The Avenger 3D: Hiburan Mengesankan di Akhir Hari

Awal hari yang kurang bagus tidak harus berakhir buruk. Setelah hampir seharian mengalami bad day, akhirnya mendapatkan hiburan yang mengesankan hingga menguburkan semua pengalaman buruk hari itu. Penyebabnya adalah tontonan yang sangat menghibur dan mengesankan The Avenger 3D.

Baru kali ini saya nonton film dengan teknologi 3D.  Awalnya agak pusing juga lihat gambar yang begitu dekat dan nyata. Satu lagi, kami kebagian bangku di barisan paling depan karena bangku sudah penuh. Efeknya, saya seperti berada di bawah film. Hehehe ..dahsyat, deh. Lama-lama, mulai terbiasa dan sangat menikmati efek dari 3D ini. Kereeen, deh. Wajib dicoba.

Selain itu, filmnya pun keren banget. Wow … para jagoannya Marvels ngumpul di film itu. Seru banget. Cerita berawal dari percobaan Fury (   ) melakukan proyek membuat senjata dengan menggunakan tesearact (batu yang memiliki kekuatan superdahsyat) di laboratorium raksasa. Ternyata, percobaannya itu membuka pintu ke dimensi lain sehingga mendatangkan Loki –adiknya Thor– untuk mengambil tesearact dan menguasai dunia. Loki berhasil mengambil tesearact serta menculik dua orang agen Fury yaitu Brenton dan Selvig (Seorang ilmuwan). Fury tidak berhasil mengejar Loki.

Selain proyek membuat senjata, Fury punya proyek lain yang disebut The Avenger  yaitu proyek mengumpulkan para jagoan yang dikucilkan oleh dunia. Fury mengutus agen Romanov (Scarlett Johansson) untuk menemui seorang dokter di India yang ternyata dia adalah Bruce Wayne (Hulk), dia sendiri mendatangi Captain Amerika (hehehe … si cowok yang hidup kembali setelah pingsan selama 70 tahun), dan Stark (Iron Man). Mereka dikumpulkan di sebuah kapal induk besar yang bisa terbang. Kapal induk ini keren dan canggih banget.

Captain Amerika dan Stark berhasil menangkap Loki. Tapi, tiba-tiba datang Thor yang menyambar Loki. Terjadilah dialog antara kakak dan adik. Sebenarnya Loki bukan adik kandung Thor (putra Obin) dan dia dendam kepada Thor karena selalu berada di bawah bayang-bayang keperkasaan Thor.  Saat mereka mengobrol, Loki disambar oleh Stark. Thor langsung mengejar. Terjadilah duel seru antara Stark dan Thor. Loki pun hanya senyum-senyum nonton mereka berduel. Saat seru-serunya berduel sampai menghancurkan pohon-pohon, Captain Amerika datang dan melerai pertarungan mereka. Mereka bertiga pun membawa Loki ke kapal induk. Loki seperti pasrah dan tidak melawan. Hal ini menimbulkan kecurigaan. Padahal, sebenarnya Loki sedang mempengaruhi pikiran mereka sehingga saling berdebat satu sama lain. Tujuan Loki adalah menimbulkan kemarahan Bruce Wayne. Taktiknya berhasil. Kapal induk diserang oleh pasukan Loki sementara itu Bruce Wayne sedang marah dan berubah menjadi Hulk dan menghancurkan kapal induk. Thor berhaisl ditipu dan masuk ke tempat tahanan Loki dan dijatuhkan ke tanah. Semuanya luluh lantak. Yang tersisa di kapal induk hanya Captain Amerika, Stark, dan Romanov. Oiya, Romanov berhasil mengalahkan agen Brenton hingga agen itu sadar dan kembali berpihak pada Fury. Fury berhasil memacu mereka untuk mengalahkan Loki dengan kematian salah satu agennya yaitu Phil yang sangat mengidolakan Captain Amerika.

Ternyata Loki sudah bertindak. Dia sengaja menghidupkan alat yang berhasil dibuat oleh Selvig di atas Menara Stark. Dia bermaksud membuka pintu ke dimensi lain sehingga pasukannya uang disebut “Chitauri” bisa datang dan menyerang bumi. Pintu ke dimensi lain berhasil dibuka. Pasukan menyeramkan itu pun datang. Para pahlawan itu pun berperang melawan pasukan Loki. Adegan menghancurkan kota yang kereeen banget, apalagi nontonnya pake 3D. Kayak nyata aja, bangunan roboh mau menimpa kita. Para pahlawan itu berhasil menutup pintu gerbang ke dimensi lain bahkan menghancurkan planet lain itu berkat Stark yang berani berkorban. Padahal, di awal cerita Stark dicap sebagai seorang oportunis yang hanya memedulikan dirinya sendiri dan tidak pantas menjadi pahlawan. Stark membuktikan dirinya pantas disebut pahlawan. Masing-masing hero melakukan tugas masing-masing. Selama peperangan banyak adegan dan dialog lucu, misalnya saat Hulk mendatangi Loki dan memukul Loki. Loki marah dan memerintahkan Hulk menyembahnya karena dia dewa. Hulk tidak peduli, dia menjinjing Loki seperti menjinjing boneka dan memukul-mukulkannya ke lantai. Hingga Loki pingsan, Hulk nyeletuk santai, “Dewa kok, lemah,”. Hehehe …

Pokoknya The Avenger 3D keren banget. Sangat layak tonton. Bahkan, film ini berhasil membuat saya melupakan hari yang buruk. Begitu pula para hero yang berhasil melenyapkan mimpi buruk dari kekuasaan yang ingin menguasai dunia. cieee …

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *