyarakat yang tinggal di Jabodetabek, Halodoc bermitra dengan rumah sakit menyediakan layanan rapid test. Pemeriksaan rapid test menggunakan uji sampel darah yang digunkan unthk mendeteksi imunoglobulin, yaitu antibodumi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Pasien yang ada pada tahap infeksi aaal dapat diidentifikasi dengan cepat.

Cara Rapid Test Melalui Halodoc
Setelah mengunduh aplikasi halodoc, kita bisa buka aplikasinya dan klik tombol “COVID-19 Test” dan klik “Lokasi Rapid Test Drive”. Pilihlah tempat dan waktu untuk melakukan rapod test. Aplikasi amhalodoc akan meminta unggahan foto/scan informasi diri (KTP dan kartu keluaga hntuk anak di bawah umur) dan lakukan pemesan. Kemudian selanjutnya tahap pembayaran yang biayanya tergantung kepada biaya tenaga media dan penyediaan alat yang diberikan oleh pihaknrumah sakit. Setelah berhasil akan menerima SMS konfirmasi tentang jadwal tes dan detail pemesanan. Saat pemerikasaan, tunjukkan SMS kepada petugas medis.

Hasil rapid test akan keluar satu hari setelah tes yang diberitahukan melalui SMS atau aplikasi Halodoc pada bagian riwayat transaksi.

Jika hasilnya positif, segera konsultasi dengan dokter Halodoc. Jika gejala masih ringan, dokter akan minta isolasi mandiri di rumah. Jika gejala sedang atau berat, dokter akan memberi rujukan ke rumah sakit khusus penanganan COVID-19 untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pelayanan rapod test dari Halodoc pastinya memudahkan masyarakat yang ingin melakukan rapid test. Lalu bagaimana dengan masyarakat di luar Jabodetabek? Saya masih tetap bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk konsultasi dengan dokter tentang masalah kesehatan saya dan keluarga. Pqda sesi konsultasi tersebut, dokter akan memberikan saran dan rujukan untuk melakukan rapid test di rumah sakit terdekat jika kita mengeluhkan gejala-gejala terkena virus korona.

Selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini, diusahakan hati tetap tenang dalam menghadapi wabah virus korona. Apalagi sekarang ada layanan kesehatan online dari Halodoc yang bisa digunakan kapan saja saat kondisi diharuskan tetap di rumah.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

149 Responses

  1. bersyukur sekali pandemi ini datang di saat teknologi sudah sedemikian canggihnya ya teh 🙂 jadi bisa konsultais dna beli obat via online

  2. Risa Mutia says:

    Sepakat, tetap berpikir positif, jaga kesehatan dan akses informasi yang terpercaya seperti halodoc ini.

  3. Ria Kiyandra says:

    Malah menurut perkiraan saya dibulan puasa ini bisa jadi menekan pertumbuhan corona, karena biasanya saat puasa orang lebih banyak beraktifitas dirumah. Dan lagi berpuasa sangat bagus untuk kesehatan. Halodoc membantu banget ya dimasa seperti ini. Bisa nanya2 juga kesehatan kita

  4. Aku beneran baru tau mbak kalau bisa lakukan rapid test melalui bantuan aplikasi Halodoc. Caranya juga gampang ya,
    hanya mengunduh aplikasi halodoc, kita bisa buka aplikasinya dan klik tombol “COVID-19 Test” kemudian klik lagi “Lokasi Rapid Test Drive”. Tinggal ikutin step-step lanjutannya deh

  5. Puasa tahun ini memang terasa berbeda dan rada sedih yaaah. Tapi kita harus bertahan di rumah aja sampai semua berlalu yah.

    Wah, baru tahu nih ternyata bisa Rapid Test via Halodoc. Jadi lebih praktis dan nyaman yaah

  6. Reyne Raea says:

    pikiran itu kunci dari segalanya ya, kadang bahkan tubuh kita sehat, kalau pikiran negatif mulu, lama-lama juga jadi drop sendiri.
    Btw saya juga sering buka aplikasi Halodoc nih, terlebih di masa pandemi sekarang, bisa chat sama dokter dan baca-baca artikel kesehatan khususnya buat ramadan 🙂

  7. Ria Nugros says:

    Kalau disini bulan ramadhan sama aja seperti biasa, sedih deh disaat saya berusaha melindungi keluarga dengan mengikuti anjuran pemerintah, eh warga disini malah cuek aja

  8. Ratna Kirana says:

    Aplikasi halodoc ini juga andalanku lho, sangat terbantu banget pakai ini. Mau beli vitamin gak perlu keluar rumah, lebih aman dan terjaga kesehatan.

  9. Makasih tipsnya mbak. Memang di saat seperti sekarang ini, sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh supaya tidak sakit. Ada batuk, pilek dikit aja udah ngeri rasanya, was-was sendiri. Konsul lewat Halodoc praktis ya, kita tidak perlu ke RS, apalagi sekarang rawan tertular juga kan kalau ke RS.

  10. hati tetap tenang dalam menghadapi wabah virus korona, ini setuju saya. Dan salut untuk Halodoc yang memiliki layanan rapid test hanya dari rumah saja

    • Vivi says:

      Ah betul.
      Salut buat halodoc yg punya layanan rapid test dari rumah.
      Semoga kita dan orang-orang tersayang selalu diberi kesehatan dan terlindung dari segala macam penyakit ya, Aamiin ya Allah

  11. Aplikasi Halodoc ini memudahkan sekali di tengah-tengah ancaman virus Covid 19 ini ya Mba.
    Btw, makasih tips-tipsnya lho. Emang menjaga pikiran agar tetap positif di tengah pandemi ini sedikit sulit, tapi dibarengi olahraga ampuh juga ternyata.

  12. demia says:

    wih keren nih halodoc, jadinya praktis yaaa, jaman sekarang udah semakin di permudah, terima kasih untuk tips tipnya ya, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan

  13. Lily Kanaya says:

    Semakin dimudahkan dengan teknologi digital seperti saat sekarang ini ya mba, aku juga suka cari informasi di halo doc

  14. Tiara says:

    Pengennya makan segala macem tapi diingetin mama kalau kaya gini mama jg ga ada penghasilan, otomatis harus lebih hemat segala sesuatunya huhu bismillah cepet selesai

  15. indah AiJ says:

    Berpikir positif emang sangat berpengaruh besar buat kesehatan yah kak. Semofa ditengah pandmi ini kita tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengn selancar tahun lalu bahkan lebih. Semoga kita semua diberi kesehatan yah kak. Amin

  16. muna arifah says:

    Apapun yg terjadi harus berpikir positif ya
    mba
    Waspada harus, panik gak boleh…
    Semoga corona segera berlalu,
    Di tempat ku masiu ramai aja uy huhuhuu

  17. Cilya says:

    Aku ngga kebayang deh jika masa pandemi ini datang ketika digital belum secanggih sekarang. Kita di suruh berdiam di rumah tanpa pekerjaan apapun, hiburan apapun dan khawatirnya kalau sakit dan mau konsultasi via online. Sekarang sudah di permudah ada hallodoc jadi bisa konsultasi kesehatan via online

    • Bener juga ya mba. Kalau jaman dulu ya udah diem aja di rumah, palingan bisanya nonton tivi ya mba karena internet belum ada.
      Untuk seputar kesehatan juga mana ada yang kayak sekarang. Semuanya dipermudah dengan adanya kecanggihan teknologi. Jadi kita ga boleh banyak2 ngeluh ya pas menghadapi pandemi seperti sekarang ini.

  18. Kania says:

    Sedih ya mba dg kondisi sekarang. Mksh info rapid test nya ya, btw itu gratis atau bayar y?

  19. Untung banget sekarang ada aplikasi halodoc. Aku bs caru tahu n tny2 dulu sebelum ke rs.

  20. Iya mbak, salah satu yang membuat kita itu survive karena rasa syukur ya,meskipun pandrmi tentu ada hikmah besar dibaliknya yaa

  21. Dwina says:

    Adanya Halodoc jadi memudahkan ya. Mau konsultasi kesehatan, juga beli obat, bisa. Membantu banget di masa karantina begini.

  22. Mei says:

    tidur cukup ini mba aku yang agak susah, belakangan ini ga bisa nyenyak tidurnya dan main laptop mulu, jadilah kebiasaan tidurnya jam 12 ke atas terus

  23. Tak boleh lupa menjaga kesehatan intinya ya mba. Apalagi sedang puasa, asupan nutrisi harus mencukupi agar tubuh tetap sehat dan tak mudah terserang sakit.

  24. Diah Alsa says:

    Ramadhan tahun ini memang sangat berbeda, tapi harus kita jalani dengan penuh syukur dan berfikir positif ya Mbak, biar imunnya juga gak ngedrop.
    semoga Ramadhan ini membawa berkah yang berbeda pula, dan si Korona segera enyah dari Bumi ini. Aamiin.

  25. muna says:

    Wah bermanfaat banget ya aplikasi halodoc inii,
    Tapi sayangnya Masih di jabodetabek ya kak,
    Semoga pandemi segera berlalu deh biar normal lagi, aamiin

  26. Rach Alida says:

    Aku selalu berusaha untuk berpikir positif mba biar nggak mudah stres. Semoga kita bisa menjalani dengan baik dan sehat ya saat bulan ramadhan ini ya mba

  27. Iya, mbak, di masa pandemi ini memperhatikan kesehatan diri penting sekali ya. Karena abai sedikit saja, bisa berakibat fatal bisa jadi kita yang menulari atau yang tertular.

  28. Benar, Mbak Rani. sepanjang hidup saya, baru kali ini saya merasakan Bulan Ramadhan dalam sikon seperti ini. Tapi Insya Allah selalu ada keberkahan ya, Mbak. Apalagi banyak cara menghadapi virus corona. Banyak juga aktivitas yang bisa kita lakukan selama di rumah.

  29. Lina Muryani says:

    Senantiasa bersyukur n berpikir positif itu sy kira tips paling ampuh deh, syukur2 ada suplemen yg lain

  30. lendyagasshi says:

    Senang sekali ada apps Halodoc yang bisa membantu masyarakat untuk tetap tenang dengan informasi yang benar.
    Jangan panik itu kunci.

  31. Rach Alida says:

    Bener mba. Untuk selalu bersyukur tanpa henti atas segala nikmat yang Allah berikan ya mba. Alhamdulillah 🙂

  32. Lina W. Sasmita says:

    Di kota kami juga belum diberlakukan PSBB mbak tapi pengawasan sudah meningkat hingga ke level perumahan-perumahan. Sekuriti sudah ketat menjaga agar warga mengenakan masker saat keluar perumahan.

  33. Aplikasi Halodoc sangat membantu masyarakat yang ingin berkonsultasi masalah kesehatan di tengah pandemi ini. Menghindari penyebaran virus, masyarakat diharapkan tidak pergi ke rumah sakit jika tidak ada hal yang genting, jadi sebaiknya berkonsultasi lewat online saja ya..

  34. Di masa pandemi kita harus perhatikan kesehatan. Untung asa aplikasi Halodoc yang bisa membantu masyarakat untuk tetep tenang dengan informasi yang benar

  35. Okti Li says:

    Teh buat saya di Pakidulan, adanya aplikasi semacam halodoc ini membantu banget. Ga usah ke RSUD Cianjur yg jauh di jalan lagian belum tentu mendapat pelayanan maksimal. Bisa konsultasi dan memilih dokter yg tepat saat masa pandemi kan susah banget

  36. Yuni Handono says:

    Layanan Halodoc sangat membantu kita dalam menjaga kesehatan ya mbak. Pandemi Corona memang mengharuskan kita harus mentaati anjuran pemerintah demi memutus mata rantai penyebarannya. Meski ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun lalu hendaknya kita bisa ambil hikmah dari pandemi ini. Semoga kita selalu dilindungi Allah ya mbak.

  37. Arda Sitepu says:

    Pentingnya berpikir positif untuk mendapatkan kesehatan tubuh yang baik. Saya juga pakai aplikasi Halodoc ini mbak bermanfaat untuk berbagai informasi yang dimiliki.

  38. Siti Hairul says:

    Semoga bulan Ramadhan ini Corona nya segera berlalu. Biar ibadah kita tambah nikmat

  39. Kang Alee says:

    Bener banget Ran, berpikir positif itu jadi yang utama dibanding yang lain-lain ya, soalnya kalau udah berpikir positif apa yang dilakukan jadi dimudahkan.

  40. indah nuria says:

    memang kita harus berhati -hati di masa Рmasa seperti sekarang yaaa mba. Soalnya ngga gampang untuk bisa t̩tap s̩hat karena kita harus disiplin dengan segalanyaaa

  41. 3835info says:

    Selama usiaku mungkin tahun ini adalah tahun yang paling unik, wabah melanda seluruh dunia, kita sebagai mahluk sosial malah bersosialisasi hanya di media sosial. banyak aplikasi memudahkan keadaan ini. salam sehat untuk kita semua

  42. Kisaran harganya berapa mba? Biar nanti aku informasikan soalnya ada rencana nih kantor mau rapid test juga

  43. RAch Alida says:

    NAh aku agak berkurang nih konsumsi air putih mba. JAdi pengingat banget nih mba dan ini akan aku terapkan rajin buat minum air

  44. Dulu sempat ada yang khawatir bakal turun imunitas kalo puasa gini. Padahal sehat-sehat aja ya, kita. Selama niat sih, puasanya kuat.

  45. Joko Yugiyanto says:

    Jaga kesehatan, berpikir positif n tahu bnyk hal itu akan mengurangi kepanikan karena hal2 di luar sana. Apalagi ada halodoc jd makin tahu deh

  46. Lidia says:

    Awal-awal wabah covid-19 baru masuk Indonesia saya pun bingung dan ragu kemana bertanya seputar virus ini. Akhirnya kawan saya merekomendasikan Halodoc. Sekarang jadi tenang ya k, bisa dapat informasi akurat dan keabsahannya tidak diragukan karena Halodoc sudah terbukti sebagai wadah konsultasi seputar kesehatan.

  47. Ria Nugros says:

    lebih praktis ya melakukan rapid test melalui aplikasi halodoc, proses cepat dan tanpa antri. Semoga virus corona ini bisa cepat pergi ya

  48. Gak kebayang sama sekali olehku bakalan ramadan ditengah pandemi seperti sekarang ini, tapi aku tetap harus bersyukur karena masih terus bersama keluarga dan dikasih sehat. Memang yang paling utama adalah menjaga imunitas, biasanya aku selalu memperhatikan asupan vitamin. Karena lagi pandemi gini tuh, aku lebih percaya dan selalu pesan lewat halodoc.

  49. Lidia says:

    Betul k berpikir positif memang salah satu yang penting banget yang saya lakukan saat wabah covid-19 ini. Karena dengan pikiran yang positif kita tidak terlalu panik menghadapi sesuatu. Makasih k semoga wabah covid-19 segera berlalu yaa aamiin

  50. unggulcenter says:

    Mantab ni halodoc ya banyak info nan manfaat disaat corona ini

  51. Iim Rohimah says:

    kondisi psikis memang menjadi tantangan tersendiri di bulan ramadhan ini. tidak jarang, saat lapar dan haus, kita jadi emosi. itu lumayan mengancam imun tubuh. jadi, betul banget bahwa berpikir positif dan bersyukur harus diutamakan.

  52. Marfa says:

    Sama kak saya jg sedang menerapkan untuk terus bisa bersyukur, berolahraga ringan, dan minum air putih yang banyak 🙂 tak lupa juga sedia apps Halodoc untuk konsul kesehatan ringan, jd mudah sih dengan harga yg terjangkau pula 😀

  53. zuckici says:

    Bagus banget inovasi cara Rapid Test dari Halodoc ini. Sayangnya baru ada di Jabodetabek aja. Semoga daerah lain segera menyusul terutama daerah yang termasuk zona merah.

  54. Joko Yugiyanto says:

    Pentingnya dukungan dr halodoc untuk membuat kita senantiasa bnyk tahu akan corona bisa bikin kita tenang karena tahu apa yang harus dilakukan

  55. Ramadhan kali ini memang berat ya Mbak. Waktu puasa pas ada pandemi, semoga aja segera pergi wabahnya jadi kehidupan pulih lagi. Dampak positifnya orang makin peduli kesehatan ya. Apalagi sekarang gampang cek di Halodoc, praktis bisa janjian gitu. Inovasinya boleh juga, website dan aplikasinya bermanfaat isinya.

  56. BayuFitri says:

    menjaga imunitas tubuh itu penting banget ya kak, sy jg senantiasa memasak makanan sendiri walaupun sederhana yg penting bersih dan bergizi spya daya tahan tubuh baik. Duh semoga pandemi cirina cepat berlalu ya

  57. BayuFitri says:

    menjaga daya tahan tubuh tuh penting banget ya kak, sy jg selalu masak sendiri walaupun sederhana yg penting asupan gizi dan nutrisi terpenuhi supaya imunitas tubuh tetap kuat. Semoga pandemi ini cepat berlalu ya

  58. Dian says:

    Meski puasa di tengah corona tetap harus semangat ya mbak..
    Tipsnya bagus, bisa aku cobs ni

  59. Ida Tahmidah says:

    Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari wabah ini ya Teh…kebiasaan baik yg tiba2 muncul karena wabah ini terus istiqomah kita lakukan walau nanti wabah mereda…btw Halodoc memang aplikasi yg keren ya teh pas utk situasi seperti sekarang ini…

  60. Ngga kemana mana, alias dirumah aja juga mengurangi resiko tertular. Dengan berpikir positif juga bisa bikin imunitas jadi baik, Sekarang ngga ada jalan lain selain melewatinya bersama sama pandemi ini.
    MAri saling menguatkan

  61. Erfano says:

    Sebenarnya kalau puasa itu dilakukan dg benar sesuai tips di tulisan ini, seharusnya puasa menaikkan imun tubuh. Tapi kalau bukanya berlebihan jatuhnya malah dzolim terhadap tubuh.

  62. Untung aja ada halodoc ya mbak, aplikasi ini bermanfaat banget disaat pandemi seperti ini. Lha gimana, mau ke rumah sakit takut donk, meskipun dibilang kecamatan saya aman tapi tetap saja was was. Eh kalau ada halodoc mah aman karena bisa konsultasi gratis

  63. Susindra says:

    Alhamdulillah Mbak, saya melakukan semua itu. Jadi ya memang tetap waras dan insyaAllah sehat ragawi.
    Hanya saja memang, rindu berkumpul dengan sahabat yang sehobi cukup kuat. Juga kebiasaan silaturahmi di antara teman kelas Bahasa masa SMA jadi terhenti.
    BTW, saya belum coba rapid test di Halodoc. Memang harus dilakukan sih ya.

    • Susindra says:

      Eh iya, lupa.
      JAdi kegiatan ngabuburit di sana sudah berhenti total ya Mbak? Kalau mau beli makanan matang di mana dong? Di sini kalau sekadar beli sih boleh, jdi penjual makanan matang masih banyak. Hanya saja, kalau sudah dduk di taman, pasti dibubarkan.

      Corona dan Ramadan tak habis disandingkan. Selalu ada cerita karena banyak kebiasaan yang terpaksa ditiadakan.

  64. Mudrikah says:

    Dari pikiran yang positif bisa meningkatkan imunitas tubuh ya Teh, jadi harus selalu berusaha untuk bersyukur dan berpikiran positif.
    semoga kita selalu dijauhkan dr penyakit apapun

  65. Halodoc canggih nih, ada layanan rapid test-nya. Pasti sangat membantu masyarakat untuk mengecek kondisi dirinya kalau dia khawatir tertular atau dia termasuk Orang Tanpa Gejala.

  66. Marfa says:

    Tahun ini ramadhannya berbeda ya kak, tarawih saja di rumah, dan jadi gapernah jajan sore atau takjil. Namun juga sekaligus kesempatan untuk muhasabah, dan lebih mendekatkan diri. Caranya betul selalu berpikir positif, syukur, dan menjaga kesehatan 🙂

  67. Kang Syahri says:

    Wah sayang sekali layanan rapid tes dari halodoc baru berada di kota besar saja. Padahal kalau sudah tersedia di seluruh kota di Indonesia, akan sangat membantu masyarakat untuk melakukan check kesehatan di rumah sakit yg sudah terdaftar di halodoc nih

  68. Kang Alee says:

    Semoga wabah ini segera berlalu dan kembali bisa beraktivitas seperti biasanya ya

  69. Ruli retno says:

    Tidak ada yg kebetulan ya. Semua sudah di setting dan di sesuaikan dengan segala rupa ya. Termasuk fasilitas online dll. Bener2 ujian tapi yg sudah di lengkapi fasilitasnya utk wfh ya

  70. Mutiara Sy says:

    Posisi saya sekarang di Sumatera. Apakah layanan kayak gini berlaku juga ya Kak?. Soalnya bagus banget sekarang bisa konsultasi bahkan untuk daftar di rapid test lewat halodoc aja.

  71. Meski di Bulan Ramadhan, kita harus tetap menjalankan pola hidup sehat, ya Teh. Supaya kita terhindari dari infeksi virus corona
    Semoha pandemi ini segera berakhir aamiin

  72. Padahal kotamu gak jauh dr bogor ya mbak? Ya moga selalu am,an, soalnya khawatir ada pemudik bandel T.T
    Sekarang yang bisa kita lakukan ya cuma nurut kalau gak urgent banget ya berada di rumah aja utk saat ini yaaa.
    Halodoc udah ada fitur utk daftar rapid test ya mbak? Moga aja kita gak pernah melakukan tes itu ya, sehat terus, aamiin

  73. Visya Al Biruni says:

    Wah sekarang bisa repaid test d Halodoc yah. Tes swab PCR atau rapid test Mbak? Hehe masih bingung antara keduanya

  74. Dian says:

    Aku sudah nyoba rapid test lewat halodoc..
    Mudah ya ternyata cara tes nya

  75. Rach Alida says:

    Ngebantu banget emang adanya Halodoc ini mba. Dapat informasi yang terpercaya

  76. sarahjalan_ says:

    nah kalo halodoc tetap bisa digunakan meski diluar jabodetabek asik juga ni, sebab tetap bisa kontrol ama dokternya, Namun memang hal paling penting menurutku untuk tetap sehat ya berfikir positif, jaga kebersihan dan sebaiknya mengurangi kegiatan diluar rumah aja kalo gak penting penting banget.

  77. Samleinad says:

    Keren banget aplikasi Halodoc ini ya. Selain kita bisa konsultasi kesehatan, juga bisa rapid tes Covid-19. Banyak manfaatnya

  78. Samleinad says:

    Keren banget aplikasi Halodoc ini ya. Selain kita bisa konsultasi kesehatan juga bisa rapid tes Covid-19. Banyak manfaatnya

  79. Ria says:

    Rapid Test Lewat Halodoc, kita jadi bisa meminimalisir antri dan menunggu lama di RS ya mbak

  80. leyla hana says:

    Di tempatku udah berlaku PSBB tapi orang-orang masih banyak yang nyari takjil kalo sore hari hehe… Ya udah deh kita jaga diri masing-masing ya semoga terlindungi dari virus corona.

  81. Selama bulan Ramadhan memang harus disiplin menjaga kesehatan, asupan nutrisi saat sahur dan berbuka harus benar bebar diperhatikan

  82. Ternyata halodoc semakin praktis ya sekarang, layak untuk dicoba sih ini layanannya

  83. Lina W. Sasmita says:

    Selama bulan puasa rata-rata pada kurang tidur tapi anehnya malah tetap sehat ya. Tanpa vitamin atau obat tambahan juga. Namun walaupun demikian, tetap harus waspada dan tetap menjaga pola tidur supaya tubuh tidak ngambek.

  84. Meli engku says:

    Berpikir positif biar ga stres, berpikir positif biar tetap waras. Huhu tetep aja sedih ya kak. Kalo kita baik² aja apa perlu rapid test kah? Tq infonya kak, next coba test di halodoc

  85. citra says:

    Mesti instal helodoc lagi ini, kemarin sempat uninstal zaman now wajib ya punya aplikasi ini untuk urusan urgent apalagi lagi pandemik

  86. Lia Yuliani says:

    Wah, aplikasi Halodoc ini memudahkan Kita saat pandemi, ya, kalau mau akses tentang kesehatan

  87. Arda Sitepu says:

    Pentingnya berpikiran positif selama Ramadhan agar ibadah juga berjalan dengan lancar ya mbak. Semoga pandemi berlalu dan kita bisa melakukan aktivitas kembali, btw aku senang banget dengan aplikasi Halodoc ini.

  88. Gigie Media says:

    Yes. Berpikir positif. Itu sangat mambantu membuat kita lebih ringan dan happy menjalani ibadah shaum ini. Kalau ada yang kurang enak, bosa konsultasikan ke dokter via Aplikasi Halodoc.

  89. Uwien Budi says:

    Udah betul banget nih, tetap positif thingking, nggak panik, dan mencari info dari sumber yang kredible sepereti halofoc

  90. Yuni Handono says:

    Aplikasi Halodoc sangat membantu menjaga kesehatan disaat pandemi ini ya mba…meski di rumah aja tapi tak membuat kita kehausan pengetahuan. Kita bisa berkonsultasi bahkan memeriksakan kesehatan secara online lewat Halodoc.

  91. YSalma says:

    Masa pandemi ini makin terasa kalau aplikasi online seperti Halodoc sangat membantu sekali ya. Semoga kita semua tetap diberikan berkah sehat.

  92. Irena Faisal says:

    wah alhamdulillah ada info menarik dari Halodoc tentang corona, aku mau coba deh rapid tes lewa Halodoc ini. Thanks for sharing mbak 🙂

  93. Ada typo dikit, pelayanan rapod test dari Halodoc. Penting banget menjaga kondisi tubuh saat pandemi seperti ini. Terutama kesehatan mental, karena kalau sampe stress atau frustasi mikirin kondisi, takutnya sistem imun kita malah down. Dan ini rentan terserang berbagai penyakit. Semoga wabah Corona bisa segera berakhir ya aaamiiin

  94. Dari dlu halodoc emang ngebantu banget ya kak. Dan selalu memberikan trobosan yg pas banget kayak gini nih.

  95. Halo dok bisa rapid test ya? Kerenn…semoga saja kita semua memiliki imunitas yang bagus sehingga hasil rapid test kita negatif

  96. Wah iya ya mba. Sebaiknya memang aplikasi halodoc ini biar bisa konsultasi dengan dokter jika ada anggota keluarga yang sakit. Jadi gak perlu datang ke rumah sakit dan ketemu banyak orang ya mba.

  97. Faradillah says:

    Baru tau Halodoc bisa rapid test yah? Jadi pengen coba deh kak nih biayanya berapa yah

  98. Meilia Wuryantati says:

    Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan aamiin. Alhamdulillah halodoc Melayani rapid test lewat online yah. Jadi ga perlu keluar rumah. Bersyukur teknologi semakin memudahkan

  99. Diah Alsa says:

    Paling penting nih emang bersyukur dan berfikir positif, biar imun juga gak ngedrop krna katanya imun itu bergantung dari pikiran kita juga, klo mikir macem2 bisa ngedrop dan penyakit gampang masuk.
    Meski Ramadhan kali ini memang berbeda tapi tetap disyukuri kita masih bisa bertemu Ramadhan yang spesial ini.
    Halodoc mengerti banget ya, sampe adain rapid test ini segala, gak perlu repot ngantri pula.

  100. Baru tau sama layanan rapid test ini.
    Jadi memudahkan org2 yang ingin tau kesehatannya ya, apakah positif covid atau tidak.
    thanks for sharing mbak

  101. Mungkin ini menjadi ramadhan yg tak akan lekang dari ingatan orang2 ya mbak. Ramadhan di mana tak ada tarawih, tadarus dan ceramah di mesjid. Lebaran yg tak bisa memeluk orang tua. Semiga virus ini segera berlalu.

  102. Nggak kebayang ya kita melewati bulan Ramadan kali ini dengan berbeda. Semoga Corona segera berlalu ya mba. Aamiin.

  103. idkholis.com says:

    Semoga dalam bulan Ramadhan ini kita dan keluarga senantiasa diberikan perlindungan dan diberikan kesehatan oleh Allah SWT, dijauhkan dari segala macam penyakit menular.. Amin..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *