#Waktu

Pagi ini, saat joging tiba-tiba pengen nulis sesuatu mengenai ‘masa lalu’. Entah kenapa, mungkin karena efek ‘lonely’. Akhir-akhir ini memang sedang GJB (Ga Jelas Banget), setelah SUP ini. Tiba-tiba pengen nangis, sensitif, dan perasaan-perasaan ndak jelas lainnya. Mungkin ini efek beberapa permasalahan yang datang hampir bersamaan, walaupun sebagiannya sudah bisa terselesaikan. Namun, efeknya sampai beberapa hari ini bikin perasaan ndak menentu, ini mungkin yang namanya ‘galau’ halaaah…

Oh iya, balik lagi ke masa lalu. Saat joging sambil melamun, tiba-tiba muncul kalimat “Ada ingatan-ingatan yang ingin dibuang, bukan karena sampah tapi terlalu menyakitkan untuk dikenang’. Akhirnya, bermunculanlah beberapa kalimat lain yang menjadi kultwit pagi ini.

Setiap ‘kita’tentunya memiliki pengalaman masa lalu yang tersimpan dalam benak kita. Ada pengalaman yang menyenangkan ada juga pengalaman yang menyakitkan. Biasanya pengalaman yang menyakitkan atau bahkan traumatik akan berusaha dilupakan bahkan dibuang. Sayangnya, kenangan itu seringnya lebih lama tertanam di dalam benak kita dan berada di alam bawah sadar kita. Tanpa kita sadari, selalu bersama menemani sekian tahun hidup yang kita jalani.

Banyak hal yang saya sesali di masa lalu. Kekurangtepatan dalam pengambilan langkah. Kecerobohan dalam bertindak. Keraguan dalam pengambilan keputusan. Namun, masa lalu tidak bisa diubah. Masa lalu akan menjadi pengalaman, sejarah, dan cerminan untuk langkah selanjutnya.

Setiap peristiwa masa lalu tersimpan rapi dalam file-file di benak kita. File-file yang terus tertumpuk semakin dalam namun bukan berarti sudah terbuang dan terlupakan. File itu tetap ada, alam bawah sadar kita yang meenyimpannya dengan baik dan bisa membukanya juga. Ada beragam ‘jangkar’ yang dapat memicu terbukanya file tersebut. Lagu-lagu dalam playlist, tempat, mimik wajah, aroma, dan lain-lain.

Satu hal yang saya sadari, masa lalu sering memberatkan langkah kita dan masa depan sering membuat kita cemas. Namun, yang pasti saat ini kita masih hadir di dunia ini dengan segala potensi yang kita miliki. Lakukan yang terbaik saat ini karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Guratan waktu yang akan menjadi saksi sejarah perjalanan hidup kita.

*edisi curcol

rani yulianty

Dulu sempat menulis buku anak dan sudah menerbitkan sekitar 100an buku anak. Sekarang masih menulis satu dua buku anak dalam setahun. Lagi asyik ngeblog dan menikmati kegiatan ngeblognya, mau diundang event hayu, dikasih job review oke, nulis review tanpa embel-embel pesanan dari brand juga suka, kok karena merasa puas dengan produk yang dipakai. Suka jalan, suka jajan, suka anak-anak. Blog tentang anaknya ada di www.ceritaanakbunda.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *