ReCHAPTHA yang Membingungkan

contoh salah satu kode rechaptcha yang seringnya harus diulang-ulang

contoh salah satu kode rechaptcha yang seringnya harus diulang-ulang

Alhamdulillah, sekarang pengunjung blog udah mulai rame. Belum serame kayak di pasar, sih. Etapiii..udah lumayanlah, setiap postingan ada yang komentar. Pastinya, Rani langsung balik BW dong ya ke teman-teman blogger yang datang berkunjung dan kasih komentar. Waaah, seneng banget khan rumah mayanya didatangi, makanya sebisa mungkin deh Rani kunjungi balik. Sayangnya, acara kunjungan balik dan kasih komentar pun kadang sering nggak mulus. Mau tau sebabnya? Itu lho, kalau sudah nulis komentar suka ada si rechaptcha ini. Dan, saya sering dibuat pusing tujuh keliling sama yang namanya rechaptcha. Gimana nggak pusing tujuh keliling, maksud hati mau kasih komentar eh malah terjungkal karena si rechaptha ini. Hikss…menyedihkan. Akhirnya, saya pun putus asa dan tidak jadi kasih komentar, nyerah setelah gagal puluhan kali nulis kode rechaptha yang ngejelimet.
Sebagai blogger saya paham kenapa beberapa blogger pasang aplikasi reCAPTCHA karena memang sering banget blog kita diserbu spam. Saya pernah lho ngalamin setiap hari hapusin sampai 100-an spam yang masuk ke kolom komentar di blog. Wuiih, capek banget. Akhirnya setelah nanya ke sana ke mari, saya pake plugin akismet. Alhamdulillah, si spam dapat dikendalikan. Mereka nggak begitu saja masuk ke kolom komentar, sudah diseleksi sama akismet. Jadi saat buka jawab kolom komentar saya tinggal approve aja komentar yang dari para pengunjung. Ceileeeeh…. Gaya-nya.
Balik lagi ke urusan si rechaptcha. Sampai saat ini saya masih belum bisa menanganinya dengan baik. So, saya pun penasaran dan cari tahu makhluk apa sih si reChaptcha ini? Hasil dari browsing nemulah sejarah si reCAPTCHA yang ditemukan oleh Luis Von Ahn, Manuel Blum, Nicholas J.Hopper, dan John Langford tahun 2003 (sumber: Wikipedia). Tujuannya dibuat si reCHAPTCHA ini untuk menyortir komentar yang masuk dan ini berupa tes administrasi yang standard untuk mengetahui kalau koentar itu dari manusia bukan dari robot (terjemah bebas dan tafsiran juga bebas). Haiyaaahhh…emangnya ekkeh robot. Tapi emang sih, menilik kejadian spam yang menyerbu blog saya, kemungkinan memang itu hasil kerja computer. Jadi otomatis gitu kirim-kirim pesan spam ke blog. Jadi, sebenarnya niat si reCHAPTCHA ini mulia banget, khan. Saya-nya aja yang dodol belum bisa menangani si reCHAPTCHA dengan baik.
Saya tetap coba dong kasih komentar ke blog yang saya datangi. Saya juga coba beberapa kali ikuti kode si reCHAPTCHA. Nah, kalau sudah puluhan kali coba dan selalu gagal biasanya di situ saya menyerah. Hihihi… jadi intinya mohon maaf jika saya tidak kasih komentar balik ke teman-teman blogger yang datang berkunjung ke blog saya. Cuma ya, saya memang belum tahu caranya menangani si rechaptcha itu. Jadi, mohon pengertiannya, yaaa…

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

10 Responses

  1. arif rahman says:

    Untuk sekarang aku belum pakai reCHAPTHA, jadi yang mau ngasih komentar bisa bebas. Insya Allah akan saya jawab sesuai dengan apa yang saya ulas.

  2. Saya kurang suka dengan chaptcha meski itu katanya buat keamanan. Masih ada tools keamanan lainnya, kok. Dan chaptcha ini kadang yang membuat saya untuk malas untuk berkomentar. Ya, karena menghabiskan waktu untuk menunggu centang selesai, belum kalau ada gambar atau pertanyaan setelahnya. Gak banget, deh ^_^

    • Iyaaaah, saya juga kurang suka, cukup moderasi kalau di blog saya. Sayangnya, kalau jalan-jalan ke blog teman2 blogger suka kebingungan pas nulis komen tersandung si chaptcha ini

  3. Hadi says:

    Kalau saya cukup dua kali aja. Kalau gagal langsung tak tinggalkan aja.

  4. emang kadang nyebelin si reChaphta ini, apalagi kalau pas komennya pake hape, bikin nangis bombay!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *