Saya dan Oriflame

rani ori

Suatu hari saya berdiri di depan cermin, saya melihat sosok ibu-ibu dengan badan gendut, muka bulat, pipi tembem , wajah lusuh dengan guratan keletihan di sana. Siapakah dia? Ya, itu adalah diri saya sendiri. Saya hanya bisa menarik napas dalam-dalam melihat penampilan saya yang sekarang. Saya berdalih, biarlah saya lusuh, toh saya menjadi seorang ibu. Sebagai seorang ibu yang punya bayi dan tanpa ART dan harus bekerja juga sudah sewajarnya tidak punya waktu untuk mengurus diri sendiri. Tapi, apakah benar begitu? Hati kecil saya menjerit. Saya ingin bisa menjalani hidup dengan lebih baik lagi. Selain menjadi seorang ibu, saya ingin bisa tetap tampil menarik. Saya ingin bisa merawat diri sendiri sehingga tidak tampil lusuh. Tapi, bagaimana bisa? Sementara, uang gaji sudah banyak tersedot untuk kebutuhan si kecil yang lumayan besar.

Suatu saat, saya buka facebook dan melihat foto seorang teman yang diunggah di wall-nya. Dia tampak cantik dan percaya diri. Dia adalah Dini Setiawati. Di foto itu, dia tampak cantik, menarik, dan percaya diri. Saya pun baca status-statusnya mengenai bisnis yang sedang dijalaninya. Hmm  … sangat menarik. Saya pun mulai me-like status-statusnya. Ternyata, responnya cepat sekali. Dini langsung ngajak saya ngobrol-ngobrol tentang bisnis yang sedang dijalaninya. Awalnya, saya biasa aja saat Dini menjelaskan bisnisnya yaitu bisnis ORIFLAME. Kenapa biasa aja? Karena saya sudah beberapa kali gabung dengan bisnis. Dulu, saat masih kuliah saya pernah join dengan Oriflame. Terus, sekitar tiga tahun yang lalu, saya juga pernah menjalani bisnis ini. Hasilnya, bisnis tidak berkembang karena banyak kendala. Salah satunya, saya bingung menawarkan bisnis ini pada orang lain. Selanjutnya, saya pun banyak ditawari untuk gabung dengan bisnis ini dan masih belum tertarik.

Akan tetapi, Dini membuka mata saya bahwa jika memang ingin sukses di bisnis ini harus kerja keras. Selain itu, sudah banyak yang sukses di bisnis ini. Salah satunya dia. Dini sekarang mendapat penghasilan 4-5 juta/bulannya dari Oriflame. Dini juga menceritakan mimpi-mimpinya yang satu per satu terwujud karena menjalani bisnis Oriflame. Saya pun ingin seperti dia. Walaupun sudah menjadi seorang ibu, saya tetap ingin tampil menarik. Saya ingin juga berkembang dan tetap dapat mengaktualisasikan diri saya. Saya pun ingin punya banyak sahabat yang bisa sama-sama sukses menjalani bisnis dan kehidupan. Akhirnya, bismillah, saya gabung kembali dengan bisnis Oriflame di grupnya Dini Setiawati.

 Alhamdulillah, grup Dini sangat aktif dan banyak memberikan motivasi untuk sukses. Walaupun baru bergabung, banyak pembelajaran yang didapat. Saya termotivasi untuk bisa lebih baik lagi, untuk bisa menjalani kehidupan dengan lebih gembira, lebih powerfull, lebih bisa memenuhi target-target mimpi, dan yang lebih penting lagi bisa melanjutkan dan mewujudkan mimpi-mimpi yang sering terabaikan. So, teman-teman semua, yang ingin bisa menjalani hidup dengan lebih gembira, yuk jangan berhenti untuk bermimpi. Yuk, kita sama-sama capai kesuksesan di bisnis ini.

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *