Petualangan Seru dan Heboh

Waaah, senang rasanya jika suasana keakraban sudah terbangun. Petualangan berikutnya pun rasanya tidak akan sesulit petualangan pertama. Apalagi, kami sudah bisa menyelesaikan misi yang ditugaskan pada section pertama.

Misi berikutnya pun datang melalui SMS. Waah, tapi kami menyambutnya dengan suka cita. Tau kenapa? Karena misi berikutnya menuju RM Cibiuk. Hehehehe … terbayang deh bisa makan enak. Walaupun, terlontar juga candaan kalo kita disuruh jualan di sana. Hmm … tidak masalah. Selama perjalanan, satu sama lain saling bercerita dan bercanda. Tidak ketinggalan, Pak Fakhrudin dari Syaamil Quran pun ikut bercerita. Malah, dia menjadi guide kami karena ternyata kosannya dekat daerah Leuwi Panjang. Kami asyik menertawakan kejadian yang menimpa kami barusan. Nama regu kami Phoenix pun diplesetkan menjadi Legu Pinik dan disingkat LP karena kami tim yang ditugaskan di Leuwi Panjang.

Kami kembali naik angkot. Sepanjang perjalanan, masing-masing mengeluarkan jurus andalan yang membuat perut sakit karena ketawa. Perjalanan yang ceria dan menyenangkan. Kecerian lepas yang mungkin tidak bisa lepas jika ada di lingkungan kantor. Tidak berapa lama, kami tiba di RM Cibiuk. Olala ternyata kami merupakan regu pertama yang tiba di sana. Kami pun langsung berfoto bersama di depan RM Cibiuk. Kami disambut panitia. Awalnya, kami akan berpura-pura marah pada panitia. Tapi, karena kebaikhatian tim ini, kami tidak bisa nahan senyum.

Kami dipersilakan ke tempat yang sudah disediakan oleh panitia. Alhamdulillah ternyata lelah kami mendapat ganti yang jauh lebih besar. Kami disuguhi makanan yang uenaaaaaak banget. Maknyoss !!! kalo kata Pak Bondan ;op

Tidak berapa lama, regu Blekok datang. Waaah, secara pribadi saya apresiasi banget dengan pemilihan nama yang unik ini. Burung blekok jarang dikenal namanya jika dibandingkan dengan nama-nama burung lainnya. Bagi saya, nama burung blekok itu keren banget. Two Thumbs Up deh buat tim Blekok. Bersusulan, tim-tim yang lain datang. Masing-masing tim asyik menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh panitia.

Kami semua diliputi suasana ceria.Wajah-wajah segar dan kekenyangan tampak memenuhi RM Cibiuk. Kemudian, panitia memberikan setiap regu amplop yang diserahkan kepada ketua kelompok. Ternyata isinya adalah kunci mobil, uang Rp 100.000,00 untuk membeli bensin, dan tugas yang harus kami selesaikan selama perjalanan. Kami ditugasi untuk mengambil gambar huruf-huruf yang tersebar di sepanjang perjalanan hingga membentuk kata Miracle. Kami pun memulai perjalanan. Awalnya, kami mengambil gambar-gambar papan reklame yang tulisannya kira-kira ada salah huruf dari Miracle. Namun, akhirnya kami mendapat ide untuk digantikan dengan visual, di tim kami kebanyakan orang-orang yang cenderung visual. Akhirnya kami memilih memotret (M)unding a.k.a. kerbau, (I)dung, (R)oda, (A)pel, (C)endol, (L)ampu, (E)dun dan gambarnya jempol setiap anggota tim, hehehee.

Teranyata, mobil kami yang terakhir tiba di lokasi. Waaah, suasana sangat ramai karena itu hari libur jadi banyak keluarga yang sedang berlibur di lokasi. Kami tiba, kelompok lain sudah asyik bermain bola. Saya pun bergabung dengan ibu-ibu dan asyik berfoto ria. Jurus narsisnya keluar. Setelah semua beristirahat, kami dikumpulkan per kelompok.

Kemudian semua kelompok dibagi dua regu untuk survei jalur yang akan kami lewati saat acara jurit malam. Jalurya cenderung mudah untuk dihapal, saya pun tidak terlalu khawatir. Insya Allah bisa melewatinya.

Selesai survei, kami dikumpulkan semua di lapangan. Rupanya, setiap kelompok diminta menceritakan kesan kami saat di section pertama. Saya dan tim Phoenix pun maju ke depan karena kami adalah tim pertama. Kami masih bingung mau ngomong tentang apa, tapi kami cerita deh apa adanya. Alhamdulilah dapat reward berupa pin Miracle. Setiap regu maju dengan pengalaman yang berbeda-beda dan unik. Tim Blekok dapat tugas di BIP dan bertemu dengan mantan karyawan Sygma, Tim Nuri bertugas di Cihampelas dan bisa mampir ke rumah salah seorang anggota tim yang rumahnya di daerah situ, Tim Elang yang ditugasi di alun-alun melakukan napak tilas sejarah, Tim Piit bertugas di Salman dan mengungkapkan bagaimana sulitnya berjualan. Saya lebih baik disuruh membeli daripada jualan! seru Pak Heru dari bagian purchasing. Hehehe tau gimana susahnya jualan, jadinya appreciate banget deh sama teman-teman di marketing yang setiap hari berjibaku menjual produk-produk kami.

Setelah itu, ada permainan. Waah, apa ya? Jadi penasaran. Jujur, saya kurang suka permainan begini. Saya tidak suka kena sial harus maju ke depan jika melakukan kesalahan. Makin dag dig dug aja pas panitia bagiin kertas kecil berisi nomor dari angka 1 sampai dengan 50. Ternyata permainannya sangat menarik. Masing-masing dari kami menempelkan angka yang kami dapatkan. Panitia mengocok nomor di sebuah amplop. Saat nomor diambil, jika itu adalah nomor saya, maka saya maju ke depan dan mengambil nomor yang ada di amplop. Saya harus menyebutkan nomor yang saya ambil di amplop, misalnya saya menyebutkan nomor 5, maka orang yang mendapatkan angka 5 harus berdiri. Saya harus menyebutkan nama, bagian pekerjaan, serta alamat rumah orang yang memiliki angka 5. Jika saya tidak berhasil menyebutkan dengan lengkap maka saya diwajibkan untuk memberikan botol minuman kepada orang yang memiliki angka 5. Permainan yang sangat menarik. Dengan begitu, kami berusaha untuk mencari tahu nama siapa yang kira-kira kita belum kenal. Dalam waktu kurang dari satu jam, kami bisa mengenal seluruh peserta gathering. Its a Miracle.

bersambung lagi nanti yaa…

 

makasih fotonya.. dibyo

 

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *