Menulis Draft Naskah Cerita Bergambar (Bag.2)

Saat sudah memiliki topik untuk dfat naskah cerita bergambar, sebaiknya penulis memikirkan karakter untuk cerita kita. Ada banyak karakter yang disukai anak-anak. Karakter tersebut tidak harus berupa tokoh manusia tapi juga bisa mengambil karakter binatang, benda-benda yang ada di sekitar anak-anak, monster, dan lain-lain. Hal yang harus diingat, karakter itu sebaiknya mewujudkan titik pandang anak.

Cerita sebaiknya tentang bagaimana anak melihat dunia yang diwujudkan melalui karakter yang muncul. Misalnya, saat penulis memunculkan karakter hewan di dalam ceritanya, hewan-hewan ini sebaiknya menyerupai karakter manusia sehingga anak-anak sangat mudah mengenalinya. Penulis bisa membuat karakter seekor kelinci yang memakai pakaian, memiliki rumah, memiliki orang tua, dan lain-lain.

Penulis juga harus ingat bahwa sebuah buku cerita bergambar sanagt terbatas dalam menyampaikan pesan karena teks yang sedikit. Penulis harus bisa menyampaikan sebuah ide melalui 2-3 kalimat. Oleh karena itu, penulis harus bisa mengembangkan karakter utama beserta plot cerita melalui teks yang sederhana.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *