Mengisi Perut di RM Cibiuk

Macet merupakan hal yang lumrah terjadi pada masa liburan lebaran. Tapi tetap saja rasanya tidak menyenangkan. Apalagi jika terjebak macet saat matahari sedang ada di puncak kepala. Wuiiihhh…tersiksa banget deh.

Saat perjalanan silaturahim dari Tasik ke Bandung, saya bersama keluarga sengaja melewati jalan ke Garut. Inginnya sih biar tidak terjebak macet karena jika mengambil jalur Tasik dan melewati Limbangan, sudah pasti macetnya. Akhirnya, kami pun melwati Kota Garut. Selain itu, salah satu alasan melewati Garut karena saya kanget dengan es goyobod yang dijual di alun-alun Kota Garut. Menurut saya, es goyobod di sana legenda banget, deh. Enak banget. Saya tidak pernah bosa,. Setiap melewati Kota Garut, saya selalu menyempatkan untuk mampir dan minum es goyobod di sana. Kata bapak saya, es goyobod yang ada di alun-alun itu sudah ada sejak Bapak SMU di Gartut. Wow, berarti bener-bener legenda, ya. Menurut saya, yang membuat es goyobod di sana enak banget itu karena bahan-bahan yang digunakananya alamai. Gula merah yang dipakai enak banget rasanya dan wangi. Dengan harga yang sangat terjangkau, rasa haus saat hari terik pun terobati. Mantappp banget, deh.

Kami pun melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan melewati Jalan Tarogong. Saat itulah, perut mulai keroncongan. Rupanya, saya dan si kecil di dalam perut mulai kelaparan. Saat itu pun sudah mulai macet. Akhirnya, kami memutuskan untuk berhenti di RM Cibiuk yang ada di Jalan Tarogong, Garut. Halaman depan, resto itu tidak terlalu luas. Tapi, rupanya, halaman parkir belakangnya cukup luas. Saat itu, RM Cibiuk sangat penuh, sehingga kami agak kesulitan mencari tempat kosong. Rupanya, banyak pelancong seperti kami yang merasa kelaparan. Rata-rata, pengunjung RM Cibiuk saat itu adalah keluarga yang sedang berkumpul untuk menikmati liburan lebaran. Akhirnya, kami menemukan saung yang kosong. Resto ini ditata dengan suasana khas pedesaan di tanah Sunda. Ada sawah-sawahan mungil, kolam ikan mungil yang membuat pemandangan sekitar kami menjadi sejuk dan nyaman. Selain itu, RM Cibiuk menyediakan playground bagi anak-anak, sehingga anak-anak-anak bisa bermain dengan beberapa mainan yang disediakan.

Saya memesan ikan gurami cobek khas RM ini. Sayangnya, tidak ada ukuran sedang, semuanya ukuran besar. Waah, nggak jadi, deh. Soalnya, kami cuma berdua. Saya pun akhirnya memesan nasi bakar, nasi tutug oncom, ayam bakar, asin jambal roti, karedok, lalab, sama sambal ijo khas RM Cibiuk. Untuk minumannya saya memesan es jeruk kelapa muda. Sebenarnya minuman favorit saya teh tawar panas. Tapi berhubung teh tawar panasnya dihidangkan secara cuma-cuma, jadinya pesen minum lagi deh. Lagi pula, cuaca sangat panas, jadinyaya pengen yang segar-segar. Selain itu, seperti di restoran Sunda lainnya, sebagai pembuka kami disuguhi hidangan otak-otak yang tentunya harus bayar jika kami makan. Hehehe…beberapa kali ke beberapa restoran Sunda, modusnya sama, selalu disuguhi otak-otak ikan, yang tidak ada dalam pesanan. Hehehehe …

Waah, mungkin karena perut sudah sangat keroncongan, kami pun menjadi sangat lahap. Untuk rasa, sebenarnya, menurut saya tidak terlalu istimewa. Ayam bakarnya biasa aja. Mungkin berbeda jika saya jadi memesan gurame cobeknya karena menurut berita gurame cobeknya recomended banget. Mungkin lain kali, jika saya bersama keluarga besar diberi kesempatan berkunjung ke sana lagi, saya akan memesan gurame cobeknya. Tapi, secara umum, hidangan khas di sana cukup memuaskan perut saya yang keroncongan dan taste di lidah saya. Jadi, nggak nyesel kok, apalagi didukung angin sepoi-sepoi dan tempat yang nyaman membuat pengunjung betah.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *