Saat Anak Rewel Karena Biang Keringat

Saat Anak Rewel Karena Biang Keringat

Saat Anak Rewel Karena Biang Keringat. Suatu malam, tiba-tiba Fakhira bangun dari tidurnya yang lelap dan menangis. Seperti biasa, saya langsung menenangkannya dengan bius ajaib yang dianugerahi oleh Allah Swt. Namun, tidak seperti biasanya, Fakhira menolak dan tetap menangis. Dia juga tampak kesal karena tangannya menarik-narik kaos bajunya. Saya jaid bingung, ada apa sebenarnya dengan si imut yang biasanya anteng ini. Saya pun mencoba menyingkap kaosnya. Oalaaah… badannya basah oleh keringat dan tampak merah-merah. Pastinya Fakhira merasa kurang nyaman.

Saya pun segera membuka bajunya dan mengelap badannya yang basah oleh keringat. Saya khawatir rasa gatal yang dirasakan Fakhira bisa menyebabkan biang keringat. Sementara saya tidak punya obat biang keringat. Hanya ada bedak tabur yang biasa dipakai sehari-hari. Setelah badannya dilap dan kering, saya pun menaburi punggung dan perut Fakhira dengan bedak tabur. Saya biarkan sebentar. Setelah itu, saya pakaikan baju lain yang kering. Alhamdulillah, Fakhira tampak lebih nyaman. Dia pun mau disusui dan kembali tidur dengan lelap.

Sebelumnya, saya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini. Fathan pun sering berkeringat saat tidur namun dia tidak pernah terbangun dan sampai menangis. Baru kali ini saya menjumpai kulit anak yang merah-merah karena keringat. Saya jadi khawatir Fakhira mewarisi alergi cuaca dari saya. Ya, saya sering mengalami kaligata atau biduran saat udara dingin atau berkeringat karena panas. Kulit terasa gatal dan kemudian muncul bentol-bentol yang cukup banyak. Rasanya sangat tidak nyaman bahkan kulit terasa panas. Melihat Fakhira yang kulitnya merah karena keringat membuat saya harus waspada.

Setelah kejadian tersebut, saya pun lebih hati-hati saat memakaikan pakaian tidur untuk Fakhira. Saya pilih baju yang longgar dan menyerap keringat agar badannya tidak basah oleh keringat. Saya pun sering terbangun untuk mengecek apakah badan Fakhira berkeringat banyak atau tidak. Jika keringatnya cukup banyak, cepat-cepat saya lap dengan kain kering. Harapannya, agar kulitnya lebih kering dan tidak kemerahan.

Saya pun selalu siapkan bedak tabur yang memang bisa jadi obat biang keringat. Sehingga, saat Fakhira merasa tidak nyaman saya bisa bertindk cepat.Kasihan juga melihat anak yang biasanya tidurnya anteng tiba-tiba nangis terus karena gatal dan lembab.  Oleh karena itu, perlu banget menyediakan perlengkapan si kecil kapan pun dan di mana pun. Sebagai ibu tentunya senang jika anak-anak merasa nyaman.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

4 Responses

  1. Baru ngalamin ini seminggu kemarin, duh emang Azril jadi rewel pisan Teh.. aku kira rewel kenapa, ternyata kayaknya dia alergi panas dan dingin, cuaca ekstrim sih belakangan ini.
    Gak kepikiran mau pakai bedak -__-
    Sekarang sih udah sembuh, Alhamdulillah

  2. Helena says:

    anakku lagi kena biang keringat. Tidur jadi terganggu karena garuk-garuk terus. Kasihan lihatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *